
sesampai di kamar Harum kemudian menutupi bekas tanda kepemilikan yang di buat oleh Dimas dengan foundation, saat sedang asik memberikan foundation pada leher dimas datang dan berkata, " Sayang kamu sedang apa? " tanya nya dengan nada polos. Harum yang kesal hanya diam aja tanpa menghiraukan nya.
kemudian Dimas mendekat dan bertanya, " Mau aku bantuin dan maaf ya sayang, " ucapnya sambil memeluk dari belakang.
"Iss apaan sih kak, gak usah merayu deh lihat ni aku kan jadi malu tau untung gak ada putri sama bang Kevin kalau gak jga akan di ledekin, " jawab Harum sambil memanyunkan bibirnya.
Saat mereka sedang asik ngobrol tiba-tiba pintu kamar di ketuk oleh putri dan berkata, " Harum, kak Dimas makan malam dah siap yuk makan, " ucap putri di balik pintu.
" Ya Put duluan aja nanti aku sama kak Dimas nyusul. " Jawab Harum sambil berteriak dari dalam kamar.
" Yang cepat ya, awas kalau gak turun, " ucap ku sambil berlalu pergi meninggalkan kamar mereka.
Gak lama setelah aku turun Harum dan kak Dimas turun dengan Harum dan langsung menuju meja makan, mereka langsung gabung makan sementara kami sudah mau siap makan.
" Kok lama amat sih, ni kita dah mau siap makannya. " ucap ku pada mereka.
__ADS_1
" Is kepo, " jawab Harum sambil mengambil makanan buat Dimas.
kami pun makan dengan nikmatnya, dengan sesekali celotehan menggoda pengantin baru.
setelah makan aku dan Harum membereskan meja sementara pak suami pergi membicarakan bisnis di ruang kerja dan mama kembali ke kamar.
setelah selesai membereskan meja kami mengobrol sambil menonton TV dengan sesekali tertawa dengan topik pembicaraan yang gak jelas dan ngelantur. jam sudah menunjukkan pukul 9 malam para suami tak kunjung juga keluar dari ruang kerja, akhirnya kami memutuskan untuk tidur karena badan sudah merasa lelah.
selang beberapa menit setelah aku masuk kamar terdengar bang Kevin masuk kamar, karena aku sudah mengantuk aku tak menghiraukan nya. Bang Kevin langsung berbaring di samping ku dan berkata, " capek ya sayang, tidur yang nyenyak ya, " ucapnya sambil memeluk dan mencium keningku. setelah itu Kevin pun terlelap.
Pagi ini seperti biasa aku dan bang Kevin bangun untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah, setelah selesai aku membereskan perlengkapan sholat.
setelah selesai Kevin mengajak ku duduk di tepi ranjang dan berkata, " Put abang mau izin sama kamu rencana besok abang dengan Dimas mau ke Bandung untuk meninjau lokasi pembangunan hotel di sana, kamu gak apa ya abang tinggal dulu. " ucapnya dengan wajah sedih karena berat mau meninggalkan ku.
" Ya gak apa-apa kok Bang, memangnya berapa hari bang di sana, " Jawab dan tanya ku padanya.
__ADS_1
" Paling lama 15 hari sayang, gak apa kan atau abang suruh orang lain aja? " jawabnya.
" Gak usah bang, itu kan proyek abang jadi abang harus melihatnya langsung bagaimana kondisi di sana, Putri gak apa-apa kok bang lagian di rumah kan ada Harum dan mama jadi kamu gak usah khawatir ya. " Jawab ku sambil mengelus pipinya. kemudian Kevin mencium bibir ku dengan lembut, saat sedang menikmati ciuman yang di berikan oleh Kevin pintu kamar di ketuk oleh Harum dan berkata, " Bang Kevin, Putri yuk sarapan. " ucapnya di balik pintu.
" Ya Rum duluan aja nanti aku nyusul, " jawab ku dari dalam kamar.
Terlihat di wajah Kevin sedikit kesal dengan panggilan adiknya tadi dia pun bergumam, " Ganggu aja ni anak, gak jadi deh padahal dah kangen banget, " gumamnya sambil manyun.
" Abang kenapa kok manyun gitu, " tanya ku sambil mengelus pipinya.
" Gak ada, yuk turun dari pada nanti di PANGGIL lagi, " ucapnya sambil berlalu. aku hanya tersenyum melihat tingkah dari suami ku itu.
Akhirnya kami turun dan langsung menuju meja makan, di sana mereka sudah berkumpul dan memulai ritual makannya.
Maaf ya Teman-teman lama up nya coz nya lagi banyak tugas ni, semoga Teman-teman selalu dalam lindungan Allah dan sehat selalu. jangan lupa vote, like dan komennya ya,.
__ADS_1
terimakasih atas dukungannya dan suport nya selama ini love you all 🥰🥰😘😘