Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 26


__ADS_3

"ooo dah besar juga ya, "


"ya mah cuma yang harum heran kan kenapa ya mah kok putri sampai segitu nya ampe gak mau pacaran sampai dia lulus kan itu lama banget mah lagian juga dia kan anak perempuan mah"


"ya karena di dalam keluarga itu punya jalan hidupnya sendiri sayang terkadang anak perempuan pun punya tanggung jawab yang ekstra apa lagi dia anak pertama, karena nanti saat orang tua nya gak ada dia lah yang pegang semua tanggung jawab seorang ibu dan ayah sekaligus apa lagi kalau adek nya masih kecil-kecil"


"tapi kecuali adik nya sudah besar cuma tetap dia tempat tumpuan saudaranya untuk pengganti ibu buat mencari solusi sebuah masalah"


"oo seperti itu ya ma, Harum paham sekarang"


"mah harum berangkat ke kost nya putri dulu ya "


"ya sayang hati-hati ya "


setelah pamit pada mamanya harum mencium tangan dan pipi mamanya kemudian melajukan mobilnya meninggalkan rumahnya.


beberapa menit Harum pun sampai di kost nya putri harum langsung ke kamar putri.


"tok... tok.... tok.... tok..... "


"assalamuallaikum put"


"waalaikumsalam rum " Jawab ku sambil membuka pintu.


"tumben kesini pagi ada apa ni" ucap ku lagi.


"ya aku mau ajakin kamu jalan bosen coz nya"


"memang nya tugas dari pak bagas dah selesai"

__ADS_1


"hehe belum sih lagian bapaknya kan masuk minggu depan masih keburu itu "


"jangan di lalai-lalai kan nanti lupa dan pas hari H nya kamu belum siap baru tau rasa kena marah dosen dingin hahaha"


"sejuk dong hahaha" ucap harum dan kami pun tertawa cekikikan.


☘☘☘☘☘


hari, minggu, dan bulan pun berlalu kita tiba lah waktunya kevin dan kawan kawannya wisuda harum sengaja memaksa putri buat ikut karena sebenarnya putri ingin pulang ke kampungnya karena bertepatan dengan libur semester kuliah namun di cegah oleh Harum


"Put pokoknya kamu harus ikut acara wisuda Abang aku dah bela-belain minta undangannya satu lagi sama Abang"


"tapi aku mau pulang rum aku dah janji sama ibu" jawab ku.


" Besoknya aja kamu pulang nya ya " ucap Harum sambil memasang muka sedih nya.


" Ok deh aku bilang ibuku dulu "


" Ya kalau ada maunya aja manja-manja, tapi coba gak akunya di cuekin"


" Ih ada yang ngambek hahaha"


kami pun tertawa bersama-sama.


Kini hari yang di tunggu-tunggu pun telah tiba kevin dan yang lainnya sudah sampai di kost ku karena harum sudah mengabari kalau mereka berangkat bersama-sama.


Hari ini putri terlihat sangat anggun dan cantik dengan balutan baju gamis warna biru muda berpadu dengan hijab yang senada. Akhirnya kami pun berangkat ke gedung tempat wisudanya kevin. dari awal sampai gedung wisuda Kevin terus menatap ku, hingga dia tanpa sengaja menabrak kursi yang ada didekatnya dan mamanya pun berkata, " Ya ampun Vin kamu kenapa, kok sampai kesandung gitu gugup ya " ucap mamanya yang kaget lihat anaknya yang hampir terjatuh


"bukan gugup mah tapi terpana melihat seseorang " timpal harum.

__ADS_1


kevin yang hanya mampu tersenyum sambil menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.


aku yang melihat kejadian itu pun ikut tersenyum melihat tingkahnya Kevin.


" Cie.. cie.... ada yang lagi senyum-senyum ni" ucap harum sambil ketawa dan menyenggol bahu ku, aku pun hanya bisa menunduk malu karena di goda oleh sahabatku itu.


"dah yuk masuk bentar lagi acaranya dimulai, mah Kevin gabung dengan yang lain dulu ya "


"ya nak "


Kevin pun berjalan bergabung dengan wisudawan yang lainnya.


" Wis bro kayaknya seneng banget hari ini ada apa ni, jangan bilang karena wisuda itu gak mungkin" ucap dimas sambil menaik turun kan alisnya.


" Ya ni beda banget dari biasanya " timpal Anggara teman satu angkatannya.


" Gak ada apa-apa perasaan kalian aja mungkin"


Dimas yang merasa heran dengan sikap sahabatnya pun mengedarkan pandangannya ke semua tamu undangan, kemudian dia tersenyum saat melihat ku yang lagi duduk di sebelah namanya Kevin sambil sesekali tersenyum melihatkan deretan giginya yang putih dan rapi.


"Hamm pantes lah bahagia sangat tenyata sang pujaan ikut juga di acara ini. " ucap dimas sambil menyenggol bahu Kevin. Kevin yang disenggol hanya bisa tersenyum


" Yang mana sih pujaan hati nya Mas gue kok gak tau" ucap Anggara


^^^**maaf ya teman teman lama karna author banyak kerjaan di dunia nyata biasa penerimaan pasien covid makin banyak^^^


author janji akan updet satu hari satu episod ya


terimakasih sudah mengikuti novel saya

__ADS_1


love you all 😘😘😘😘**


__ADS_2