
Saat Randi dan Kevin sholat tiba-tiba ku terbangun dan merintih kesakitan Kevin dan Randi segera mendekatinya.
" Akhhhh sakit.. " ucap ku sambil memegang kepalaku.
" Put... "
"Kakak.... " ucap Kevin dan Randi bersamaan.
" Bang sakit kepala Putri gak kuat rasanya " ucapnya lirih.
" Kamu yang sabar ya, bang dan Randi ada di sini " ucapan Kevin menenangkan ku.
Randi langsung berlari keluar untuk memanggil dokter karena kakaknya merintih kesakitan, Randi sangat menyayangi kakak nya dia gak mau kakaknya Kenapa-napa.
"Dokter.... dokter... " ucap Randi menghampiri meja perawat
" Sus kakak saya kepalanya sakit lagi sekarang dia sedang kesakitan bisa tolong di cek "
" Baik dek sebentar ya saya panggil dokternya" jawab perawat
Randi beserta dokter dan perawat datang ke ruangan rawat ku, kemudian dokter langsung memeriksa ku dan memberikan suntikan pereda nyeri.
" Dok bagaimana dengan kakak saya " ucap Randi
" Gak usah khawatir saya sudah memberikan pereda nyeri jadi sudah tidak Apa-apa, besok pagi kita laksanakan operasinya kalau gitu saya permisi dulu" jawab dokter Faisal
" Baik dok, Terima kasih ya Dok"
" Ya sama-sama" jawab Dokter Faisal
__ADS_1
Randi kembali duduk di kursi yang telah di sediakan di ruangan tersebut sementara Kevin berdiri di samping kasur ku sambil memperbaiki selimut ku.
Saat mereka sedang istirahat azan subuh pun berkumandang untuk mengingatkan umat muslim tuk bangun dan melaksanakan perintah yang Maha Kuasa.
Kevin dan Randi melaksanakan sholat subuh berjamaah di dalam ruangan inap. setelah selesai sholat subuh mereka berbincang-bincang, saat sedang asik aku pun terbangun dan bertanya " dek sudah jam berapa kakak mau sholat subuh "
" Sudah jam 6 kak, kalau kakak mau sholat biar Rendi bantu wudhu nya "
" Ya dek "
Randi pin memapah ku ke kamar mandi setelah selesai wudhu aku pun melaksanakan sholat subuh sambil duduk di atas kasur.
tidak lama setalah selesai sholat dokter dan perawat pun masuk ke dalam ruangan untuk memeriksa dan berkata, " Assalamu'alaikum Putri bagaimana keadaan mu sekarang" tanya dokter Faisal
" Walaikumsalam dok, masih sedikit nyeri kepalanya dok"
" Tensinya normal dan Putri pagi ini puasa ya kita akan melaksanakan operasi buat pengangkatan tumornya jam 10 nanti ya, "
" Begini Putri tumor yang ada di kepala itu bersifat jinak dan Putri juga masih tergolong baru dan kecil jadi insyaallah gak akan kembali lagi."
" Putri tenang aja ya gak usah khawatir dan kita sama -sama berdoa semoga Allah melancarkan dan Putri bisa sembuh total "
"Aamiin Putri berharap juga seperti itu dok"
" Kalau gitu kamu jangan banyak pikiran dan sekarang istirahat aja untuk operasi nanti ya "
" Ya dok makasih ya dok"
" Ya sama-sama Putri"
__ADS_1
dokter pun keluar dari ruangan ku, setelah mendengarkan penjelasan dari dokter membuat semuanya merasa lega. tidak lama setelah dokter keluar ibu dan Bapak serta mama Ina dan Harum pun datang kemudian masuk kedalam ruangan ku.
" Assalamu'alaikum " ucap mereka serentak
" Walaikumsalam" ucap ku, Rendi dan Kevin serentak.
" Bagaimana keadaan kamu nak " ucap Ibu kepada ku.
" Nyerinya masih terasa sedikit buk tapi dah gak apa apa" jawab ku sambil tersenyum.
" Oya Ren Apa kata dokter " tanya Bapak.
" kata dokter kakak akan melaksanakan operasi jam 10 nanti pak " jawab Rendi
" Oo gitu terus Putri puasa dong ya sekarang " ucap mama Ina
" Iya tan" jawab ku.
" gak Apa-apa kamu yang rileks ya sayang kita berdoa semoga dilancarkan semuanya"
ucap mama Ina
" Aamiin makasih ya tante"
" Oh ya ini ibu bawa kan sarapan dan pakaian buat kalian berdua sekarang kalian makan dulu habis itu ganti pakaian. " ucap kepada Rahmad dan Kevin.
" Ya makasih buk" ucap Kevin
" Ya sma- sama"
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak ya teman teman
vote like and komennya ya 😘😘