Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 27


__ADS_3

"Wih idola kampus dah datang rupanya "


"Lo kemana aja Yo dah mau di mulai baru datang "


"Ya gue tadi jemput cewek gue dulu di bandara makanya telat "


"Lo masih pacaran sama Alisa Yo " ucap Kevin


"Ya masih dong walaupun dia pindah ke Bandung gak masalah kita masih tetap komunikasi"


"Lo gak takut apa sama bokap nya yang tentara itu"


"Gak lah kan gue dah dapat restu dari bokap nya, makanya Vin selain PDKT sama anaknya juga PDKT sama ortunya ding biar cepat dapat lampu hijau " hahaha ucap Rio sambil menaik turun kan alisnya.


"Betul juga itu kata Rio boleh di coba itu Vin " timpal Dimas


Mereka pun tertawa sambil menggoda sahabatnya itu yang sampai sekarang belum juga bisa meluluhkan prinsip nya Putri.


Kevin yang di bicarakan hanya bisa tersenyum sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


Acara wisuda pun berjalan dengan hikmat hanya suara MC yang dengar dan sesekali terdengar suara tepuk tangan dari para undangan.


Tibalah nama Kevin di panggil ada rasa bangga tersendiri di hati ku saat melihat Kevin berjalan keatas panggung apa lagi mendengar bahwa Kevin lulus dengan nilai kumlot tanpa di sadari air mata ku jatuh tanpa di komando kan.

__ADS_1


Mama Kevin yang melihat langsung tersenyum dan berkata padaku, " Kamu kenapa Put kok nangis "


" Gak Kenapa-napa tan Putri hanya kagum sama Bang Kevin usia muda dia telah lulus dengan nilai terbaik padahal dia juga harus menjalankan bisnisnya . " ucap ku sambil mengusap air mata ku dan menarik nafas.


" Semoga Putri bisa seperti Abang lulus dengan nilai terbaik dan buat orang tua Putri bangga ya Tan " lanjut ku kepada mamanya Kevin.


"Aamiin kamu harus semangat, pasti bisa " ucap mama Kevin memberikan semangat kepada ku.


Acara wisuda pun selesai kami pun keluar dari gedung sebelum keluar Kevin dan para sahabatnya berfoto ria dan juga bersama dengan keluarga Masing-masing. setelah selesai Kevin dan yang lainnya bersalaman kepada dosen-dosen mereka.


Hari sudah semakin siang akhirnya Kevin memutuskan ke cafe untuk merayakan kelulusan nya.


"Bang sebelum ke cafe boleh kita berhenti di mesjid dulu coz nya belum sholat zuhur" ucap ku pada Kevin


Kevin yang mendengar ku berkata padanya membuat hatinya deg deg kan "Oh ya Put itu di depan ada mesjid kita berhenti di sana ya "


" Gak usah berterimakasih Put Abang malah senang sekalian Putri mengingatkan Abang "


Mama hanya hanya tersenyum ternyata anaknya gak salah memilih gadis karena dia akan menjadi jembatan buat anaknya ke jalan yang lebih baik lagi.


Setelah selesai melaksanakan sholat zuhur Kevin pun kembali melanjutkan perjalanan ke cafe setelah beberapa menit akhirnya sampai di cafe yang tak lain adalah cafe milik Kevin.


"Assalamuallaikum Do " ucap Kevin kepada Aldo orang di percaya nya untuk mengurus kafe selama dia gak ada.

__ADS_1


"Walaikumsalam Vin, Oya selamat ya atas wisuda ya akhir nya jadi sarjana muda juga kamu " kata Aldo sambil menepuk bahu bos sekalian temannya itu.


"Thanks bro Alhamdulillah " ucap Kevin sambil tersenyum.


"Mau makan apa ni biar gue yang buatin karena hari ini hari spesial. " ucap Aldo


"Terserah aja yang penting masih bisa di makan " ucap Kevin sambil tersenyum


Aku dan yang lainnya hanya tersenyum mendengar guyonan mereka berdua.


"Kamu Ada-ada aja kamu bos, di tunggu ya akan aku buatkan sebentar "


" Sebelum itu minum jus ini aja dulu ya" ucapnya lagi sambil meletakkan jus yang telah di antar kan oleh waiters nya.


kami pun menganggukkan kepala tanda setuju. kemudian semuanya hening dan sibuk dengan ponsel Masing-masing.


" Put Tante dengar dari Harum katanya kamu mau pulang besok ?" tanya Mama Kevin untuk memulai percakapan.


"Ya Tan karena kemarin udah bilang sama Ibu kalau Putri ada libur 2 minggu jadi Putri pulang. " jawab ku dengan lembut.


"Oo Tante jadi pengen lihat kota kamu deh kata Harum tempatnya asri banget"


" Kalau Tante mau ikut boleh kok tapi ya Tante rumah Putri gak sebesar rumah Tante" ucap ku sambil tersipu malu

__ADS_1


"Gak papa Put yang dilihat itu bukan seberapa besar rumahnya tapi seberapa besar cinta didalamnya, kalau rumahnya besar orang yang ada di dalamnya gak harmonis rumah itu terasa seperi kosong biar pun rumah kecil tapi penuh cinta itu akan terasa besar dan menenangkan" ucap mama Kevin panjang lebar


"Ya Tante, Alhamdulillah Putri mendapatkannya rumah yang nyaman dan indah meski hanya sederhana namun penuh dengan cinta " ucap ku lagi.


__ADS_2