
Kevin pun mulai memanjat pohon mangga satu persatu mangga di turunkan, setelah selesai akhirnya kami mulai membuat rujak dengan bumbu garam dan kecap saja.
Kevin yang melihatku lahap memakan mangga asam pun tersenyum dan berkata, " pelan-pelan makannya gak ada yang akan ambil, "
" Hehehe Ya Bang, " jawab ku sambil memasukkan mangga ke dalam mulut.
" Bang habis ini kita jalan-jalan yuk ke pantai selagi di sini, " ucap Harum.
" Ya Bang Putri juga mau, yuk kita siap-siap, " timpal ku.
" Ok bereskan dulu tu mangga baru kita berangkat, " jawab Kevin.
" Hehe ya Bang, " aku langsung meletakkan bekas piring yang ku dan Harum pakai ke dapur. kemudian kami pergi ke pantai seperti keinginan Harum.
Sesampai nya dong pantai Harum langsung
bermain air sedangkan aku dan Kevin memilih duduk disalah satu pondok yang ada di pantai. Harum terus berlari seperti anak kecil, sebenarnya dia meminta ke pantai karena ingin melepaskan sejenak masalah yang ia hadapi memikirkan jawaban apa yang akan dia katakan nanti saat Dimas datang ke rumah.
Hari pun semakin siang Kevin akhirnya memanggil Harum bergabung dengan kami tuk makan siang, Kemudian Harum mendekati kami dan duduk di hadapan ku dan aku pun bertanya, " Apa udah lega sekarang? " Ucapku padanya sambil tersenyum.
" Hamm maksudnya apa ni, " Jawab Harum Pura-pura tidak paham.
" Oo seperti itu ok lah kalau begitu, sekarang kita makan aja ya, " ucap ku padanya karena ku paham kenapa dia malah balik tanya.
" Lagi bahas apa ni, kok abang gak di ajak. " ucap Kevin sambil duduk di sampingmu setelah memesan makanan yang ada di sana.
__ADS_1
" Gak ada apa-apa Bang cuma nanya dah puas main di pantainya. " jawab ku sambil tersenyum.
" Oo gitu ya udah minum dulu gih airnya tadi katanya haus. " ucap Kevin sambil membelai kepalaku.
Setelah beberapa menit menunggu akhirnya makanan yang kami pesan datang juga. aku langsung mengambilkan nasi buat suamiku beserta lauknya. kemudian kami makan dengan hikmatnya. Tanpa kami sadari sedari tadi sudah ada sepasang mata yang memperhatikan kami dari kejauhan.
Ya dia ibrahim sepupu dimas yang juga sedang berada di pantai. akhirnya dia pun menghampiri kami dan berkata, " Assalamu'alaikum, apa saya boleh ikut gabung, " ucapnya.
" Walaikumsalam, " jawab kami bertiga dengan ekspresi kaget.
" Kak Ibrahim, " ucap Harum lagi sambil melihat Ibrahim dari atas sampai bawah.
" Segitunya kali melihat saya, iya ini saya Ibrahim kamu apa kabar ? " jawab dan tanyanya.
Ibrahim hanya tersenyum melihat Harum dan Ibrahim pun menyapa Kevin sembari menyalami nya, " Bang Kevin apa kabar ni, ngomong-ngomong cuma bertiga aja ni bang Dimas gak ikutan. " tanya nya.
" Gak Dimas dia lagi banyak kerjaan lagian kesini nya juga dadakan. " jawab Kevin sambil menyambut tangan Ibrahim.
Harum mendengar nama Dimas di sebut seketika langsung terdiam dengan ekspresi yang gak bisa di artikan.
" Kamu kenapa Rum, " tanya ku padanya.
" Gak Kenapa-napa Put, habis ni kita pulang yuk aku merasa capek banget ni, " jawabnya.
" Ya udah habisin dulu tu makanan nya baru kita pulang, " ucapku padanya sambil memainkan ponselku.
__ADS_1
" Udah gak selera, Bang kita balik yuk ade capek banget ni lagian udah siang juga, " dengernya kepda Kevin.
Akhirnya kami pun memutuskan untuk pulang, sebelum pulang kami berpamitan pada Ibrahim seraya menawarkannya untuk mampir ke rumah , " Ibrahim kami pamit dulu ya karena tu Harum udah capek katanya, atau kamu mau ikut sekalian sama kami pulang, "
" Gak usah Bang lah lain kali aja ya aku mampir, sekarang masih ada kerjaan, " jawabnya.
" Oo ya udah kami duluan ya, assalamu'alaikum, " ucap Kevin sambil memukul bahunya.
" Waalaikumsalam Bang, "
"Kak pamit dulu ya, " ucap ku sambil tersenyum sedangkan Harum hanya diam tanpa kata.
*ada apa dengan Harum ya gak seperti biasanya, kenapa sekarang dia cuek dan pendiam * batin Ibrahim sambil menatap Harum ia pun tak menjawab ku.
Aku mengerti pasti dia menjadi heran dengan sikap Harum yang tiba-tiba berubah menjadi pendiam. Akhirnya kami sampai di rumah tanpa kata Harum langsung masuk kamar sedangkan Bang Kevin menghampiri Bapak yang baru saja pulang dan duduk di pondok yang ada di belakang rumah.
" Sudah pulang pak, " ucap Kevin sambil mencium tangan Bapak.
" Ya nak, kalian habis dari mana, ? " jawab dan tanya Bapak.
" Habis dari pantai pak tadi Harum dan putri minta main ke pantai, " jawab ku.
" Hamm, Oya bagaimana dengan bisnis mu sekarang lancar, " tanya Bapak.
makasih buat dukungannya teman-teman semua. jangan lupa tinggalkan jejaknya ya ya like, vote dan komennya ya love U all 🥰😘😘
__ADS_1