
Happy reading
♥♥♥♥♥
Namun saat bersamaan dimana lily mengutarakan perasaannya keluarga nya pun langsung masuk keruangan itu dengan banyak nya orang.
"Lily.. lily...putri."mama Arin langsung berlarian menuju ranjang anaknya
" Mama.. "Lily mengangkat kepalanya sedikit untuk bersandar dan mama Arin langsung memeluk tubuh putri nya itu
" Sayang kau baik-baik saja? ada yang sakit nak hihkksss... katakan yang mana sakit?" mama Arin langsung mengusap-usap rambut putrinya sambil mengelap peluh di dahi Lily, Bisa di jelaskan walaupun ibu dan anak itu suka berantem dan tidak pernah akur namun kasih sayang seorang ibu tak bisa di bohongi.
"Sayang, apa kau baik-baik saja? katakan sama papa, bagi sakit mu dengan papa." ucap Asisten Lu kepada anaknya
"Lily... katakan sama aunty yang mana sakit?" tanya Mommy jihan ikutan cemas
"Lily gak apa-apa kok aunty," ucap gadis itu sedangkan Bian hanya bisa diam melihat semua orang cemas dan terlintas sebuah penyesalan didalam hatinya, jika ia tak berhenti tadi di jalan mungkin semua ini tidak akan terjadi pada Lily
Daddy Bara melihat ke arah putra nya sekilas lalu mendekati Lily "Katakan nak?" ucap Daddy Bara seakan tau apa yang dirasakan gadis bernama Lily itu
"Paman sakit nya ga disini tapi disini." lily berbicara kepada Daddy Bara menolak jika kepalanya yang sakit namun ia menunjukan Dadanya sakit, disana ada hati nya yang sakit tapi tidak semua orang paham akan hal itu namun daddy Bara seakan tau apa yang dirasakan gadis kecil itu.
__ADS_1
"Dada mu sakit? apa tadi terbentur? bagaimana bisa terjadi?" Mama Arin bertanya-tanya cemas
"Bi..." Daddy Bara memanggil anaknya
"Semuanya karna Bi aunty, maafkan Bi." ucap Bian tertunduk mengakui kelalaian nya
"Maafkan Bi uncle." Ucap Bian lagi kepada Asisten Lu
"Kenapa? kenapa bisa Bi?" Mommy jihan terpancing emosi mendengar ucapan anaknya itu
"Bi tadi berhenti di jalan mommy dana da temen Bi lagi nyari taksi dan Bi ingin menolong kasih tumpangan karna searah namun saat bersamaan lily keluar dari dalam mobil dan berlarian di pinggir jalan namun tanpa di duga ada mobil berlawan arah menabrak nya, maafkan Bi maaf." ucap Bian menjelaskan semua nya
"Gak peka sih." Ge ikutan nimbrung nyinyirin adik laki-laki nya itu
"Fakta." ketus Ge
"Sayang udah." el sedikit mere mas tangan istrinya
"Kau harus bertanggungjawab Bi." ucap Mommy jihan
Bi cuma diam mendengar ucapan mommy nya tanpa menjawab sepatah kata pun.
__ADS_1
"Sudah lah Ji gak papa kok, lagian lily juga gak terlalu parah lukanya dan udah di tangani dokter juga." ucap mama Arin kepada sahabatnya untuk tidak berlebihan menyalahkan anak laki-laki nya itu
"Tapi semua ini karna Bian rin, aku gak enakan sama kalian." ucap mommy Jihan
"Bener tu gara-gara Bian aunty." Ge ikut mengompori semua orang
"Diamlah kak." ucap Bi memarahi kakak nya
"Dih.. emang iya kan?" cicit Ge
"Ge.. " Deddy Bara akhirnya menegur putrinya itu dan Ge pun langsung daim sambil cengengesan
"Tuan nyonya gak papa kok, mendengar penjelasan Bi ini semua bukan sepenuhnya kesalahan Bian kok, tapi putri ku yang bandel." ucap Asisten Lu
"Tapi karna anak ini harus bertanggungjawab jawab sebagai laki-laki yang memang gentle." ucap Mommy jihan lagi
"Betul itu." gumam Ge pelan
"Kita nikahkan mereka." Tiba-tiba dari arah pintu Grand ma Helena datang dan menyuarakan pendapatnya
"Grand Ma."
__ADS_1
bersambung...
Mami Helena datang kelar masalah🤭🤣🤣