Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 80


__ADS_3

Hari demi hari hari telah kami lalui semua rintangan dan ujian untuk lulus sudah kami lewati kini tibalah saat yang sudah di nanti-nanti Hari wisuda karena setelah hari ini kami akan lebih sibuk lagi.


Semua mahasiswa/wi sudah mulai terpanggil tiba saat nama Harum di sebut ada kebanggaan tersendiri bagi kami karena kami bisa menyelesaikan pendidikan kami dalam waktu yang singkat, aku dan harum menyelesaikan pendidikan dalam 3 tahun setengah.


Kini gelar sarjana telah kami sandang Aku sangat bahagia karena aku bisa mencapai impian ku meski ini baru awalnya tapi sudah membuat ku bahagia. karena aku tak pernah membayangkan akan secepat ini.


Setelah selesai acara wisuda aku dan keluarga merayakannya di kafe suami ku kami membuat syukuran kecil dengan menggratiskan setiap pengunjung yang makan hari itu.


Ada rasa syukur nya yang pernah aku harapkan sebelumnya, mendapatkan suami baik, sabar dan penyayang serta menyelesaikan pendidikan dengan cepat serta akan menjadi seorang ibu.


Aku tak berharap yang lain hanya kebahagiaan semua orang terutama keluarga ku. kini tiba lah hari yang sangat di tunggu-tunggu oleh Harum di mana dia akan berubah status dari Anak menjadi Istri dan di hari yang bahagianya itu Harum menangis saat meminta restu dari abangnya dan tangisnya pecah saat ia meminta Abang nya menjadi walinya.


Mama ina pun tak lagi sanggup menahan air matanya ia berkata dalam hatinya. *suamiku semoga kau bahagia di sana, lihat gadis kecil kita kini telah dewasa sebentar lagi dia akan menjadi seorang istri. Andai kamu di sini kamu akan melihat berapa cantik nya gadis kecil kita dan kamu juga akan langsung menjabat tangan yang akan menggantikan mu tuk menjaganya. sayang berbahagialah kamu di sana karena tugas mu telah ada yang menggantikan, akan ada tangan yang akan menjaganya, menyayanginya dan melindunginya. kalau kini aku di panggil tuk bertemu dengan mu aku sudah siap. *


Acara ijab kobul pun berjalan dengan hikmat dan lancar kini Har telah sah menjadi istri dari Dimas, kini kedua pasangan ini bahagia menunjukkan senyum di wajahnya menyambut para tamu yang datang.

__ADS_1


Ya konsep dari pernikahan Harum modren, karena Harum gak mau terlalu ribet. karena adat Jawa sangat-sanagat ribet menurut harum.


Hari pun semakin sore para tamu undangan pun sudah mulai pulang satu persatu. kini tunggallah kami keluarga besar duduk bercengkrama di dalam gedung resepsi.


setelah beberapa menit kami pun pulang ke rumah karena masih ada rangkaian acara lagi yaitu acara syukuran kehamilan Putri. di rah acaranya pun berjalan dengan lancar dan hikmat.


Malam pun menjelang suasana pun menjadi sepi kini hanya ada 3 keluarga yang duduk bercengkrama menikmati malam ini, terlihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah pengantin baru memberikan aura positif setiap orang yang melihatnya.


" Rum dah malam sekarang kamu istirahat ke kamar, " ucap mama pada Harum.


sementara Dimas masih mengobrol dengan para bapak-bapak yang ada di sana. karena suah lelah tanpa aku sadari aku tertidur di sofa yang ada di ruang tamu dengan lembut kevin mengangkat ku dan membaringkan ku di atas kasur dan menyelimutiku, kemudian dia keluar kembali tuk bergabung dengan semua orang.


Hari pun semakin larut akhirnya semua orang kini pergi ke kamar masing-masing untuk mengistirahatkan badan nya yang telah lelah seharian sibuk dengan semua acara.


☘☘☘☘☘☘

__ADS_1


Pagi ini seperti biasa semua orang bangun dan melaksanakan sholat subuh, setelah selesai sholat subuh aku dan kevin pun turun kebawah.


saat sampai di bawah aku melihat 3 wanita cantik sedang asik memasak di dapur dan aku pun menghampiri dan berkata, " Wah ada yang bangun pagi ni, " goda ku kepada Harum yang sedang asik membuat minuman untuk semua orang.


Mama dan ibu hanya tersenyum mendengar goda ku sedangkan Harum menunduk malu karena selama ini dia gak pernah bangun pagi dan membantu di dapur.


" Ternyata gelar istri ini bagus juga ya ma bisa buat pemalas jadi rajin. " goda ku lagi pada nya sambil memeluk mama dari belakang.


Hari yang mendengar itu langsung mengejar ku dan berkata, " Memangnya kamu aja yang bisa aku juga dong, " ucapnya dengan senyum liciknya.


" Ya ya ya kita lihat berapa nilai minuman mu," jawab ku sambil tertawa sekaligus mengunhatkannya kalau minumannya dah mau dingin.


" Ok lihat aja nanti, " ucapnya sambil membawa nampan berisi minuman ke ruang tengah.


" Kamu ini ya Put suka kali menggoda adik nya," ucap Ibu sambil mencubit pipiku.

__ADS_1


" Aww sakit buk, " rengek ku.


__ADS_2