MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)

MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)
Terjatuh.


__ADS_3

Happy reading


🌹🌹🌹🌹🌹


Hari pun mulai pagi menyambut sinar mentari yang sejuk dan segar, kini usia kandungan Gebby pun sudah memasuki bulan ke sembilan, perut nya yang membuncit bahkan untuk berjalan jauh pun ia sangat sulit dan sangat mudah kelelahan.


Tak heran El pun sering dibuat kewalahan akan istrinya yang sedang mengandung buah cinta mereka berdua, mengeluh? tentu tidak dong, el sangat menikmati peran nya walau kelelahan namun semua itu tak ada banding nya dengan apa yang di perjuangkan istrinya selama ini.


"Sayang aku mau cake." Rengek Gebby meminta sebuah cake di malam hari


"Tapi persediaan kita habis sayang ga ada lagi di dalam lemari pendingin." ucap Eliz kepada istrinya sambil memposisikan tubuhnya agar menyandar di pinggir ranjang mereka


"Tapi aku mau cake." ucap Ge lagi kepada suaminya


"Besok pagi lagi aja gimana? karna kalau sudah malam tokonya udah tutup juga yank." El memelas agar istrinya tidak merepotkan ia karna ini sudah jam tengah malam


"Tapi." Ge hendak beralasan namun suaminya lebih dulu memotong pembicaraan nya


"Ehm... sayang, kau tau?"

__ADS_1


"Tidak." ucap Ge memotong pembicaraan suaminya


"Karna kakak belum selesai bicara GEBBY SAHIRA." ucap El lalu menekankan kata-kata nya


"Ya oke, katakan?" ucap Ge sambil menahan tawa


"Jadi gini ya sayang, kalau orang pengen makan cake itu apalagi hamil, baiknya di siang atau sore hari kalau tengah malam gini ga baik." El asal bicara beralasan demi tidak akan disuruhnya keluar rumah tengah malam begini.


"Gitu ya." Ge seakan percaya akan ucapan ngasal suaminya


"Ya."


"Ehmmm... ya udah Ge pengen minum kopi hitam aja seperti yang biasa kakak minum." ucap Gebby meminta yang lain


"Baiklah,, tunggu disini sebentar ya." ucap El kepada istrinya lalu berdiri dari tempat tidur dengan mata masih ngantuk ia memaksakan demi istrinya msnjanya itu


Ge menahan tawa nya melihat mata panda suaminya itu,


El berjalan menuju dapur sambil ngomel ga jelas "hamil udah segede gajah gitu masih aja mau ini mau itu, ga sudah-sudah nyusahin suami, heran deh." El ngedumel didapur sambil mencari letak kopi dan gula

__ADS_1


Dan akhirnya walaupun mulutnya ngomel ga jelas namun El sangat menikmati peran nya menjaga dan membantu pekerjaan istrinya.


ditambah nantinya ia akan menjadi seorang ayah yang ia sendiri tak bisa bayangkan kebahagiaan yang mereka dapati nantinya .


El pun sudah selesai membuat kopi pesanan istrinya namun saat ia hendak membawakan kopi tersebut kedalam kamar, ia mendengar suara jeritan Gebby dari arah kamar yang merintih kesakitan.


"Kakak.... aaaaghhh... sakit..... agh... kakak... " Suara Gebby dari arah kamar berteriak


Dan seketika El menjatuhkan kopinya ke lantai "Ge." El panik dan langsung berlarian ke kamar mereka


"Ge,, sayang, kamu kenapa?"


"Oh no... darah." El lebih histeris karna mendapatkan istrinya terduduk di lantai dan sela-sela paha istrinya mengeluarkan darah


"Tadi Ge mau nyusul kakak, tapi terjatuh,, ahhhh.." Ge langsung memegang perut nya yang terasa kram dan juga sakit


"Kerumah sakit."


"Ayo kita kerumah sakit, El langsung membantu istrinya berdiri dan langsung menggendong Gebby untuk membawa nya kedalam mobil.

__ADS_1


Bersambung....


Maaf ya author baru up πŸ™πŸ™mulai hari ini othor akan rajin up πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2