Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 56


__ADS_3

Sesampainya di kampus aku pun pamit dengan Kevin sambil mencium tangannya dan Kevin pun mencium kening dan pucuk kepalaku.


" Nanti pulang kuliah Abang jemput ya, " kata Kevin.


" Gak usah Bang Putri pulang bareng Harum aja, " jawab ku sambil tersenyum.


" Ya udah Abang ke cafe ya, assalamu'alaikum." ucap Kevin.


" Ya, Bang Hati-hati ya Walaikumsalam. " jawab ku sambil melambaikan tangannya.


Setelah Kevin pergi aku pun berjalan menuju kelas, saat hendak masuk kelas terdengar Harum memanggilnya.


" Put.. Putri... tunggu sebentar, " ucap Harum sambil berlari kecil menyusul ku.


" Kenapa kamu Rum kok lari-lari gitu, " ucap ku kepadanya.


" Ya habis kamu dari tadi aku panggil gak dengar. " jawab Harum sambil mengatur nafasnya.


" Ya maaf deh, yok ah masuk. " ajak ku sambil menggandeng tangan Harum.

__ADS_1


Akhirnya kami pun masuk kedalam kelas. selang beberapa menit kami duduk dosen pun masuk, kuliah jam pertama pun di mulai.


Setelah beberapa jam kemudian kuliah pun berakhir, aku dan Harum pun keluar menuju kantin.


" Put pulang kuliah nanti jalan yuk, sekalian mau beli buku. " ucap Harum.


" Ya tapi sebelum itu temanin aku ke ruangan prodi dulu ya mau lapor kalau aku sudah aktif lagi kuliah. " jawab ku padanya.


" Ok sayang, yuk kita ke kantin, " ucap Harum.


Setelah sampai di kantin aku pergi mencari tempat duduk sementara Harum memesan makanan.


setalah selesai memesan makanan Harum pun menghampiriku. Saat asik bercerita tiba-tiba seseorang datang menghampiri dan berkata, " Eh kamu ya yang bernama Putri dari jurusan manajemen bisnis, " ucap Dinda, Dinda adalah senior di kampus mereka dia 1 tahun di atas Putri.


" Aku cuma mau peringatkan kamu ya jangan pernah dekat-dekat dengan Kevin ya tadi aku dengar kamu pergi ke kampus bersama dia, " ucap Dinda,


Aku hanya tersenyum sementara Harum tertawa sambil berkata, " Apa hak kamu melarang Putri buat dekat dan jalan dengan Bang Kevin. "


" Ya lah Dia itu gebetan aku jadi kamu jangan macam-macam. " jawab Dinda.

__ADS_1


" Hahahaha udah deh kak kalau mimpi jangan ketinggian, macam Bang Kevin mau aja Sama kamu. " ucap Harum sambil tertawa keras.


" Eh kamu jaga ya sikap kamu aku senior di kampus ini jadi jangan membantah. " kata Dinda yang mulai kesal.


Harum pun mulai kesal, saat Harum hendak mengatakan semuanya aku pun menahannya dan aku pun berkata, " Ya kak akan aku ingat apa yang kakak katakan, sekarang apa boleh kami makan karena makanan kami sudah datang, "


" Awas aja kalau sampai aku lihat kamu lagi, " ucap Dinda kemudian mereka pun pergi.


Aku hanya tersenyum dan melanjutkan makannya sedangkan Harum meradang, " Put kenapa gak kamu bilang aja sih, yang seharusnya yang menjauhi Abang itu dia bukan kamu. " ucap Harum geram.


" Biar aja nanti dia juga tahu sendiri, " jawab ku sambil tersenyum.


" Ya juga ya, " ucap Harum tersenyum.


Setelah makan kami pun kembali ke kelas karena masih ada satu mata kuliah lagi.


beberapa jam berlalu jam kuliah pun berakhir, akhirnya aku dan Harum keluar kelas menuju ke cafe. karena sebelumnya Kevin sudah mengirim pesan kalau sudah selesai kuliah temui dia ke cafe baru pergi ke mol xx.


Sesampai di cafe aku dan Harum langsung masuk ke ruangan Kevin. tanpa di sadari ternyata sepasang mata telah memperhatikan dari kami datang sampai masuk kedalam ruangan, ya dia adalah Dinda ternyata dia juga ada di cafe tersebut.

__ADS_1


Jangan lupa vote, like dan komentar nya ya Teman-teman semuanya


terimakasih atas dukungannya 🥰🥰😘😘😘


__ADS_2