MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)

MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)
Magang ala Lily


__ADS_3

Happy reading


πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š


Setelah perdebatan konyol antara Bi dan Lily akhirnya dengan keterpaksaan, Bi pun mengajarkan wanita pemalas alias Lilyput tersebut akan tugas-tugas yang akan wanita itu kerjakan .


Lily pun dengan fokus memperhatikan Bian yang sedang menjelaskan semua yang ada di layar monitor tersebut dan seakan paham lily pun selalu menganggukkan kepalanya dengan mantap jika Bi menjelaskan pada nya


"Apa kau sudah paham?" tanya Bi tanpa melihat lily sama sekali sedangkan lily sibuk melihat wajah Bi dan ia pun berkata


"Paham." Jawab Lily semaunya


Bi menyudahi nya lalu menatap lily, itu di meja sebelah sana ada komputer dan kau bisa memulai berkas pertama mu di komputer itu nanti aku mengirim berkas nya melalui email ku." Ucap Bi kepada Lily,, soal kemampuan Bian jangan ditanya lagi. Daddy Bara adalah orang terdepan mendidik anaknya soal ilmu pekerjaan nya jadi sedikit banyak nya Bi paham bahkan dirinya sering membantu daddy nya jika banyak berkas yang harus ditangan dengan cepat dalam waktu singkat.


Lily pun berjalan menuju meja yang berseberangan dengan meja Bian dan Lily bisa dengan jelas menatap Bian hanya saja terhalang monitor .


Setelah mengaktifkan komputer tersebut Lily pun mendapatkan email dari Bi namun di luar jalur lily pun mengechat Bi melalui email tersebut


"Kak Bi." tulis Lily dalam sebuah chat tersebut yang ia kirim melalui email


"Apa lagi." Balas bi singkat


"Kak Bi mau nggak jadi pavar lily?"


"Paxar."

__ADS_1


"Pajar."


"pagar."


"Apaan sih?" Balas bi tidak paham sambil menatap lily dari meja nya namun gadis itu tetap fokus mengetik di komputer


"Mau jadi padar lily."


"Pasar lily."


"Aa keyboard rusak."


"Udahlah kaga jadi." ucap Lily pada akhirnya mengumpat kesal kepada keyboard komputer tersebut yang mana setiap ia ketik a timbul b


Sedang Bian hanya geleng-geleng kepalanya sudah bisa ia pastikan perempuan bernama lily itu kalau ga buat rusuh sakit dia.


"Kak Bi andai saja rumah lily dan rumah kak Bi bersebelahan, kan kalau rindu bisa pura-pura pinjem ember." gumam Lily kepada Bi


"Berhenti menggila, duduk dan fokus dengan tugas mu itu." Jawab Bi dengan wajah datar nya


"Kimi sidih birjinji tidik ikin pirgi ligi, tipi nyitinyi kimi pirgi ligi." Lily mengirim pesan yang mana membuat Bi emosi


"Sudah cukup lily, apa-apaan itu." Ucap Bi lebih berteriak kepada lily yang memasang wajah bodoh amat nya


Lily berjalan mendekati Bian bahkan sangat dekat namun Bian memundurkan langkah nya "sudah berhenti disitu saja." ucap Bi lagi berteriak

__ADS_1


"Kenapa? Apa kak Bi tidak normal?" tanya lily


"Jangan bicara omong kosong lily, kembali dengan tugasmu." Perintah Bian lagi


"marah terus salah terus, ngomel ngebentak asal kakak tau ya itu keyboard nya yang ga jelas, paham." ucap Lily tepat didepan wajah Bi dan mengibaskan rambutnya tepat terkena wajah juga kacamata yang Bi pakai allu wanita itu tanpa dosa kembali ketempat duduk nya setelah membuat Bi diam seribu bahasa


Bi membenarkan kembali kacamata nya lalu kembali fokus duduk dimeja nya namun ia kembali melototkan matanya saat melihat pesan masuk di komputer nya


"Atu mau celita,tati atu tatoh dali motol telus tati atu beldalah. . Atit tau.. Ehekk."


"Li."


Saat Bi hendak berteriak Lily sudah lebih dulu menongolkan kepalanya dipinggir komputer menghadap Bi sambil menunjukan senyum dan jarinya berangkat dua atau berhuruf V cangkak


"Sorry." Gumam Lily sambil menahan kekeh nya seakan senang sekali mengerjai pria tempramen seperti Bian


Lily berdiri lalu melihat Bian sekilas "Info loker kak gak papa haram, yang penting halal."


"Wait."


Bersambung.,


halo gays,, cerita ini tetap di jalur tema kok "mengejar cinta kakak" sesuai seperti Ge yang mengejar cinta El dan juga Lily mengejar cinta Bi, mereka mendapat kan porsinya masing-masing πŸ˜‚πŸ˜‰Nikmati aja ya lucu, sedih di aduk aduk πŸ™πŸ™


bantu support othor juga ya

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2