
Azan magrib pun berkumandang mereka semua bersiap siap untuk sholat berjamaah.
setelah selesai sholat aku ke dapur menolong Ibu ku tuk membuat makan malam Harum pun mengikuti, sedangkan yang lainnya duduk kembali di ruang tengah dan mengobrol dan sesekali terdengar suara tawa dari mereka.
setelah beberapa menit makanan pun telah siap aku dan Harum pun ke depan tuk memanggil semua tuk makan dan aku pun berkata, " Pak makan malam nya dah siap " ucap ku.
" Yok nak Kevin, Dimas kita makan malam dulu habis itu baru kita ngobrol lagi " ucap Bapak sambil tersenyum
mereka berlima pun menuju meja makan dan mereka pun duduk di tempat yang telah di sediakan. "Maaf ya nak Harum nak Kevin, nak Dimas ibu cuma bisa sediakan makanan ini aja semoga kalian suka " ucap Ibu sambil menunjuk makanan yang sederhana tapi sangat menggoda.
" Ini pun sudah cukup buk dan kelihatan nya sangat lezat " kata Kevin
" Iya buk ini dah enak banget ni " timpal Dimas sambil senyum
akhirnya kami pun makan dengan hikmat nya tanpa ada suara hanya suara sendok sesekali terdengar. setelah makan Bapak dan yang lain duduk di ruang tengah aku dan Ibu membersihkan tempat makan tadi.
setelah selesai aku pun gabung bersama mereka, namun Bapak pun pamit tuk istirahat, "Nak Bapak ke kamar dulu ya Bapak gak bisa temanin kalian ngobrol. "ucap Bapak sambil berdiri.
__ADS_1
" Ya pak " jawab ku dan Harum bersamaan.
" Vin, Dimas bapak tinggal dulu ya kalian ngobrol aja dulu di sini, Put temanin temannya ya" ucap Bapak lagi seraya berjalan ke kamarnya.
" Ya Pak " ucap ku.
" Ya Pak, selamat istirahat " ucap Kevin dan Dimas berbarengan.
" Bang aku juga mau ke kamar buat belajar besok ada UTS " ucap Rahmad dan di ikuti oleh Rendi
Mereka pun menjawab dengan anggukan tanda setuju dan aku kemudian mengajak mereka keluar untuk duduk di luar, setelah sampai di depan Harum langsung berlari dan duduk di dalam pondok
" Bener kata kamu dek kakak juga bakalan seneng tinggal di sini pa lagi kalau beneran jadi menantu disini " ucap Dimas sambil tersenyum dan menepuk bahu sahabatnya.
Kevin hanya tersenyum melihat tingkah adik dan sahabatnya itu, "Maksud kak dimas apa ni " ucap ku yang sedikit bingung dengan kata-kata Dimas yang terakhir.
"Gak ada Put kakak cuma gak sabar aja menunggu kata pasti dari seseorang " hahaha dimas tertawa dan duduk di samping Harum
__ADS_1
" Memang nya ada belum kasih kakak kepastian" ucap ku lagi dengan wajah yang polos dan bingung.
hahahaha Dimas pun tertawa karena tidak tahan melihat wajah ku yang polos. Kevin yang melihat tingkah sahabatnya itu akhirnya menjawab " Bukan dia Put tapi aku dari tadi Dimas itu menyindir ku karena kamu masih belum mau menerima ku" .
Aku yang mendengar jawaban dari Kevin hanya terdiam dan mematung tanpa satu kata pun keluar dari mulutnya.
"Dah gak usah di pikirkan bukannya kita kesini mau menikmati malam dan melihat bulan beserta bintang" ucap Kevin lagi sambil berjalan menuju sahabat dan adiknya.
akhirnya aku pun mengikuti mereka duduk di dalam pondok sambil bercanda dan menikmati suasana malam di desa yang tenang tanpa ada suara keributan dari kendaraan. hanya suara jangkrik dan binatang yang lain yang terdengar. aku sangat merindukan suasana tersebut dan aku pun turun dan berjalan ke tepi sawah.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya kakak semua
vote
like
and komennya ya kakak
__ADS_1
agar aothur lebih semangat lagi
makasih buat dukungannya 😘😘😘