
Happy reading
πΉπΉπΉπΉπΉ
"Kau mau magang atau mau menggombal ala buaya mu itu?" tanya Bi tanpa menatao mata Lily sama sekali
"Dih sirik ya? magang sambil TP TP gak papa lah ya." ucap lily dengan gaya centilnya
"TP TP? tebar pesona?" tanya Bi
"Yaps tepat sekale.." senyum pepsodent lily perlihatkan kepada Bian
Lily berjalan hendak melewati Bi namun langkahnya berhenti tepat di depan Bian yang berdiri "Ka Bi kenapa tujuh lebih besar dari dua?" tanya Lily
"Ntah." jawab Bian cuek dan memang ia tak tau
"Karna tujuan ku mencintaimu bukan menduakan mu, selamat pagi." Lily langsung berlarian masuk ke dalam kantor setelah mengatakan apa jawaban dari pertanyaan nya tadi
"Dasar anak itu." gumam Bi namun ada senyum kecil terlukis di bibir nya melihat tingkah konyol seorang Lily
Sedangkan Lily masuk kedalam ruangan bagian HRD di kantor itu "Kamu anak magangnya?" tanya seorang HRD perempuan dewasa bisa lily perkirakan umur wanita itu sebaya Gebby kakak dari Bian.
"Ya mba eh bu." ucap lily lagi
"Ya baiklah hari ini adalah magang pertama mu bisa tanyakan langsung sama anak bungsu tuan Bara karna ia yang megang kendali soal berkas-berkas yang gampang dan mudah kamu pahami nanti nya, silakan ke ruangannya." ucap wanita itu dan lily hanya bisa menuruti
"ehm... buk ruangan nya dimana ya?" tanya Lily
"Naik aja ke lift di lantai 4 disana lah ruangan anak direktur." ucap wanita itu lagi
"Ah baik lah terimakasih." ujar Lily lalu gadis itu berjalan menuju lift di kantor itu
"Wow... karyawan nya tampan tampan ya, bikin betah deh." gumam Lily berjalan sambil melihat lihat semua karyawan pagi itu
__ADS_1
Lily pun masuk kedalam lift dan tak lama ia pun sampai dimana itu lah ruangan yang dimaksud karna ada tulisan khusus nama Bian di atas pintu itu.
Tok... tok... tok...
Lily mengetok pintu namun tak ada jawaban nya bahkan tak ada suara tanda- tanda orang menyuruhnya masuk
Tok... tok... tok...
Lily kembali ngetok pintu itu lagi namun tetap tak ada jawaban "Masuk aja kali ya? siapa tau ga di kunci." gumam Lily lalu berjalan menggenggam gagang pintu dan
Ceklek..... pintu itu pun tidak terkunci dan langsung terbuka, Lily membuka pintu itu perlahan lalu memasukan separuh tubuhnya melirik kekiri ke kanan namun tak ada orang di ruangan itu sama sekali.
"orang nya kemana? sepi banget kek kuburan." gumam Lily berjalan masuk kedalam ruangan itu sambil menutup rapat kembali pintu masuk tersebut
Lily pun berjalan menuju meja dimana itu bisa ia tebak bahwa Bian selalu duduk disana dan lily ga sengaja liat foto Bian terpampang jelas di atas meja kerja dengan gaya cupu menurut lily
"Ya ampun coba deh kak Bi lepas kacamata behh damage nya nambah." gumam Lily bicara pada foto yang ada di bingkai tersebut
Lily memutar tubuhnya dan langsung memasukan bingkai foto itu ke dalam tas nya tanpa sadar "Hay.. hay kak Bi. " sapa lily merapikan penampilannya
"Kau tak punya pekerjaan? ngapain kesini?" tanya Bi dengan wajah datar nya
"Karna Lily baru magang jadi butuh pekerjaan Kak Bi." jawab Lily dengan manisnya
"Kau ga punya pengalaman." sinis Bi menatap Lily
"Tapi lily butuh kerja supaya dapat pengalaman magang." jawab Lily lagi
"Makanya kerja." ketus Bi
"Makanya Lily lamar magang disini." jawab lily lagi sudah mulai gerah
__ADS_1
"pengalaman mu nggak ada." ucap Bi membuang muka
"Gimana Lily mau dapat pengalaman tanpa kerja?" tanya Lily sudah mulai terpancing emosi
"Ya kerja lah." jawab Bi enteng
"Eggghhhh." Geram Lily menggertakan giginya hendak menggigit Bi namun dapat tatapan tajam oleh Bi
"Lily sudah pusing tinggal di Indonesia pingin pindah ke indomaret soalnya banyak makanan." ucap Lily langsung duduk di kursi kebesaran milik Bi
"Gila."
Bersambung....
Bantu support karya receh othor ya πππ
Bonus visual Bian dan Lily
Biantara Shu
sesuai karakter culun + kutu buku, sensi dengan namanya wanita apalagi buaya wanita π€£namun Bian pemilik sifat yang tegas dan pintar
Lily
Wanita gila pria, buaya betina belum ketemu pawangnya jadi suka tebar tebar pesona kesiapa saja, kecentilan apalagi di hadapan Bian. di otak nya hanya adalah Cinta dan Cinta.
Lubuklinggau menyapa
__ADS_1
~p