Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 86


__ADS_3

setelah hampir seharian kami mengacak-acak mol, akhirnya kami sampai di rumah karena merasa lelah aku pun terlelap tanpa ku sadari kevin ternyata sudah pulang.


saat ku terbangun aku melihat sosok orang yang sangat ku cintai berada di samping tertidur pulas sambil memeluk ku, entah sejak kapan dia berada di samping ku. ku merasakan kebahagiaan yang tiada tara.


ku lihat jam di dinding menunjukkan pukul 11 malam, ternyata aku sudah lama terlelap dan melewatkan makan malam. aku turun kebawah karena aku merasa sangat lapar, saat aku sampai di bawah ku mendengar sesuatu di kamar mama mertua ku.


Aku mendekati kamar nya dan mengetuk pintu sambil memanggilnya, " Mama apa mama belum tidur, putri masuk ya. "


" Ya sayang masuk aja, " jawab nya dengan lirih.


" Mama kenapa, Apa mama sakit??" ucap ku sambil duduk di tepi ranjangnya.


" Tidak sayang, Mama hanya sedang rindu dengan mendiang almarhum Papa. " jawabnya sambil tersenyum kecil.


" Saat mama melihat kalian berkumpul pagi ini sambil tertawa dan melemparkan guyonan Mama merasa sudah semakin tua, kini Anak-anak mama sudah besar-besar dan sudah memliki kehidupan masing-masing, Apa lagi sebentar lagi mama akan mendapatkan cucu pertama mama membuat mama sangat bahagia. " Lanjut nya.


" Andai Papa ada di sini dia juga akan merasakan kebahagiaan ini, " Ucapnya sambil mengelus lengan ku dan aku pun memeluk nya.


" Ma.. Jangan khawatir Papa di sana pasti bahagia saat melihat kebahagiaan kita, Putri yakin Papa sedang mendoakan kita dari sana dan merasakan kebahagiaan yang kita rasakan. " Jawab ku memberikan Mama semangat.


" Ya sayang makasih ya, mama bahagia Kevin bisa menikah dengan kamu. ini juga adalah impian dari Papanya Kevin, " ucapnya sambil memegang pipiku.

__ADS_1


" Ma semua ini adalah takdir dari Allah karena Dia lah yang membuat jalan ceritanya nya. Kita manusia hanya bisa merencanakan, semuanya tergantung Takdir Nya. "


" Ya sayang, oya bukan nya tadi kamu tidur kenapa bangun apa karena mama, " tanya mama.


" Enggak mah tadi Putri haus dan mau minum gak sengaja mendengar mama menangis, makanya Putri ke sini, " jawabku.


" Ya sudah sekarang kamu tidur lagi ya, " ucap mama sambil mengelus kepalaku.


" Ya mama juga tidur, bukan nya besok mama juga mau berangkat ke tempat tante. "


" Ya selamat malam. "


" malam ma, "


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Pagi ini terasa sepi karena semua orang telah berangkat ketempat tujuan mereka masing-masing.


setelah sarapan pagi ini mama dan juga Harum serta Dimas berangkat ketempat tujuan mereka masing-masing. serta Kevin berangkat ke kantor kini tinggallah aku sendiri berteman dengan TV.


karena merasakan bosan aku kembali ke kamar dan berbaring sambil membaca novel tanpa ku sadari aku pun terlelap.

__ADS_1


Saat ku terbangun aku mencium aroma yang sangat harum dan aku pun turun mencari sumber baunya. ku dapati sosok lelaki yang sangat ku kagumi sedang asik memasak di dapur dan aku menghampirinya sambil memeluknya dari belakang.


karena kaget Kevin menjatuhkan sendok dan menimpa kakinya. " Aduh, sayang kamu mengagetkan ku, " ucapnya sambil membalikkan badannya, aku hanya tersenyum manis.


" Ada apa ni tumben manja, " ucapnya lagi sambil mencubit hidung ku.


" Aduh. sakit tau bang, memangnya gak boleh kalau Putri manja sama suami sendiri, " jawab ku manyun dan melepaskan pelukanku.


" Ya boleh lah sayang, malah abang senang kalau bisa tiap hari. " ucapnya sambil kembali memelukku.


" Udah gak usah gombal, tuh sambalnya gosong, " jawab ku sambil berlari kecil ke arah meja makan.


Kevin hanya tersenyum dan melanjutkan masaknya, setelah selesai Kevin membawanya ke meja makan.


Kami makan dengan nikmatnya entah mengapa aku merasakan ini adalah makanan paling nikmat yang pernah ku makan, mungkin karena dia memasaknya dengan penuh cinta.


setelah selesai makan kami membersihkan meja dan peralatan yang di pakai tadi berdua. setelah itu aku dan Kevin kembali ke kamar. berbaring sambil bercerita, Kevin terus mengelus-elus perutku dan menciuminya.


aku merasa geli dan berkata, " Bang udah ah geli tau, "


dia terus saja menciumnya, tanpa di sadari kami pun menikmatinya dan berlanjut pada olah raga ranjang. karena kelehan kami pun tertidur pulas.

__ADS_1


**assalamu'alaikum Teman-teman semua Terima kasih sudah tetap setia menantikan kelanjutannya, maaf ya karena terlalu lama up nya. karena banyak tugas di dunia nyata.


Aku akan coba buat up terus, semoga kita semua sehat ya, aamiin**.


__ADS_2