MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)

MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)
Ngidam, repot?


__ADS_3

Happy reading


********


"Huueekkk... huekkk..." Di sebuah apartemen mewah itu sepasang suami istri terpaut jauh usia lebih tepat nya seperti sugar daddy, mereka berdua sedang dihebohkan dengan mualnya kesya yang tak bersudahan. sejak dinyatakan ia hamil dan sudah masuk minggu ke lima mual nya tambah parah bahkan tak henti-hentinya.


"Sayang apa kita ke dokter saja?" ucap Rey cemas akan kondisi istrinya yang mual tak henti-hentinya


"Aku... huuekk... aku baik-baik aja kok ehmm. " ucao Keysa menahan mual di perut nya


"Tapi muka mu pucat key, kita ke dokter aja ya?" ucap Rey lagi lebih ke perintah


"ehmmm... mmmm. aku ga papa kok, cuma makanan aja ga enak yank, kan dokter juga bilang kalau hamil muda emang gini." Ujar Keysa memberi pengertian pada suaminya agar tidak berlebihan, karna ia baik-baik saja


"Kau yakin?" tanya El mengangkat satu alis nya menatap istrinya penuh keraguan


"Iya yakin,, janji ga papa kok." Keysa memaksa tersenyum dalam kondisi perut mual dan wajah pucat nya agar terhindar dari obat-obatan dokter


"Baiklah... apa ada yang mau kamu makan? biar aku belikan hmm?" tanya Rey kepada istrinya


"Boleh?" Keysa balik bertanya


"Boleh dong, katakan?" gumam Rey kepada istrinya dan menyuruh keysa untuk memberitahu kan apa keinginan nya


"Mau burger boleh?" keysa bertanya penuh harap dengan menelan saliva dengan susahnya.


"Cuma burger doang?" tanya Rey


"Ngga ada yang lain apa? sekalian, karna itu sikit banget yank." ucap Rey lagi

__ADS_1


"nggak, itu aja udah... dan jangan lupa di catet." ucap keysa


"Ngapain di catet? cuma burger doang kan? inget kok." Jawab Rey dengan simple


"Bener sih burger doang, tapi ini ngidam anak mu dan." ucapan keysa terhenti karna Rey lebih dulu memotong pembicaraan nya


"Iya tau, lagi ngidam kan? baby kita pingin burger kan? gampang, aku beliin dulu ya." Rey hendak beranjak pergi untuk membeli burger namun langkahnya terhenti.


"Yakin ga mau catet? Aku pesen burger satu tapi daging nya setengah aja terus jangan terlalu mateng, saus nya sedikit banyakin mayones nya, dan ga pake timun tapi banyakin tomat lebihin satu atau dua iris lah dan daun seladanya mau yang seger dan banyakin," ucap Keysa panjang lebar membuat Rey bengong seketika


********


Disisi lain Bian dan juga Lily sedang makan siang di luar alias di cafe favorit Lily istrinya.


"Ka Bi lagi liatin apa?" tanya Lily dengan wajah cemberut karna disaat mereka makan suaminya itu sedang memperhatikan seseorang wanita muda bersama seorang anak kecil dan bisa jadi itu anak nya.


"Ga ada kok, kakak cuma liat itu anak kecil.. lucu yah?"Jawab Bian namun lily masih memasang wajah masam karna cemburu


"Lagian kakak liat dia terus, kakak suka sama dia?" ketus Lily


"eh.. bukan gitu." Bi langsung menggeser kan tempat duduk nya semakin mendekat kepada Lily


"Cukup satu ga perlu dua dan cukup kamu ga perlu dia.. oke." Bian mengelus pipi istrinya lalu mencium kening Lily dengan penuh kasih sayang


"Janji?" tanya Lily


"Janji dong." jawab Bian


"Janji dulu." Lily mengeluarkan jari kelingking nya

__ADS_1


"Oke.. janji." Bian pun melakukan hal yang sama dan mengaitkan kelingking mereka berdua


"Cium dulu." suara Lily terdengar manja minta di cium


Bian pun melihat sekitaran mereka lalu langsung mencium kening dan pipi istrinya


Cup


Cup


Cup


"Udah kan?"


"Disini belum." ucap Lily menunjukan bibirnya


"Manja."


Cup


Bian pun mengecup sekilas bibir istrinya


"Lagi." Rengek Lily dengan suara manja dan sedikit membasahi bibirnya dan menggigit bibir bawahnya menatap Bian


"Lily jangan seperti itu." ucap Bian dengan wajah gelisah


"Kenapa emangnya? kan lily minta di cium lagi."ucap nya memainkan bibir mungil nya


"Jangan memancing suami mu ini sayang,habis kau nanti di rumah." ucap Bian menatap tajam Lily

__ADS_1


"Hehe... bercanda kok. "


Bersambung....


__ADS_2