
Setelah sarapan selesai di buat kami membawanya ke ruang tengah karena semua orang telah berkumpul di sana. kami pun sarapan dengan nikmatnya dan canda tawa sambil menggoda pengantin baru.
" Rum habis ini mau bulan madu kemana, " ucap ku padanya.
" Hamm gak tau kayak nya di sini aja, ya kan kak. " jawabnya sambil melempar pertanyaan ke Dimas.
Dimas yang awalnya hanya mendengar kan saja malah kaget di buatnya. kemudian menjawab, " Terserah kamu aja kalau mau pergi ayok kalau mau di sini juga gak masalah, " ucapnya sambil menggaruk kepalanya yang gak gatal.
" Berarti kalau Harum bilang Harum mau keliling eropa kakak mau dong, " sidiknya sambil menaik turunkan alisnya.
kami semua hanya tertawa melihat kelakuan pengantin baru ini sedangkan Dimas hanya mampu menganggukkan kepalanya sambil tersenyum. kemudian aku membersihkan meja makan karena kami semua sudah selesai sarapan.
Saat hendak berjalan ke dapur harum tiba-tiba berkata membuat semua orang kaget, " Kak dah Harum putus kan besok kita berangkat ke Korea, Ok sayang muach 😘. " ucapnya sambil memberi ciuman jarak jauh kepada Dimas.
Dimas hanya mampu tersenyum sambil menggaruk tengkuk nya yang tak gatal, tawa pun pecah seketika itu juga. Aku, Harum beserta mama kini sudah di dapur setelah membereskan meja makan.
__ADS_1
" Rum kamu beneran mau ke Korea, " tanya mama sambil mengeringkan piring.
" Ya ma, Harum dah lama pengen ke sana cuma belum tercapai, sekarang ada yang nawarin kenapa enggak. " jawabnya sambil tersenyum.
" Kalau kayak gitu mama mau sekembalinya dari Korea, mama mau dengar kabar gembira ya, " ucap Mama lagi.
" Kabar gembira apa ya ma, " jawab Harum bingung.
Mama hanya tersenyum sambil memegang perut Harum dan berlalu menuju ruang TV, sedangkan Harum masih terpaku sambil memegang perutnya. aku langsung membisik kan kata mutiara yang membuat Harum berteriak memanggil Mama sampai-sampai Dimas pun kaget di buatnya.
" Mama mau adek bayi lahir dari sini, " bisik ku sambil mengeluarkan perutnya.
sontak Harum berteriak, " Mama........... , " teriaknya.
Mama hanya tersenyum melihat TV Dimas yang berada di samping Mama pun bingung di buatnya, kemudian dia memberanikan diri untuk bertanya ke Mama Ina, " Mama Dimas mau tanya ada apa Ma kok sampai teriak gitu Harum. " tanya nya dengan sopan.
__ADS_1
" Kamu mau tau apa? Vin bilang sama Dimas apa yang mama bilang ke Harum. " ucap mama sedangkan Kevin hanya menatap Mamanya dengan tatapan bingung.
" Sama aja kalian berdua ini ya, tuh orangnya dah kesini tanya sendiri. " ucap mama manyun.
Kevin langsung menatap ku dengan tatapan meminta jawaban, aku hanya tersenyum dan langsung duduk di samping Kevin sambil mengambil tangannya dan meletakkan nya di perutku yang sudah mulai membesar.
seketika Kevin tertawa saat paham apa yang di maksud dengan kata-kata mamanya. sedangkan Dimas tetap dengan mode bingung kemudian bertanya pada Kevin, " Vin kenapa lo ketawa kayak gitu, ada apa ini? " tanya nya bingung.
" Hahaha ntar lo paham sendiri, " jawab Kevin sambil berdiri.
" Kemana lo, " tanya Dimas melihat Kevin berdiri.
" Gue mau ke dapur, ambil minum buat Putri, " jawabnya sambil berlalu ke dapur.
Dimas hanya mengangguk-angguk sambil fokus ke TV.
__ADS_1