
Happy reading
๐น๐น๐น๐น๐น
Pagi itu seperti biasa Keysa menyiapkan semua keperluan suaminya lalu ia pun bersiap-siap karna akan berangkat ke kampus tempat ia mengajar.
Setelah selesai menyiapkan seluruh keperluan masing-masing dan selesai juga sarapan Keysa pun merapikan dasi yang ada di leher suaminya itu.
"Kau yakin ingin bekerja? aku bisa mencukupi semua keperluan mu Key." ucap Rey sambil menatap wajah istrinya
Keysa masih fokus membenarkan dasi suaminya "Baiklah,,, hari ini hari terakhir aku bekerja dan aku akan mengundurkan diri oke, jadi bisa antarkan aku ke kampus?" ucap Keysa sambil menatap wajah suaminya itu
"Ehemm... baiklah, ayo kita berangkat." ajak Rey dan mereka berdua pun menuju mobil untuk berangkat ke kampus
\*\*\*\*\*\*\*
Disisi lain tepat nya di apartemen El dan Ge seperti pagi biasanya setelah sarapan El pun berpamitan kepada istrinya untuk bekerja
"Apa hari ini kita ke dokter saja? wajah mu pucat sayang." ucap El sambil mengelus pipi Ge
"Kakak hari ini ada rapatkan? udah pergi aja nanti Ge bisa sendiri kok ke dokter kalau ga nanti minta anter sama Mommy." jawab Ge lagi
"Tapi sayang?" udah gapapa, ya udah pergi kerja sana nanti telat." usir Ge kepada suaminya itu
"Ya udah, nanti kalau mau pergi pergi kabarin kakak dan minta temeni mommy jihan okey." ucap El
"Iya iya." mereka pun akhirnya berpisah dimana El berangkat ke kantor sedangkan Ge dirumah.
__ADS_1
Ge pun kembali mual dan berlarian ke arah kamar kecil "hueek... uweekkk.." Ge langsung membasuh mulut dan wajah nya lalu iapun menyenderkan tubuhnya ke dinding kamar mandi.
Tak lama Ge pun berjalan ke kamar mengambil tas nya dan pagi itu ia ke rumah sakit sendirian.
Setelah memesan taksi online Ge pun menunggu kurang lebih Lima menit dan tak lama taksi pun sampai dan Ge pun menaiki taksi tersebut menuju rumah sakit yang ia rekomendasi bahwa rumah sakit itu lah yang paling bagus di negara nya.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua puluh menit akhirnya Ge pun tiba dirumah sakit terbesar dikota itu, Ge pun turun dan membayar tagihan nya.
Setelah mengisi formulir pendaftaran Ge pun duduk sebentar dan tak lama nama ia pun dipanggil,
"Siapa nama nyonya?" tanya dokter perempuan itu sambil mencatat di selembar kertas putih
"Gebby sahira." jawab Ge
"Oke, keluhan Anda?" tanya dokter itu lagi
"Sudah beberapa hari ini saya selalu muntah-muntah dan mual dok bahkan sering pusing juga" ucap Gebby memberitahukan keluhannya datang kerumah sakit tersebut
Ge berpikir sejenak "Seperti nya bulan ini telat dok dan saya belum menstruasi sama sekali."ucap Ge lagi
" Baiklah, coba nyonya baring di ranjang itu, kita akan memulai pemeriksaan nya juga kita akan USG." ucap dokter perempuan itu lagi dan Ge pun hanya bisa menuruti dan dibantu dengan asisten dokter tersebut Ge pun dibaringkan di atas rajang dengan bantuan nya.
Asisten dokter itupun mengoleskan sedikit cairan berupa jelly di perut rata Ge dan dokter pun langsung meletakan alat USG di perut Ge.
Lama dokter itu memeriksa Ge dan tak lama selesai dan Ge pun kembali duduk di tempat nya.
"Bagaimana dok?" tanya Ge
__ADS_1
Dokter itu pun menarik nafas nya dalam-dalam "Selamat nyonya anda hamil dan usia kandungan anda perkiraan 2 minggu." ucap dokter tersebut membuat Ge menganga kan mulut nya
"Hamil?" tanya Ge belum percaya dan dokter itu pun menganggukan kepalanya
"Beneran aku hamil dok?" tanya Ge lagi
"Iya nyonya anda hamil." dokter itu membenarkan kembali ucapannya
Ge tersenyum bahagia bahkan menetes kan airmata nya karna haru "Ya ampun dok aku benar-benar ga nyangka, suami ku harus tau ini." ucap Ge antusias sambil mencari ponselnya
"Tapi nyonya?" dokter itu membuat Ge menghentikan gerakannya lalu menatap dokter tersebut dengan aneh
"Ada apa dokter? aku ingin memberikan kabar bahagia ini kepada suamiku." ucao Ge lagi
"Nyonya anda terkena penyakit Plasenta previa." ucap dokter itu dengan wajah menunduk
"Mak...maksudnya?" tanya Ge tidak paham
"Iya nyonya,anda terkena penyakit Plasenta previa yang dimaksud adalah komplikasi umum pada kehamilan yang berisiko tinggi, di mana plasenta melekat dekat atau menutupi leher rahim (pembukaan rahim) anda.Kondisi dapat mengakibatkan pendarahan yang berlebihan atau perdarahan di bagian bawah rahim atau area plasenta yang menutupi leher rahim. Faktor risiko lain yang terlibat adalah abnormal implantasi dari plasenta, memperlambat pertumbuhan janin, kelahiran prematur, cacat lahir dan infeksi selama kehamilan." ucap dokter itu menjelaskan apa yang ia lihat dan ia periksa tadi
"Nggak... nggak mungkin." ucap Ge
"Sangat beresiko jika anda tetap untuk mengandung nya nyonya."
Deg.....
"No... "
__ADS_1
Bersambung....
Like komen dan bantu vote othor ya ๐๐๐๐นโบ