
Happy reading
♥♥♥♥♥
Siang itu dengan sangat tergesa-gesa semua keluarga besar Barata shu juga keluarga asisten Lu sudah sampai di rumah sakit dimana lily sekarang di rawat dan dengan cemas nya mama Arin jalan lebih dulu dengan airmata yang sudah berlinang. Bagaimana tidak, anak satu-satunya kecelakaan
"Pasien atas nama lily dimana ruangannya?" tanya mama Arin kepada kasir rumah sakit tersebut
"Sebentar nyonya saja cek dulu." ucap suster itu lagi
"Cepetan." bentak Arin tak sabaran membuat semua orang kaget
"Sayang sabar." gumam Asisten Lu
"Rin sabar, kita semua juga cemas kok." ucap mommy jihan
"Aghhhh.... " Arin mengerang
"nyonya dari sini lurus aja sampai simpang jalan belok kiri ruangan pertama ini lah kamar nya." ucap perawat itu menjelaskan
"Terimakasih." ucap Daddy bara karna yang lain sudah pergi berlarian semua
*******
"Kau ini bicara apa sih lily? biasanya lembut banget." ucap Bi mencoba membujuk Lily
"bodo." ketusnya membuang muka
Bi menarik nafas dalam-dalam lalu membuangnya "Apa tubuh mu ada yang sakit? atau ngilu?" tanya Bi selembut mungkin di depan wanita yang selama ini suka sekali menyulitkan dirinya bahkan selalu cari masalah
__ADS_1
"Ada yang sakit kau tanya? tubuh ku bahkan hampir patah mematah tulangnya bahkan untuk berdiri aku sulit, untuk makan aku sulit karna tangan ku lemes, apa apa aku jadi serba kesulitan itu semua karna kau, paham." ketus Lily ngomel ga jelas
"Kek nya berlebihan banget deh." batin Bi menatap curiga kepada lily
"Kenapa?" tanya Lily dengan melototkan kedua bola matanya agar terlihat seram di hadapan bian namun kebalik nya laki-laki itu seakan ingin tertawa melihat konyolnya gadis yang baru saja kecelakaan itu.
"ehm... gak papa." jawab Bi sedikit memundurkan langkah nya
"Mau makan? atau mau minum? akan aku ambilin." Bi mencoba menawarkan apa yang bisa ia perbuat disana
"Aku tidak peduli,." ketus Lily namun dengan bersamaan lisa masuk kedalam ruangan tersebut karna terlalu lama menunggu di luar
"Maaf apa aku ganggu?" tanya gadis itu
"Eh.. lisa sini." ajak Bi kepada wanita itu di depan Lily
"Gimana keadaan kamu lily? apa sudah baikan?" tanya Lisa mendekat kearah ranjang Lily
"Apa kau butuh sesuatu?"tanya Lisa lagi
" Tidak perlu." jawab Lily dengan ketus membuat Bi tidak enak hati dengan Lisa karna sikap Lily yang kekanak-kanakan
"Lily sopan sedikit, Lisa itu niatnya baik." ucap Bian sedikit membentak
"Ya tapi aku tidak butuh." jawab Lily lagi
"Lisa maafin dia, dia masih labil, pikirannya tidak dewasa maafkan dia ya?" ucap Bi langsung minta maaf kepada lisa akan sikap lily barusan
Lily hanya memutar bila mata jengah melihat dia orang di hadapannya itu
__ADS_1
"gak papa kak, aku pulang saja duluan gak papa ya?" ucap Lisa pamit lebih dulu
"Kau yakin mau pulang sendirian tak mau diantar?" ucap Bi
"Gak papa kok, lagian nanti ga ada yang jagain lily disini."gumam Lisa
" Bodo aku ga peduli." ketus Lily ikutan nyahut dan langsung di pelototin oleh Bi
Lisa tersenyum kecil dan langsung keluar dari ruangan itu meninggalkan lily dan Bian berdua saja
Lily masih memasang wajah jutek nya sedang kan Bi menatap tajam Lily
"Lain kali jangan bicara seperti itu." ucap Bi menasehati
"Ga peduli." jawab Lily ketus
"Gak sopan kek tadi LILY." Bi sudah mulai ikut emosi
"Bodo." jawab wanita itu
"Kau ini ada masalah apa sih sama aku?" tanya Bi sudah mulai emosi akan sikap Lily
"Tuhan kalau dia jodohku tolong dekatkan tapi kalau bukan tolong suruh minggir karna menghalangi yang lain masuk." Lily bukannya menjawab pertanyaan Bi namun ia lebih memilih untuk berdoa menghadap langit-langit kamar itu
"Ngomong apa sih?" tanya Bi tidak paham
"Aku suka sama kamu.. jelas? baiklah aku ulangi lagi AKU SUKA SAMA KAMU." ucap Lily menekankan kata-katanya tepat diwajah Bi yang masih berdiri
Bersambung...
__ADS_1
Maaf ya baru up 🙏🙏🙏