
Kevin menghampiri ku dan berkata kepada tante dan Ibu-ibuku, " Maaf tante dan Ibu-ibu semua telah mengganggu saya pinjam Putrinya sebentar. " Ucap Kevin dengan ramah.
" Ya silahkan lama juga gak apa-apa, " Jawab Tante dan sepupu dari Ibu ku.
Kevin hanya tersenyum malu karena di goda oleh tanteku. kami pun menjauh dari kerumunan dan menuju kamar ku, sesampai dikamar aku bertanya kepada Kevin ada apa dia memanggil ku, " Abang ada apa kenapa Abang ajak Putri ke kamar ?" ucap ku dengan wajah bingung.
" Gak ada apa-apa sayang cuma Abang mau ajak Putri istirahat aja karena sudah seharian mengikuti berbagai acara, Abang takut nanti Putri sakit lagi kan Putri baru sembuh," jawab Kevin sambil memegang kepala ku yang tertutup hijab.
" Ya Bang tapi Putri gak capek kok malah putri senang banget, ini momen sekali seumur hidup dan gak akan pernah terulang, jadi Putri menikmatinya Bang, " Jawab ku sambil duduk di tepi ranjang dan memegang tangan Kevin agar dia tidak khawatir.
Kevin pun merasa lega dan bahagia mendengar perkataan ku, dia bahagia akhirnya sang pujaan hatinya kini telah sah menjadi miliknya.
" Abang juga bahagia banget Put wanita yang selama ini Abang dambakan telah menjadi istri Abang, " ucap kevin sambil menjongkok di hadapanku.
" Abang janji Abang akan selalu bahagiakan Putri dan menjaga Putri dengan segenap jiwa abang, dan Terima kasih sudah menerima abang menjadi imam buat Putri, " ucapnya lagi
" Ya Bang Putri pun janji Putri akan berusaha buat jadi istri yang baik untuk Abang dan Menantu yang baik untuk Mama, " jawab ku sambil tersenyum.
" Aamiin kita Sama-sama berusaha ya sayang, " ucapnya sambil mencium tangan ku.
" Ya Bang " jawab ku.
" Ya udah sekarang kamu istirahat lagi ya Abang mau keluar dulu mau ambil minum, " ucap kevin lembut.
__ADS_1
Aku pun mengangguk tanda setuju, kemudian kevin keluar mengambil minum dan aku langsung membersihkan sisa makeup dan berganti pakaian.
Di luar kevin berjumpa dengan Bapak yang sedang mengangkat kursi-kursi yang dipakai oleh tamu. kevin pun menghampiri seraya membantu Bapak dan adik iparnya untuk membereskan sisa-sisa dari acara tadi.
" Loh nak Kevin kenapa disini, sudah istirahat aja kamu pasti capek kan dari pagi menyalami tamu, " Ucap Bapak ku kepadanya.
" Gak kok Pak, Bapak yang lebih capek Bapak mempersiapkan nya dari kemarin. " Jawab Kevin
" Kalau untuk anak gak ada yang capek nak, karena rasa bahagia semuanya terasa ringan lagian Bapak gak sendirian di bantu keluarga dan warga, " Ucap Bapak.
" Berarti Kevin bisa bantu Bapak karena kevin kan sekarang keluarga, ya kan Mad, " Jawab Kevin kepada Rahmad.
" Hamm iya aja deh Bang, " jawab Rahmad spontan sambil tertawa kecil.
akhirnya Bapak,kevin dan yang lainnya selesai merapi kan sisa-sisa acara dilihatnya hari sudah hampir tengah malam. sebagian orang sudah terlelap dan masih ada juga yang masih bangun dan melakukan kegiatan Masing-masing.
Sampai dikamar Kevin melihat ku yang telah tertidur pulas di ambilnya handuk kemudian Kevin berjalan keluar ke kamar mandi membersihkan badannya yang lengket karena berkeringat.
Setelah selesai mandi Kevin bertemu dengan Mama yang baru saja kembali dari dapur. " Vin kamu belum tidur nak, " ucap Mama kepadanya.
" Belum Ma tadi Kevin bantu Bapak beberes di depan, Mama kenapa belum tidur ?" tanya Kevin
" Ya Mama habis bantu mertua mu buat makanan untuk orang-orang yang di luar sana, " Jawab Mama.
__ADS_1
" Ya Ma Kevin ke kamar dulu ya Ma, Mama juga jangan malam-malam tidurnya nanti sakit." ucap Kevin
" Ya sayang kamu juga ya, " Jawa Mama.
" Ya Ma" jawab Kevin sambil berjalan menuju kamar, sesampai dikamar kevin langsung merebahkan badannya di atas kasur, sambil memeluk ku dan akhirnya terlelap dalam mimpinya.
☘☘☘☘☘☘☘
Seperti biasa pagi ini aku bangun pukul 4.50 pagi saat dia terbangun terasa ada yang berat menimpa tubuhnya, dilihatnya ternyata tangan Kevin yang sedang memeluk ku.
aku pun membelai pipi Kevin dengan lembut sambil berkata " Bang udah subuh bangun yuk kita sholat subuh berjamaah, "
" Sebentar lagi ya sayang Abang masih ngantuk ni, " jawab Kevin dengan suara khas orang yang bangun tidur tanpa membuka matanya Kevin justru mengeratkan Pelukannya.
Aku yang mendapatkan perlakuan tersebut hanya tersenyum dan membiarkan Kevin memeluknya sebentar, setelah beberapa menit akhirnya aku membangunkannya kembali
" Sayang bangun yok kita sholat subuh dulu nanti kesiangan lo gak malu sama orang yang di luar, "
Kevin yang mendengar kata ku bahwa orang yang di luar akhirnya dia sadar kalau dia masih di rumah ku dan masih rame dengan keluarga, Kevin pun bangun sebelum Kevin keluar untuk ke kamar mandi Kevin mencium kening ku seraya berkata, "Selamat pagi sayang, Bang mandi dulu ya habis itu kita sholat subuh, "
" Ya Bang" jawab ku.
bersambung........
__ADS_1
jangan lupa vote, komen dan likenya ya teman-teman
Terima kasih atas dukungannya 🤗😘😘