
aku terbangun karena haus ku lihat jam di atas meja di samping kasur menunjukkan pukuk 11 siang, aku oun turun dari atas kasur menuju kamar mandi kulihat wajah seseorang yang sangat ku kagumi yg tertidur pulas dan tenangnya.
setelah mandi aku turun kebawah, aku membuka kulkas melihat bahan makanan apa saja yyang ada karena ku ingin membuat sesuatu yang segar.
setelah kukeluarkan semua yang ada aku mulai membuat sup ayam dan salad buah, setelah sekesai ku naik ke atas untuk memanggil bang Kevin. sesampai di atas ternyata dia sudah bangun dan bersiap-siap .
" Hmm dah rapi aja, abang mau pergi ya," ucapku seraya merapikan leher kemejanya.
" Ya sayang tadi abang dapat telfon dari cafe katanya ada bahan masuk dan andi lagi gak di cafe karena ada urusan keluarga," kljawabnya sambil mencium kening ku.
" Ya udah sebelum pergi makan dulu ya tadi Putri sudah masak ."
Kami pun turun untuk menikmati makan siang,setelah selesai makan Kevin pamit tuk berangkat, setelah mengantarnya keluar aku masuk dan merebahkan badan ku di sofa sambil menonton TV.
karena bosan aku menghubungi ibu ku dan kami pun berbincang- bincang tanpa kusadari hari sudah mulai sore saat ku kihat jam di dinding aku baru sadar kalau belum sholat zuhur,aku bergegas ke kamar dan melaksanakan sholat zuhur.
setelah selesai aku turun kebawah tuk menikmati sore yg mulai mendung di teras rumah karena mama mertuaku sedang tidak di rumah, rumah pun terasa sepi.
saat ku sedang melamun ku mendengar suara yang mengagetkan ku ternyata mama mertua ku yang menyapa seraya berkata," Asslamuallaikum sayang," ucapnya.
__ADS_1
" Walaikumsalam Ma, kok mama gak bilang kalau pulang," jawabku sambil meraih tangannya dan menciumnya.
" Ya ini dadakan tante mu minta ke sini dan bertemu sama kamu Put," ucapnya sambil duduk di sampingku.
" Trus tante nya mana Ma ?" tanya ku sambil melihat sekeliling.
" Bentar lagi juga datang tadi katanya mau mampir ke supermarket dulu jadi setelah mengantar mama dia pergi bersama supir." jawabnya .
" Oo ya udah yuk masuk Ma, pasti mama capek kita istirahat di dalam ." ucapku sambil menggandeng tangan mama mertuaku.
" Bagaimana kondisi kamu dan calon cucu mama," tanya nya sambil merebahkan badannya di atas sofa yang ada di ruang tengah .
" Bisa aja kamu ini, oya orang nya mana kok gak kelihatan." tanya nya sambil mengedarkan pandangan kesekeliling rumah.
" Abang lagi di cafe ma tadi ada bahan makan yang masuk trus bang andi lagi ada urusan ya udah dia deh yang turun tangan," jawabku sambil tersenyum.
" Oya kamu sudah makan Put?"
" Udah tadi mah, apa mama mau makan, biar Putri masakkan sesuatu." tanya ku .
__ADS_1
" Gak usah sayang tadi mama sudah makan di jalan, kalau gitu mama mau ke kamar dulu ya mau mandi gerah soalnya. " seraya berdiri.
" Oya klau nanti tante kamu datang antarkan dia ke kamar tamu ya," ucapnya lagi sambil berjalan ke kamarnya.
" Ok ma,"
Aku berjakan ke dapur tuk melihat aoa masih ada bahan makanan tuk makan malam,ternyata sudah tidak ada bahan makan aku baru sadar kalau tadi siang cuma ada sayur dan ayam saja.
aku pun menghubungi Bang Kevin tuk membelikan beberapa bahan makan tuk makan malam. saat ku hendak kekamar tantenya Kvin sampai di depan rumah aku pin membukakan pintu dan mengantar nya ke kamarnya.
kemudian aku pun kembali ke kamar tuk mandi dan melaksanakan sholat ashar. setelah selesai sholat ashar aku turun dan ternyata bang Kevin dan yang lainnya sudah dudk di ruang tengah.
aku menghampirinya dan bertanya," Bang jadi abang beli pesanan Putri tadi." tanya ku sambil berdiri di saampingnya.
" Sudah sayang tuh lagi di masak sama bibi," jawabnya .
" Oo ya udah aku kedapur dulu mau lihat," ucapku namun saat ku mau pergi Kevin meraih tanganku dan berkata,
" Gak usah sini aja duduk, kan ada bibi yang masak," jawabnya sambil menariiku di pangkuannya.
__ADS_1
" Apa sih bang akan Putri malu ada mama sama tante," ucapku sambil berdiri dan duduk di samping nya dengan wajah memerah. yang lain jlhanya tertawa melihat tingkah ku yang menurut mereka lucu.