Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 65


__ADS_3

Sesampai di kamar mandi, " uwekk..... Uwekk... "


" Sayang kita ke rumah sakit aja yok , Abang jadi khawatir kalau layak gini, " ucap Kevin.


Akhirnya kami pun turun ke bawah untuk pergi ke rumah sakit, saat di bawah Aku dan Bang Kevin bertemu dengan Mama mertuaku.


" Put kok muka kamu pucat sayang apa kamu sakit, " ucap Mama mertuaku dengan tatapan sendu.


" Ya ni mah dari subuh kepala Putri pusing dan perut Putri mual banget, " jawab ku.


" Ya ampun sayang, ya udah sekarang kita ke rumah sakit aja ya, " ucap Mama sedikit panik.


" Ya ma ini mau pergi, " jawab Kevin.


" Ya udah kalian perginya Hati-hati ya, " ucap Mama.


" Ya ma Kevin sama Putri pergi dulu ya Assalamu'alaikum, " ucap ku bersamaan.


" Walaikumsalam, " jawab Mama.


Setelah menempuh beberapa menit perjalanan aku dan Bang Kevin langsung melapor ke perawat karena masih pagi dokternya pun belum datang aku di Saran kan ke UGD aja dan kami pun masuk ke UGD sampai di sana aku di periksa oleh perawat dan dokter jaga di UGD.

__ADS_1


" Pagi Ibu, kita tensi dulu ya. " ucap perawat kepada ku sambil memasang alat tensi di tangan ku.


" Ya Sus, " jawab ku Karena mual ku berusaha buat menahannya, aku kaget saat dokter nya berkata kepada ku,


" Anak pertama ya, biasa mual-mual seperti ini, " ucap dokter sambil tersenyum.


" tensi nya normal buk, kita infus ya buk biar ada tenaga, " ucap perawat.


karena rasa penasaran aku pun bertanya pada dokter maksud perkataannya tadi itu apa aku gak ngerti.


" Dok maksudnya apa ya anak pertama, saya gak ngerti dan saya gak lagi hamil dok, "


" Kalau gitu kapan terakhir haid nya dari Ciri-ciri yang saya lihat sepertinya Ibu hamil. "


" Kalau begitu Ibu kami rujuk ke poli kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sekarang Ibu istirahat aja dulu." ucap dokter .


" Ya dok terimakasih dok, " jawab ku.


Setelah beberapa waktu dokter pergi Bang Kevin pun datang, sambil berkata


" Sayang sebentar lagi kita akan ke ruang dokter kandungan semoga aja benar ya kalau kamu hamil, Bang senang sekali. " ucap suami ku dengan penuh kebahagiaan sambil memelukku.

__ADS_1


Aku pun bahagia semoga benar Allah menitipkan amanah ini kepada kami, aamiin.batin ku.


Akhirnya kami pun pergi ke ruangan periksaan di sana aku bertemu dengan dokter yang cantik dan ramah.


" Assalamu'alaikum dok, " ucap ku dan suami secara bersamaan.


"Walaikumsalam silahkan duduk, apa yang bisa saya bantu ni, " jawab dan tanya dokter cantik itu kepada kami.


" Begini dok saya merasa pusing dan mual banget terutama di pagi hari, " ucap ku kepada dokter.


" Kalau begitu kita periksa dulu ya, yuk baring di sini, " ucap dokter tersebut sambil menunjuk ke kasur tempat periksa.


Pemeriksaan pun di mulai aku dan suami ku melihat ke layar komputer kami melihat calon bakal menjadi bayi sudah terlihat meski masih sangat kecil, aku dan Bang Kevin sangat bahagia tak henti-hentinya kami mengucap syukur.


" Alhamdulillah dan selamat ya buk masa kandungannya sudah 2 minggu di jaga untuk sementara waktu jangan kerja yang terlalu berat dan banyak istirahat, nanti saya resep kan vitamin sama penguat kandungannya ya. " ucap dokter kepada ku.


" Alhamdulilah makasih ya dok, " kata ku dan suamiku secara bersamaan kepada dokter cantik tersebut.


Setelah selesai pemeriksaan aku dan Bang Kevin pun pamit pulang, kemudian kami ke bagian farmasi untuk mengambil obat.


Setelah selesai kami pun pulang ke rumah, selama di jalan Bang Kevin terus memegang tangan ku di wajahnya terpancar kebahagiaan.

__ADS_1


...Jangan lupa vote, like dan komentarnya ya Teman-teman 🥰🥰🥰😘😘😘😘...


__ADS_2