Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 91


__ADS_3

Tak terasa hari sudah mulai gelap karena kerjaan yang menumpuk membuat Kevin dan Dimas lupa waktu.setelah membereskan beberapa dokumen mereka pun keluar dari kantor.


Saat di perjalanan pulang Dimas merasa mual dan dia pun ingin sekali memakan rujak, Kevin yang mendengar tutur sahabat sekaligus adik iparnya itu pun tertawa, " Lo serius Dim, masak iya lo yang ngidam Hahaha "


" Gak tau ni Vin tiba-tiba aja gue pengen banget makan rujak," jawabnya sambil menelan saliva nya memikirkan buah rujak yang segar. akhirnya mereka pun mencari pedagang rujak, susah sih karena hari ini sudah menunjukkan pukul 10 malam.


setelah beberapa waktu berkeliling mencari akhirnya mereka menemukan pedagang rujak, dengan semangat Dimas menghampiri pedagang tersebut. setelah menunggu beberapa saat rujak pesanan Dimas sudah selesai di bawa nya dengan semangat ke dalam mobil dan mereka pun berangkat menuju rumah.


tidak begitu lama mereka sampai di rumah, karena sudah malam dan lampu sudah mati tanda penghuni rumah sudah terlelap akhirnya mereka masuk ke dalam rumah dengan kunci serap yang di pegang Kevin.


tanpa menunggu lagi Dimas pergi ke dapur untuk mengambil piring dan melahap rujak yang tadi di belinya, sedangkan Kevin menuju kamarnya. Kevin hanya tertawa melihat sahabat sekaligus Adik ipar nya itu yang asik menyantap rujak yang dia beli tadi.


....................

__ADS_1


Langit malam sudah berganti pagi, matahari sudah mulai menampakkan sinarnya. Setelah sholat subuh Kevin dan aku berjalan keluar menikmati udara pagi yang segar, sambil berjalan di sekitaran taman komplek.


saat sedang asik berjalan tiba-tiba perut ku terasa keram dan sakit aku meringis kesakitan, " Aduh bang perut Putri sakit sekali," ucap ku sambil memegang perut.


dengan panik Kevin langsung menggendong ke rumah, aku yang dalam dekapan nya terus meringis kesakitan tanpa aba-aba kevin langsung membawa ku kerumah sakit.


mama dan Harum yang melihat bingung akhirnya menelepon Kevin untuk bertanya," Vin kamu kenapa panik sekali ada apa dengan Putri." ucapnya panik.


" Maaf ma Kevin lupa bilang kami kerumah sakit, tadi saat jalan santai perut Putri sakit dan mengeluarkan cairan bening." jawabnya sambil menyetir.


setelah di periksa ternyata sudah ada bukaan tanda-tanda mau lahiran, seorang perawat memberi tahu Kevin. Kevin bingung dan bertanya pada perawat twrsebut, " Maaf suster bukankah prediksinya dua minggu lagi lahiran, kok malah udah mau lahiran aja," tnya nya dengan wajah bingung.


" Ya bapak memang seperti itu, karena itu kan hanya perkiraan kita tapi perjanjian nya di adek dengan Allah sekarang makanya hahiran sekarang," perawat tersebut menjawab dengan senyuman.

__ADS_1


" Tapi itu gak ada masalah kan suster," tnya nya lagi takut Aku kenapa-napa.


" Gak bapak karena masa kehamilannya memang sudah pas." jawabnya ramah.


" Alhamdulillah kalau begitu sus, apa saya boleh mendampingi istri saya,"


" Tentu boleh pak, sebelum itu bapak bisa mengurus administrasinya dulu dan pasien akan kami bawa ke ruang bersalin." jawabnya ramah.


Kevin pun mengikuti perkataan suster tersebut, setelah selesai dengan semua administrasinya kevin kembali keruangan bersalin untuk mendampingi Ku.


Mama, Harum dan Dimas sudah sampai di rumah sakit mereka sudah di beri tahu Kevin bahwa Aku akan segera lahiran hanya menunggu terbuka semua pintunya.


beberapa menit berlalu akhirnya Aku merasakan dorongan yang kuat di perutku membuat ku kesakitan, para bidan dan dokternya mendekat dan memeriksa nya ternyata itu kontraksi yang awal untuk lahifan, dengan bimbingan dikter dan dukungan suami aku melahirkan bayi kembar sepasang yang lucu ldan menggemaskan.

__ADS_1


semua orang bahagia dalam keadaan lemas ku panjat kan syukur Kepada sang Pencipta dan kulirik suami ku yang menagis di samping ku sambil berucap, " Terima Kasih Sayang kamu telah melengkapi jalan hidup ini dengan memberikan ku dua malaikat yang cantik dan tampan, dan terima kasih atas semua perjuangan mu," ucapnya sambil mengecup kening ku.


__ADS_2