Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 35


__ADS_3

Bapak , Rendi dan Rahmad membopong ku ke kamarnya, sesampainya di kamar aku di baringkan di atas kasur.


Ibu pundatang dengan membawa minyak angin dan di taruh nya di dekat hidung ku, dengan panik Bapak langsung pergi ke rumah Buk Dokter yang tak begitu jauh dari rumahnya di temanin oleh Rahmad. sedangkan Randi membuat teh hangat untuk kakaknya.


setelah beberapa menit aku pun sadar Kemudian ibu memberikan ku minum teh yang dibuatkan Randi tadi.


"Alhamdulillah kamu dah sadar nak, ini minum dulu teh nya" ucap Ibu sambil membantu ku untuk meminum teh nya.


"Sekarang apa yang sakit nak " ucap nya lagi


"Kepala Putri rasa mau pecah Buk dan badan Putri juga panas dingin rasanya. " jawab ku.


Ibu pun memijat kepala ku dengan lembut, tidak lama Bapak pun datang dengan Dokter Sandra, kemudian Dokter Sandra pun memeriksa ku, sedangkan Bapak dan ibu menunggu ku di luar dengan gelisah.


Setelah selesai memeriksa Dokter sandra pun keluar dari kamar ku kemudian Ibu langsung bertanya pada Dokter tanpa jeda "Dokter gimana keadaan anak saya dan dia sakit apa tadi sore dia baik baik aja ?"

__ADS_1


"Putri hanya kecapean Buk dan sakit kepala yang dia alami itu karena kurang istirahat di tambah lagi dia suka melalaikan makan makanya assam lambung nya naik dan membuat kepalanya pusing dan sakit tapi karena rasa pusing nya mendadak dan seperti berputar ,Dari gejalanya dan yang di rasakan sepertinya Putri mempunyai Vertigo" ucapnya menjelaskan panjang lebar.


"Apa itu Vertigo Dokter apa itu parah?" tanya Ibu kepadanya.


"Gak Buk cuma Putri gak bisa berfikir secara keras dan juga dia tidak bisa mendapatkan tekanan yang begitu besar itu yang membuat kepala nya sakit" jawab Dokter


" Oo seperti itu ya Dok, jadi saya harus gimana ya Dok" ucap Ibu lagi.


" Ibu gak usah khawatir cukup istirahat dan minum obat dan istirahat yang cukup kalau bisa dia jangan di berikan tekanan dulu ya buk supaya cepat penyembuhannya" ucap Dokter sandra


" Gak Apa-apa Buk sudah tugas saya Buk, kalau begitu saya pamit dulu Assalamuallaikum " ucap Dokter Sandra


"Walaikumsalam " jawab semuanya secara bersamaan.


Bapak pun mengantar Dokter Sandra ke rumahnya. Setelah sampai di rumah Dokter Sandra Bapak pun pamit pulang karena hari sudah azan subuh Bapak akhirnya langsung ke mesjid yang tak jauh dari rumah nya.

__ADS_1


setelah sholat subuh Ibu pun masuk kedalam kamar ku tuk melihat keadaanku dan setelah di dalam kamar Ibu pun bertanya, " Nak dah subuh gimana keadaan mu apa masih sakit kepalanya?"


" Sudah mendingan buk" jawab ku.


"Alhamdulillah kuat gak buat sholat nak?"


" Kuat Buk Putri ambil wudhu dulu ya Buk"


Ibu pun mengangguk tanda setuju dan menyiapkan alat sholat untuk ku setelah selesai sholat aku kembali berbaring karena sakit kepalaku belum seutuhnya hilang.


Ibu pun kembali ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi, karena hari ini hari minggu jadi semua anggota keluarga berkumpul semuanya.


setelah selesai membuat sarapan ibu menyusunnya di meja makan. kemudian Ibu memanggil semua orang dan membawakan ku sarapan sambil berkata, " nak sarapan dulu yuk Ibu sudah buatkan kamu bubur nak biar bisa minum obat" ucap Ibu.


" Hamm Putri gak selera buk lidah Putri rasanya pahit. " jawab ku lirih.

__ADS_1


" Sedikit aja biar bisa minum obat biar cepat sembuhnya " ucap Ibu sambil membelai rambutku.


__ADS_2