
Happy reading
🌹🌹🌹🌹🌹
Hari pun berlalu Ge dan El pun semakin harmonis bahkan hubungan mereka sangatlah bahagia.
"Sayang.. ambilkan kakak selai coklat." pinta El kepada istrinya karna ia ingin sarapan pagi dengan roti tawar dan selai coklat
Ge pun dengan wajah cerah habis mandi pagi itu dengan senang hati mengambilkan selai sesuai keinginan suaminya
"huekkk.... mmmm.. hueekkk..." Saat Ge mengambil selai itu tiba-tiba perutnya mual dan berlarian ke kamar mandi
"Sayang kenapa?" El ikutan panik dan berdiri mengejar Ge ke kamar mandi
"Sayang...."
"Hueekkk... uweekkk..." Ge tak henti-hentinya memuntahkan apa yang ada didalam perut nya namun tak ada satupun yang keluar dari dalam mulutnya
"Ge.. kamu gak papa? " El menggedor-gedor pintu kamar mandi itu lagi namun Ge belum juga membukakan pintu itu lagi , El berusaha mencari kunci cadangan namun saat ia menemukan kunci cadangan kamar mandi itu saat hendak membuka nya Ge dari dalam kamar mandi membuka pintu itu.
"Ge.. sayang kau tidak apa-apa? kita ke dokter." ucap El cemas sambil menghapus peluh di kening Ge
__ADS_1
"Aku gak papa kok,hemmmzzz,,, aku mau istirahat.." gumam Ge hendak beranjak dari depan pintu kamar mandi itu dan El pun membantu nya membawa ke kamar
"Ehmmmm...... " Ge menutup hidung nya dan menjauhi El suaminya
"Kenapa?" tanya El bingung akan tingkah istrinya itu
"Bau.. kakak bau... ehmm..." Ge berlarian ke kamar nya meninggalkan El yang mematung, El pun mencium tubuhnya dan El merasa tubuhnya wangi bahkan parfum yang ia pakai kesukaan istrinya sendiri dan ia pun sudah mandi.
*******
Hari ini hari dimana Lily akan melakukan tugas magang pertamanya di kantor besar di negara itu kantor siapa lagi kalau bukan BARATA CORP, ya Lily ditugaskan magang di kantor tersebut oleh pihak sekolah.
Bruuukkk
"Awsss...." Lily meringis karna terjatuh ke bawa sedangkan orang yang menabrak nya seakan tak punya dosa tetap berjalan membuat lily menatap orang itu dengan tajam
"Hey kau... tunggu." pekik Lily tidak terima namun yang di panggil tetap cuek bebek
Lily pun mengambil high heels nya lalu melemparkan tepat terkena kepala orang itu
Taaakkkk....
__ADS_1
"Kena kau." ucap Lily sambil menendang kaki nya ke udara
"Agggghhhh... " Orang itu berbalik dan menatap tajam lily sambil memegang high heels gadis itu
"Kak Bi." lily menutup mulut nya karna yang ia lempar dengan high heels nya itu anak pemilik perusahaan yang akan ia magang nanti
Bi berjalan dengan wajah datar dan dingin nya mendekat dengan Lily namun gadis itu seakan menghindar, Lily memutar tubuhnya hendak pergi dari situ tepat nya menjauhi Bian namun dengan sigap Bian menarik tangan lily dengan kuat
"Mau kemana kau?" tanya Bi
"Agh... wahhh... kak Bi ini kau, waw... kau tampan sekali kak Bi, ya ampun gagah banget ga culun lagi." ucap Lily membuat Bi melongo
"Apa kau tidak sekolah kak Bi?" tanya Lily mengalihkan semuanya
"Aku yang tanya kau, kenapa ke sini? ini bukan area buaya mending kau pulang belajar bener-bener." ucap Bi seakan sedang menyindir lily
"Jangan suka nyindir ya, mending nyandar siapa tau nyaman." ucap Lily mengedipkan satu matanya ke arah Bi yang langsung salah tingkah ulah gadis itu
Bersambung...
Like komen dan Vote ya🙏🙏😉
__ADS_1