Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 52


__ADS_3

Setelah selesai menyiapkan semuanya aku, Kevin, Harum dan Mama Ina termasuk Dimas akhirnya pamit ke semua orang untuk pulang ke kota.


" Pak, Buk.. Kami pamit mau pulang ya, " ucap Kevin sambil mencium kedua tangan mertuanya dan di ikuti oleh ku dan aku pun mencium kedua pipi serta memeluk Ibuku dengan erat tanpa ku sadari air mataku menetes.


Dan di ikuti oleh Harum, " Pak, ibu, Harum pamit ya mau pulang, " ucap nya sambil mencium tangan bapak dan dilanjut mencium tangan Ibu kemudian memeluk nya.


Mama pun berpamitan sambil memeluk dan mencium kedua pipi sahabatnya, " Asih aku pulang dulu ya, aku bawa Putri ke rumah ku tuk menjadi putriku yang ke dua, " ucap mama Ina sambil melepaskan pelukannya.


Ibuku pun tak mampu membendung air matanya karena kini anaknya tidak lagi menjadi anaknya sendiri kini dia telah memiliki keluarga baru dan kehidupan baru.


" Ina aku titip Putri kesayangan ku pada mu anggap lah dia seperti putrimu sendiri bila dia ada salah kamu nasehati seperti seorang ibu menasehatinya. " ucap Ibuku.


" Ya Asih tenang saja aku telah menganggap Putri seperti anak ku sendiri, aku menyayanginya seperti aku menyanyi Harum, " jawab Mama Ina.


" terimakasih ya Ina, " ucap Ibuku.


Mama Ina menjawab dengan anggukan kemudian berpamitan kepada bapakku. " Bang Ina pamit ya semoga abang sehat terus dan Terimakasih telah mengizinkan serta merestui Kevin menjadi menantu Abang, " ucap Mama Ina


" Ya Na kalian juga Sehat-sehat di sana titip Putri ya. " jawab bapak sambil memegang pipiku.


" Ya Bang, " ucap mama Ina.

__ADS_1


Kini semuanya telah berangkat kembali ke kota setelah berpamitan kepada semua anggota keluarga, selama perjalanan aku hanya terdiam sambil memandangi pemandangan di balik jendela mobil sedangkan Harum dan mamanya tertidur.


" Sayang kamu kenapa diam saja, " ucap kevin sambil memegang tangan ku.


" Gak Bang Putri hanya merasa berbeda aja dulu Putri pergi dari rumah untuk menimba ilmu kini Putri pergi dengan tanggung jawab yang baru dan status yang baru Bang, bukan gelar mahasiswa aja tapi juga gelar Istri masih berasa mimpi Bang," jawab ku.


Kevin hanya tersenyum mendengar jawaban ku. kemudian kevin mencium tangan ku Sontak membuat aku pun kaget dan menarik tanganku.


" Kenapa sayang, " ucap Kevin yang juga kaget karena menarik tanganku.


" Gak kenapa- napa Bang Putri cuma kaget karena belum terbiasa dan ini yang pertama buat Putri, " jawabku dengan wajah polos.


" hahahaha, " Kevin tertawa pelan


" Ya Bang, maaf ya Bang, " jawab ku dengan sedikit merasa bersalah.


" Gak apa-apa sayang itu bukan salah kamu kita gak pernah pacaran dan langsung menikah jadi itu wajar aja, " ucap Kevin.


Aku pun senang mendengar jawaban dari suami ku itu, aku pun merasa lega karena aku takut kalau suamiku akan menuntut banyak dan gak mau mengerti keadaan ku.


" Putri bahagia bisa menjadi istri Abang dan Putri yakin Bang akan bisa jadi imam yang baik buat Putri. " gumam ku dalam hati

__ADS_1


Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya kami pun sampai di rumah, kevin tersenyum melihat ku yang tertidur pulas ada rasa tidak tega tuk membangunkan ku. sedangkan Mama Ina dan Harum mereka pun keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam rumah sementara Kevin masih melihat ku yang tertidur pulas.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Kevin memilih menggendong ku masuk kedalam rumah. Sesampai di dalam rumah Kevin langsung menuju kamar, Kevin meletakkan ku dengan hati-hati agar ku tidak terbangun kemudian Kevin menyelimuti ku dengan selimut hingga ke dada.


setelah itu Kevin mengambil koper nya yang masih di dalam mobil, saat Kevin turun kebawah Kevin bertemu Mama yang hendak ke dapur dan mama pun bertanya. " Mau kemana kamu Vin, "


" Ini Ma mau ambil koper masih dalam mobil, "


jawab Kevin sambil berjalan menghampiri Mamanya.


" Ooh Putri mana, apa dia masih tidur?" ucap Mama Ina.


" Iya Ma maka nya Kevin mau ambil koper karena tadi gak bisa bawanya, Kevin tadi gendong Putri ke kamar, " jawab Kevin


" Ooh ya udah Mama mau ke dapur dulu mau minum, kamu mau mama buat kan minum? " ucap Mama Ina.


" Gak lah ma, ya udah ma Kevin keluar dulu ya, " jawab Kevin


Mama pun mengangguk tanda setuju kemudian Kevin keluar menuju mobilnya untuk mengambil barang-barangnya.


Jangan lupa vote, komen dan like nya teman-teman

__ADS_1


Terima kasih 😘💕😘💕


__ADS_2