
Happy reading
πΈπΈπΈπΈπΈ
Hari pun berlalu dan Ge juga El pun sudah menemukan nama yang pas buat anak mereka dan mereka berduapun sepakat menamainya Luke Bhaskara.
*******
Disisi lain tepat di sebuah hotel Lily tak henti-hentinya menatap curiga kepada suaminya itu, tumben-tumbennya Bian mengajak nya tidur dihotel malam ini.
"Jangan menatap ku seperti itu Lily." ucap Bian sambil membuka kancing kemeja atas nya
"Tumben." ucap Lily tak percaya
__ADS_1
"Ya udah kalau ga mau kita pulang nih." gumam Bi
"Cih... menyebalkan." ketus Lily
Saat Lily ngomel ga jelas disitu lah Bian langsung membungkam bibir istrinya yang menggemaskan itu,mereka berciuman.Bian mencium bibir Lily yang harum.Lily membalas ciumannya ,Berbeda waktu kemarinnya,kali ini Lily agak agresif.Dia mencium bibir Bian dengan ganasnya. Bian juga semakin lancar membuka pakaian istrinya,sehingga dia hanya memakai cela na dalam saja.Bian segera menyapu leher istrinya yang jenjang dan putih bersih.Lily terlihat menggelin jang membuat Bian semakin bersemangat.
Nafasnya mulai terengah-engah.Ciuman Bi terus kearah da danya yang mon tok.Bian mengh isap chocochip merah muda istrinya itu.Sungguh sangat enak rasanya.Bi menghi sap nya bergantian.Lily makin terengah-engah.
"Ehmmmm... mmmmm."
Lalu Bian membuka cel ana dalamnya,sehingga sekarang ia tidak memakai pakaian sehelai benangpun.Bian menji lati pa ha istrinya yang putih mulus.Jil atannya terus naik kearah miss kepemilikan Lily yang memancarkan hawa harum dan wangi.Bian menj ilat semua yang ada didalamnya yang sebelumnya Bi menyibakkan bul unya yang belum begitu lebat.Lama Bi mengh isap di milik istrinya.Sampai Bi merasakan cairan yang khas,mungkin dia sudah semakin teran sang.
Lily lalu mendorong Bian ,sehingga Bian berada dalam posisi telentang. Lily langsung mengarahkan bibirnya yang mungil ke senjata Bi "Aghhhhh...sayang...ehmm." Bian mengerang nikmat,Lily mengu lum dan mengh isap senjata suaminya.Bian semakin terengah-engah.Lily pun semakin semangat mendengar desa han nafas Bian. Lalu Bi mendorong Lily dengan lembut agar dia segera telentang.Lily pun mengerti dengan keinginan Bian
__ADS_1
Senjata Bian pun ia arahkan kearah milik istrinya dan memasukkannya dengan perlahan-lahan.Lily menjerit tertahan begitu senjata itu masuk semua kedalam miliknya.Bian mengangkat pantat Lily perlahan-lahan,dan memasukkannya.Begitu seterusnya ialakukan,memaju-mundurkan pantatnya.Lily pun kelihatan sangat menikmatinya.
"Agggghhhh.... "
Lalu Bian mengangkat kaki kiri Lily dan tetap ia menggoyang pant atnya yang mont ok.Sampai akhirnya dia menjerit dengan suara yang agak keras.Dan Bian pun merasakan cairan hangat yang membasahi senjatanya didalam milik istrinya.Rupanya Lily sudah keluar.Sementara Bian nampaknya masih lama untuk mencapai puncaknya.
Bian menarik lembut tangan istrinya dan Bian segera melu mat bibirnya yang lembut.Sementara tangan Bi langsung mere mas-rem as bongkahan da da istrinya itu.Sekilas Bian melirik Lily yang sangat menikmati percintaan mereka itu dan Bi lihat Lily tersenyum melihat yang kuperbuat dengan dirinya.
Bian terus melu mat bibir Lily. Lily pun tidak kalah membalas ciuman itu .Ciuman Bi terus turun kelehernya yang putih bersih.Lily mengeli njang kembali membuat Bian semakin bersemangat saja.Bi terus menciumi gunung kembar itu.
Bian mengh isap gunung kembar itu dengan lahap.Bian kembali melirik istrinya dan melihat dia tersenyum manis pada Bian. Bian jadi semakin bersemangat saja,tak ingin cepat menyudahi nya.Sementara Lily terus saja menggel injang keenakan.
Bersambung....
__ADS_1
Next kilat ya
hareudang uy skip π€π