MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)

MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)
Anti pecah


__ADS_3

Happy reading


♥♥♥♥♥


"El, Ge kalian tidak sedang bercanda kan?" mommy Jihan berbinar-binar mata nya mendengar kabar yang diucapkan menantu dan anak nya itu antara percaya dan hanya candaan mereka


"Benar mom Ge hamil." ucap Gebby menyakinkan mommy nya


"Iya mommy istri El hamil,, nih." El memberikan hasil pemeriksaan Ge ke dokter tadi


Mommy Jihan mengambil selembar kertas tersebut lalu membaca nya "Mommy... mommy harus menghubungi Daddy mu." ucap mommy Jihan langsung mengambil ponselnya.


********


Dikantor BARATA CORP


"Apa kau sungguh-sungguh sayang? ini tidak bercanda kan?" Daddy Bara masih belum percaya akan ucapan istrinya di dalam telpon sedangkan asisten Lu juga Lily yang masih ada di dalam ruangan tersebut hanya bisa melihat saja dan mendengarkan apa yang sedang terjadi


"Aku tidak berbohong, pulang sekarang." ucap mommy Jihan kepada suaminya


"Ya.. ya baiklah aku pulang sekarang." ucap Bara langsung mematikan ponselnya


"Apa ada masalah tuan?" tanya asisten Lu kepada bos nya itu sedangkan Lily masih celingukan tidak paham dunia perkantoran


"Lu.. aku akan menjadi opa, Gebby anak ku sedang mengandung." gumam Bara membagi kebahagiaan nya kepada asisten pribadi nya itu


"Hamil?" Lily sedikit kaget


"Aku ucapkan selama kepadamu tuan." Lu mengulurkan tangannya namun Daddy Bara tidak membalas jabatan tangan itu, ia langsung memeluk Asisten Lu


"Terimakasih Lu aku sangat bahagia sekali." ucap Bara dan mereka berdua terharu

__ADS_1


"Kita pulang sekarang Lu." perintah Bara setelah melepaskan pelukan mereka


saat hendak keluar dari ruangan itu langaklangakah daddy Bara terhenti karna melihat anak asisten nya itu masih setia diam berdiri disana "Lily kau ikut pulang juga ya." ucap Daddy Bara lagi


"Lily pulang juga paman?" tanya Lily


"Kita akan merayakan kehamilan Ge jadi kau panggil Bian dan pulang bersama dia, dia bawa mobil kok." ucap daddy Bara namun tanpa babibu Lily langsung berlarian meninggalkan ruangan itu


"Siap paman... otw." ucap lily dan asisten Lu hanya bisa mengelus dada melihat tingkah anak satu-satunya itu.


"Ka Bi... ka bi... ka Bian." panggil lily berteriak-teriak sambil berjalan dengan cepat


"Astaga wanita itu ada apa lagi sih?" gumam Bi mendengus kesal


"Kak Bi." panggil Lily


"Ada apa?" jawab Bi jutek


"Kita?" Bian bingung dan menaikan satu alisnya


"Iya kita, lily dan kak Bi pulang ke rumah kak Bi disuruh paman Bara alias daddy kak Bi." jawab Lily mendetail


"Ini kantor bukan sekolahan yang mana kau suka sekali bolos dan sekarang ngajak-ngajak orang lain, tidak bisa . pergi saja sendiri sana." ucap Bi tidak berdiri sama sekali dari duduk nya masih fokus membaca dokumen yang ada di tangannya


Lily yang dicuekin mulai merasa kesal dan gerah karna lagi-lagi ia harus di sandar sindir ga jelas.


"Hey... lepasin tangan ku lily." ucap Bi membentak namun Lilys seakan bodo amat dan terus menarik paksa tangan Bian agar mengikuti langkahnya


"Ayo ikut." Lily masih masih sibuk menarik tangan Bian namun laki-laki itu langsung menggenggam tangan Lily dengan tangan satunya


"Kenapa kau memaksa hahk?" ketus Bi membalikan tubuh lily menatap matanya

__ADS_1


"Karna aku disuruh paman Bara." jawab Lily santai


"Berhenti membual, Daddy ku sedang ada di ruangannya." ucap Bi masih tidak percaya dengan omongan Lily


"Hey kodok angkuh paman Bara udah pulang dengan papa ku ke rumah mu karna mereka akan merayakan pesta untuk kak Ge." ucap Lily dengan bersuara ketus dan berkacak pinggang


"Apa maksudmu?" tanya Bi, lily yang sudah mulai fokus dan serius ditanya akan maksud jika buaya nya pun timbul seketika


"Kak Ge perut nya masuk angin gara-gara kak el." ucap Lily ambigu


"Masuk angin ? maksudmu apa?" Bian masih tidak paham


"Gini ya... kak Ge itu balon kempes kak Bi pompa nya, dan Kak Bi mempompa kak Ge supaya membuncit." ucap Lily lagi namun Bi masih mencerna kata-kata yang sulit sekali ia mengerti itu


"Dan paman Bara akan menjadi Opa di karna kan keberhasilan dan kerja keras kak El dan Kak Ge." ucap Lily dan El yang baru paham pun


pletak.....


"Awwsss.... sakit kak Bi." rengek Lily lagi-lagi keningnya menjadi sasaran tepat Bian jika kesal dengannya


"Otak kau itu ga waras." cicit Bi menunjuk kening Lily


"Iliiihhh.... walaupun otak ku ga waras banyak tu yang suka dan awas aja nanti kak Bi jodoh Lily baru tau rasa." ucap Lily lebih ke ancaman


"Jodoh?" tanya Bi


"Iya,, jika memang kak Bi jodohnya Lily, suatu saat nanti, Baju lily dan baju kak Bi akan bertemu dalam ember yang bertulis ANTI PECAH." ucap Lily mengedipkan satu matanya ke arah Bi yang bengong.


Bersambung....


Like komen dan vote othor ya 🙏🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2