
Sesampainya di bawah kami langsung duduk di meja makan dan menikmati sarapan hari ini. Selesai makan aku dan Harum membersihkan meja dan saat mencuci piring Harum bertanya, " Put aku dengar katanya abang mau ke luar kota ya, "
" Ya Rum karena kalian mau bulan madu jadi abang sendiri yang pergi, "
" Kamu gak apa di tinggal, kan lumayan lama lo sekitar 2 mingguan, " tanya Harum.
" Ya gak apa lah kan abang pergi kerja lagian di sini kan ada nama yang temenin aku. " jawab ku santai.
" Hamm kalau gitu aku tunda aja kali ya pergi bulan madu nya atau aku sama kak dinas aja yang pergi sekalian bulan madu, gimana kak? "
" Kakak gak masalah, boleh juga tu. " jawab Dimas.
" Udah gak usah yang ada nanti kerjaan nya berantakan gara-gara bermesraan mulu, " timpa Kevin.
" Ye gak apalah kan dah halal, " ucap Harum.
" Lagian abang gak usah khawatir kita profesional kok, kerja ya kerja habis kerja ya... " ucap Harum sambil tersenyum.
" Dah pandai sekarang ya, Hati-hati Dim bisa-bisa kamu kualahan, " Hahaha ucap kevin sambil tertawa.
" Ish apa sih abang ini, ma.. lihat tu bang Kevin gangguin aku, " ucap Harum sambil merengek ke mamanya.
" Eh kamu ini udah menikah gak malu apa, gak usah kayak anak-anak deh. sekarang makan aja sarapannya, " ucap mama sambil tersenyum.
__ADS_1
Dimas hanya tersenyum dan membelai rambut istrinya itu.
" Oya Vin kapan kamu berangkatnya, " ucap mama lagi.
" Rencana nya besok siang ma, " jawab kevin sambil membersihkan bibirnya.
"Brapa lama kamu perginya, soalnya mama juga mau ke jogja karena tante kamu di sana lagi sakit. " tanya mama.
" Hamm paling lama 15 hari mah, kapan tante sakit ma, " jawab dan tanya Kevin.
" Kemarin dia bilang mama bisa gak ke Jogja dia kangen katanya habis itu dy bilang dia lagi perawatan di rumah karena sakit stroke nya. " jawab mama sambil merapikan meja sementara kami membersihkan peralatan yang di pakai tadi.
" Oo gitu ya mah, Kevin bingung juga ni karena Kevin belum lihat seperti apa keadaan di sana, " ucap nya dengan nada berat.
" Boleh juga tu kak, " timpal Harum yang baru datang dari dapur.
" Apa gak masalah kalau kak Dimas yang pergi, " tanya ku sambil duduk di samping Kevin.
" Ya gak masalah lah Put, lagian semua proyek kakak yang tau. " jawabnya sambil menaik turunkan alis nya.
" Ya udah kalau gitu, kalau kalian memaksa silahkan, " jawab Kevin dengan nada santai.
" Maaf ya sayang, habis kamu bilangnya mendadak sih mama sudah janji duluan sama tante kamu, " Ucap Mama dengan nada bersalah.
__ADS_1
" Gak apa-apa Ma, gak usah sedih gitu kan dah ada yang gantikan. " jawab Harum sambil memeluk mama dari belakang.
Mama tersenyum sambil memegang tangan ku. kemudian Mama berkata, " Ya udah kalian di sana jaga diri dan jangan lupa pulang bawa kan mama cucu, "
" Mama..... ," jawab harum sambil memanyunkan mulut nya. kami semua tertawa.
Semua orang kini telah melaksanakan kegiatan nya masing-masing, sementara aku asik rebahan di kamar sambil membaca novel kesukaan ku.
saat sedang asik membaca Harum datang menghampiri ku dan berkata, " Put ke Mol yuk bosan ni, " ucapnya dengan wajah sedih.
" Gak ah males aku lagi gak mau kemana-mana, " jawab ku tanpa menghiraukan nya. dengan kesal Harum menarik buku ku dan meletakkannya kedalam laci.
" Harum sini in buku nya aku kan lagi asik baca." ucap ku kesal.
" Ayo lah Put, aku sekalian membeli perlengkapan untuk berangkat besok. " jawabnya sambil melihatkan raut wajah memohon.
Dengan rasa iba akhirnya aku dan Harum pergi ke mol, dan sebelumnya kami juga sudah berpamitan kepada mama dan para suami.
**Maaf ya teman-teman agak lama up nya, karena covit makin meningkat jadi kelehan menangani pasien.
Terima kasih sudah tetap setia menunggu dan Terima kasih atas segala dukungannya.
semoga covit cepat hilang dan teman-teman di lindungi oleh Allah. aamiin. love you all 😘😘😘**
__ADS_1