
Setelah selesai menghubungi orang tua ku aku pun merebahkan sebentar tubuh ku di atas kasurnya, karena cukup lelah aku pun tanpa sadar telah tertidur di samping Harum.
___________
di tempat lain Kevin masih memikirkan pertemuannya dengan Putri tadi, saat dia asik melamun Dimas pun datang mengejutkannya sambil menepuk bahu sahabatnya itu.
" Hey apa yang sedang Kevin Atmaja fikirkan ni tentang bisnis atau tentang wanita, tapi kalau wanita ini momen langka banget ni, "
"Apa sih lo dim gak jelas, dah ah gue pulang dulu Lama-lama disini pusing gue lihat lo, " ucap Kevin sambil mengambil tas ranselnya dan menyandang nya.
" Wes santai bro, tunggu gue dong gue mau nebeng ni, " jawab dan ucap dimas sambil berlari kecil mengejar sahabatnya tersebut.
Akhirnya mereka pun pulang ke rumah dengan Kevin mengantar Dimas terlebih dahulu.
sesampai di rumah Kevin langsung masuk ke dalam kamarnya, hari ini menguras banyak tenaga nya. setelah selesai membersihkan badan Kevin merebahkan badannya sebentar sebelum ia pergi ke cafe.
Aku pun terbangun saat ku lihat jam di ponsel ku aku pun terkaget,
" Ya ampun udah jam segini mana aku belum nemu kost lagi. " ucap ku sambil duduk di tepi kasur.
" kamu kenapa sih Put bikin kaget aja, " Ucap harum sedikit manyun karena kaget.
" Ya Maaf aku juga kaget karena aku belum dapat kost hari sudah sore banget, "
" Oo tenang aja tadi sebelum kamu masuk kamar aku udah bilang ke Abang ku buat carikan kamu kost dan kata nya udah ada nanti kita tinggal ke sana buat lihat, "
__ADS_1
" Yang benar kamu Rum, tapi mahal gak karena aku gak punya uang kalau mahal, " kata ku sambil tersenyum.
" Gak kok kata Abang murah cuma 800rb aja perbulan nya, "
" Ya udah yuk kita lihat sekarang, " ucap ku dengan antusias.
"Sabar dong, aku mandi dulu ya mang nya kamu gak mau mandi dulu " ucap Harum sambil berlalu ke kamar mandi.
Aku hanya tersenyum dan menjawab dengan anggukkan. Beberapa menit kemudian Harum keluar kamar mandi memakai jubah handuk dan mengambil pakaian di dalam lemari.
kemudian Aku pun berlalu ke kamar mandi sambil membawa pakaiannya kedalam kamar mandi yang sudah ku siapkan tadi.
setelah selesai aku dan Harum pun keluar kamar menuju ruang tengah di sana telah ada mamanya terlihat sedang bersantai.
" Ya ampun Harum kamu mengagetkan mama aja, Oya dah rapi aja ni mau kemana kamu" tanya mamanya Ina sambil menghadap ke Harum.
"Harum sama Putri mau ke luar ya ma mau lihat kosan untuk Putri. " jawab Harum sambil meraih tangan mama nya sambil menciumnya.
" Ya sayang memangnya sudah dapat kosannya kalau belum kamu tanya abang gih mana tau kosan yang di dekat kampus masih ada yang kosong. " ucap mama Harum.
" Ya mama sayang memang kost yang di sana mau Harum lihat tadi dah di bilang sama abang, kalau gitu kita pamit ya ma... " jawab harum dengan senyum manja nya.
" Kami pergi dulu ya tante assalamuallaikum... " ucap ku dengan sopan.
" ya sayang walaikumsalam kalian hati hati ya kamu Jagan ngebut ngebut bawa mobilnya" ucap mama Ina.
__ADS_1
Harum hanya di jawab dengan tangan yang membulat seperti Oke, kami pun masuk ke dalam mobil menuju kost kosan yang di maksud oleh Harum.
Setelah kami sampai aku terpana dengan gedung kostnya yang megah, lalu aku di Kaget kan oleh Harum sambil berkata, " Mau disini aja, "
Aku hanya tersenyum dan kami pun berjalan menuju tempat penjaga Kost-kosan nya.
"Hay pak Ahmad, pa kabar ni... " ucap Harum menyapa pak Ahmad selaku penjaga kost kosan tersebut.
"Ucap salam atuh neng, kabar bapak baik neng ada pa ini tumben si eneng kemari... " ucap pak Ahmad dengan logat sundanya karena pak Ahmad orang Sunda.
"Hehehe ya maaf deh pak, ini Harum mau lihat kamar yang kosong buat sahabat harum yang mau ngekost di sini kata abang tadi ada yang kosong. " jawab Harum sambil menunjuk ku yang dari tadi hanya diam di belakang nya.
" Ya neng jadi ini teman neng yang mau tinggal disini, gelis pisan temennya neng siapa namanya.. " ucap pak Ahmad sambil menyodorkan tangannya.
Aku pun menyambut dan mencium tangan pak Ahmad sambil berkata " saya Putri pak"
" Ya udah atuh mari kita lihat kamarnya... " ucap pak Ahmad sambil berjalan dan mempersilahkan kami t kkuk ikut dengannya.
kami pun mengikutinya di belakang menuju tangga karena kamar yang kosong itu terdapat di lantai 2. setelah sampai di lantai 2 kami pun masuk ke kamarnya terletak di paling ujung koridor.
"Silahkan neng dil lihat lihat dulu, bapak tinggal dulu ya nanti kalau ada apa apa hubungi aja bapak" ucap pak Ahmad sambil keluar meninggalkan kami di dalam kamar yang cukup luas dan di sana lengkap dengan perabotannya.
" Ya Ampun Rum ini bagus banget dan pasti mahal, mana mungkin seperti yang kamu bilang tadi.. " ucap ku kepadanya.
Jangan lupa vote dan like serta komennya ya Teman-teman 🥰😘
__ADS_1