Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 34


__ADS_3

"Ya Pak Putri tau tapi Putri belum dapat jawabannya"


" Ya nak kamu bawa sholat isthikoroh dulu sana biar kamu dapat jawaban yang pasti jangan lupa minta sama Allah tuk di mantap kan hati untuk setiap jawaban yang akan Allah berikan, karena Allah yang membolak-balikkan hati manusia " ucap Buk Asih


" Ya Buk Aamiin, Putri ke kamar dulu Ya Buk Pak"


Pak Joko dan Buk Asih mengangguk tanda setuju mereka pun masuk ke kamar merak masing-masing.


Di dalam kamar Putri terus memikirkan tentang lamaran Kevin hingga dia sadari dia pun terlelap.


Azan Magrib pun berkumandang membuat semua insan terpesona, Putri pun bangun dari tidurnya dan berjalan ke kamar mandi untuk berwudhu setelah selesai Putri pun melaksanakan sholat Magrib setelah selesai sholat Magrib Putri pun keluar kamar menemui Ibu nya yang sedang asik di dapur.


"Buk lagi buat apa ? " tanya Putri


"Ibu lagi buat kue buat Bapak kata Bapak dia pengen makan itu " jawab Buk Asih


"Oo Putri bantu ya Buk"


" Ya Put kamu lanjutkan masak kue nya Ibu panasin sambal dulu ya buat kita makan malam"


" Ya Buk "


Putri dan Ibu nya sibuk di dapur menyiapkan makanan buat makan malam, sedangkan Pak Joko dan kedua adiknya asik berbincang bincang di ruang tengah sambil menonton TV.

__ADS_1


masakan pun siap Putri dan Ibu menatanya di atas meja makan, setelah itu Putri memanggil Bapaknya dan adiknya tuk makan malam.


mereka pun menikmati makan malam dengan nikmat tanpa ada suara sedikit pun, setelah selesai makan Ibu, bapak dan adiknya kembali ke ruang tengah Putri pun menyusul setelah selesai membereskan meja dan mencuci piring bekas makan tadi sambil.


Putri pun membawa kopi dan juga kue yang di bikin nya dan Ibu Asih ke ruang tengah sebagai teman nonton.


"Buk... Pak.. putri ke kamar dulu ya, kepala Putri sedikit pusing" ucap Putri


" Ya nak kamu istirahat gih sana " jawab Buk Asih


Putri pun berjalan ke kamarnya dengan sempoyongan ya sejak pulang dari jalan bersama Daniel kepala Putri terasa berat cuma dia tidak mau bilang kepada orang tuanya di tambah lagi masalah lamaran Kevin membuat nya semakin pusing.


memang Kevin tidak mendesaknya cuma dia juga gak mungkin menggantung nya. setelah berbaring Putri melihat ponsel terdapat 7 panggilan tak terjawab dari Harum. akhirnya putri menghubungi nya kembali.


" Walaikumsalam Put, kamu kemana aja sih kok aku telfon dari sore gak di angkat, "


"Maaf ketiduran dan hp ku cas habis itu aku keluar kamar dan gak ada pegang hp"


" Put kamu baik-baik ajakan kok suara kamu lain gitu " ucap Harum panik


" Aku gak apa kok rumah cuma kepala ku sedikit pusing aja paling istirahat sebentar juga dah hilang "


" Yakin kamu Put, dah minum obat kamunya pasti belum kan kebiasaan kamu ini " ucap Harum sambil kesel

__ADS_1


" Ya nantik aku minum obat kamu gak usah khawatir aku gak apa apa"


" Ya udah kamu istirahat gih biar enakan "


" Ya rumah aku tidur dulu ya Assalamuallaikum"


" Walaikumsalam " jawab Harum


setelah sambungan telepon nya terputus Putri pun terlelap.


pukul 3 putri terbangun karena kepalanya terasa sangat sakit hingga ia tak sanggub menahannya akhirnya Putri pun teriak dan memanggil Ibunya.


" Buk... Buk... " ucap Putri sambil memegangi kepalanya


"Brukkkk" Putri pun ambruk di depan kamar orang tuanya, Ibunya yang keluar dari kamar setelah mendengar suara kaget melihat anak nya jatuh pingsan di depan kamarnya, Buk Asih pun teriak memanggil Pak Joko.


" Pak.. Pak... tolong anak kita Pak, Put kamu kenapa nak Pak cepetan " ucap Buk Asih panik


kedua anak nya juga bangun dan melihat kakaknya tergeletak di pangkuan Ibunya.


"Buk kak Putri kenapa ?" ucap Randi


" Ibu juga gak tau cepat bantu Bapak buat angkat kakak ke kamarnya " ucap Buk Asih

__ADS_1


__ADS_2