MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)

MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)
Ancaman?


__ADS_3

Happy reading


♥♥♥♥♥


Pagi itu dengan malasnya Bi harus mengajarkan lily apa saja yang dilakukan anak baru magang di kantor itu, walaupun Bi juga lah magang namun ia jauh lebih tau segalanya karna kecerdasan juga didikan sang Daddy.


"Kak Bi bentar lagi makan siang kan?" tanya Lily tiba-tiba


"Masih lama dua jam lagi, mending kau minta tanda tangan tuan Bara di ruangannya di berkas ini." perintah Bi dengan menatap malas mata lily


"Berkas ini?" tanya Lily sambil mengangkat beberapa tumpukan kertas putih yang disuruh Bian tadi


"Iya.. " jawab Bi dengan wajah datar nya


"Kak Bi kalau bicara itu coba senyum yang manis pasti tambah ganteng." bujuk rayu lebih ke gombalan ala lily


Bi menatap tajam mata lily,"Minta tanda tangan itu sekarang kalau nggak nilai kau pasti turun." ucap Bi lebih ke ancaman untuk lily


"Iya.. iya... " jawab Lily cemberut dan ia pun mengambil semua kertas putih itu dan sebelum pergi dari ruangan itu Lily pun membalikan badannya dan tanpa sadar Bi sedari tadi memperhatikan punggung gadis bawel itu dari belakang


"Kek Bi sarangheo." ucap Lily membentukan tangannya sedangkan Bi terdiam dan melotot


"Apa kau bilang? belajar dengan benar juga pintar dan kerja dulu banggain orang tua, ini malah cinta cinta." ketus Bi


"Lily tu pengagum kak Bi, lagian lily udah kok bahagian mama." ucap lily bersungguh-sungguh dan dengan gaya sombong nya di hadapan Bian

__ADS_1


"Apa yang kau banggai orang tua mu?" tanya Bi tak percaya


"lily udah beliin mama sapi walaupun dalam bentuk royko... hehe bye..." Setelah mengucapkan nya lily langsung kabur dari hadapan Bian


"Memang gila tu perempuan." gumam Bian melihat lily berlarian dari hadapannya namun tak dipungkiri laki-laki muda itu mengukir senyum kecil di bibir nya.


Sedangkan disisi lain lily sudah sampai di ruangan Daddy Bara alias daddynya Bian.


Tok.. tok... tok...


Lily mengetok dari luar ruangan sampai terdenagr suara orang menyuruhnya masuk


"Masuk."


Cek lek...


Sedangkan orang yang didalam ruangan menahan senyuman kecuali asisten Lu, Asisten Lu hanya bisa menggeleng kepala melihat tingkah putri satu-satunya itu.


" Masuk lah lily, kenapa seperti itu?" ucap Tuan Bara


"Ah ia maaf," ucap Lily lalu kembali memperbaiki penampilan nya dan langsung berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut


"Duduklah nak." perintah Bara kepada Lily yang masih berdiri sambil curi-curi pandang melihat papanya yang berwajah datar itu.


sedangkan asisten Lu tak memperdulikan anaknya yang sedari tadi melihat nya.

__ADS_1


Lily pun duduk sambil memberikan berkas yang ada ditangannya "Hay calon mertua." sapa Lily


"Hahk... kau menyukai anak ku?" tanya Bara


"Lily jaga sikap mu." asisten Lu bersuara


"Hey pak asisten ini kantor tidak boleh berteriakberteriak. " ucap Lily tanpa sadar berdebat sama papa nya sendiri sedangkan Bara hanya memperhatikan ayah dan anak yang berdebat itu


"Kau tau ini kantor tapi kau tidak sopan bicara nya." ucap Asisten Lu lagi kepada anak nya


"Pak asisten lagian lily cuma bilang calon mertua, kan lily pengagum rahasia anak nya tuan Bara hehe.." ucap Lily bangga dan tersenyum bahagia


"Kau benar sayang? aku merestui mu, kejarlah cinta putra ku supaya aku bisa besan dengan papa mu hmmm..." ucap Bara tersenyum ramah


"Wahh... " Lily gembira namun seketika tangannya di tarik asisten Lu untuk mendekat dengannya


"Ada apa sih pak asisten?" tanya Lily sedangkan Daddy Bara hanya jadi penonton setia


"Pak asisten pak asisten, di mana-mana itu pria yang ngejar wanita bukan wanita ngejar pria, nggak mak nggak anak sama saja prilakunya,, heran papa." ketus asisten Lu kepada anak nya itu


"Jangan bilang papa malam ini mau tidur diruang kerja lagi kalau mama sampai tau." ancam Lily


"Egh..... "asisten Lu pun pasrah


Bersambung.....

__ADS_1


Bantu support like dan komen juga vote othor ya 🙏🙏😉


__ADS_2