
Happy reading
πΊπΊπΊπΊπΊ
"Jangan pergi." Keysa tiba-tiba menahan tangan Rey dan menggenggam tangan itu sangat erat dengan wajah menunduk
Rey membalikan tubuhnya menghadap Keysa "Ada apa?" tanya Rey dengan pelan dan wajah datar nya
"Aku mohon jangan pergi." ucap Keysa lagi dengan wajah menunduk
Rey menarik nafas nya dalam-dalam "Masa depan mu masih cerah bahkan kau masih muda, raih Cita-cita mu Keysa jangan menghabiskan waktu tidak berharga mu dengan orang seperti ku." ucap Rey lagi melepaskan genggaman tangan Keysa dari tangan nya dengan pelan lalu berbalik untuk kembali ke mobil nya namun Keysa langsung berjalan cepat dan memeluk Rey dari belakang
"Jangan tinggalkan aku, aku tidak punya siapa-siapa selain om please jangan buang aku." ucap nya membenamkan wajahnya di punggung Rey
"Aku akan membiayai semua kebutuhan mu dan kau tak perlu harus menderita berumah tangga dengan laki-laki seperti ku." ucap Rey lagi namun Keysa menggelengkan kepalanya
"Aku tidak mau,maafkan aku." Lirih nya dengan pelan dan tulus
__ADS_1
"Aku masih labil dan mudah terombang ambing oleh keadaan. Kamulah peganganku, pembimbingku, dan penuntunku dengan kedewasaanmu.aku mohon jangan tinggalkan aku, aku terlalu sering di tinggal kan orang yang aku sayang jadi aku mohon hiks... " ucap Keysa lagi dengan wajah sedih dan airmata sudah berlinang
Rey masih diam mematung dengan Keysa yang masih memeluk dirinya dengan erat dari belakang "Jatuh cinta tidak pernah bisa memilih. Tuhan memilihkan. Kita hanyalah korban. Kecewa adalah konsekuensi, bahagia adalah bonus dan Aku melihat versi terbaik dirimu, dan juga yang terburuk darimu, dan setelah berfikir aku memilih keduanya. " ucap Keysa lagi yakin dan serius
Rey membalikan tubuhnya menghadap Keysa lalu memegang pipi Keysa dengan kedua tanya nya "Apa kau tidak malu menikah dengan ku yang sudah seperti om atau paman mu sendiri?" tanya Rey dan Keysa menggelengkan kepalanya
"Apa kau menyesal?" tanya Rey lagi namun Keysa kembali menggelengkan kepalanya
"Aku kau mau aku bebaskan?" dan lagi-lagi Keysa menggelengkan kepalanya tidak mau atau tidak setuju
"Kau mencintai ku?" Keysa mengangguk
"Cinta di tengah keluarga, adalah cinta tanpa syarat, yang menerimamu dengan apa adanya.karna aku juga banyak kekurangan nya." Keysa menampilkan senyumannya kepada Rey
"Cinta tidak melihat, tapi merasakan. Cinta juga tidak hanya dalam ucapan, tetapi dalam pembuktian. Tidak ada cinta tanpa memaafkan, dan tidak ada maaf tanpa rasa cinta, karena cinta selalu mampu memaafkan.Jadi mari kita mulai semuannya dari awal? kita perbaiki semuanya, mau? " tanya Keysa
Rey langsung mendekati Keysa dan sangat dekat "Ya." jawab Rey singkat
__ADS_1
"Katakan." titah Rey
" l love you. " ucap Keysa lagi
"Lagi."
"l love you." ujar Keysa kembali
"Coba lagi."
"l love you om, aku mencintaimu, love you love you. " Keysa berteriak di pinggir jalan itu mengundang orang lain melihat dirinya
Rey pun melihat kiri kanan ramai nya pasang mata melihat mereka berdua dengan satu kali angkat Keysa masuk kedalam gendongan Rey
"Ehh.... nanti jatuh."
"Mau teriak sepuasnya di kamar kita saja jangan disini." ucap Rey berbisik membuat muka Keysa merah merona
__ADS_1
bersambung....