Mengejar Cinta Putri Dari Desa

Mengejar Cinta Putri Dari Desa
bab 78


__ADS_3

Bersama dengan indahnya rembulan membuat suasana menjadi lebih damai, suara jangkrik dan binatang lainnya menambah keindahan malam ini. kini kami duduk bersantai menikmati malam dan makanan yang telah kami buat tadi.


Tak terasa malam pun semakin larut menghentikan kami tuk tetap di sana menikmati keindahan malam dan semua canda tawa. kami pun beranjak dari tempat kami duduk menuju rumah, aku, Harum dan ibu membereskan semua peralatan yang tadi kami pakai.


Sedang kan para pria sudah masuk kedalam kamar, kecuali Dimas, Rahmad dan Randi karena kamarnya di pakai Harum jadi mereka tidur di ruang tengah. tidak menunggu lama akhirnya mata mereka pun terpejam karena lelahnya hari ini membuat mereka tidur dengan nyenyak ya.


,☘☘☘☘☘☘


Pagi ini cuaca sangat dingin mentari seperti malu tuk melihatkan cahayanya, hujan pun ikut menambah sejuknya pagi ini membuat semua insan malas untuk bangun.


Aku dan anggota yang lain sudah mulai mengantri pagi ini dari yang ambil wudhu untuk sholat subuh dan ada juga yang sekalian mandi membersihkan badan. Setelah semua drama yang terjadi kini semua anggota keluarga telah berkumpul di ruang makan tuk menikmati sarapan yang ibuku buat.


" Bu pagi ini Putri pamit pulang ya, karena besok Putri ada bimbingan dengan dosen, Putri rencana mau selesaikan sebelum lahiran. " kata ku pada ibu.


" Ya sayang kamu harus jaga kesehatan, ingat kamu sekarang tak hanya sendiri jadi jangan malas-malas makan usahakan makan walau sedikit ya. " ucap Ibu menasehatiku.

__ADS_1


" Ya bu Putri akan ingat kata ibu, ibu do'ain ya semoga lancar semuanya., " jawabku.


" Aaminn jadi jam berapa kalian berangkat, " tanya Bapak.


" Rencana jam 9 an Pak, sebelum itu Kevin ke hotel dulu sebentar, " jawab Kevin.


" Ya sudah Bapak brangkat kerja dulu ya pagi ini ada yang mau jemput pesanan, kalian Hati-hati di jalan ya, " ucap Bapak.


" Ya udah ibu juga berangkat ya, ibu mau ngajar dulu, " sambung ibu.


Kami pun mencium tangan ibu dan bapak secara bergantian, kemudian ibu dan bapak berangkat kini tinggallah kami berempat sedang membereskan pakaian.


Setelah beberapa jam akhirnya selesai juga, ternyata di luar prediksi yang awalnya cepat ternyata jam 10 juga selesainya. setelah semua selesai kami berangkat dengan Dimas yang membawa mobil.


Saat di pertengahan jalan aku merasa lapar aku meminta pada Dimas untuk mencari tempat makan terdekat. " Kak nanti kalau ada tempat makan berhenti ya Putri lapar, " ucap ku sambil tersenyum.

__ADS_1


"Ok ibu negara, " jawabnya sambil mengangkat tangannya layak nya hormat kepada pimpinan upacara.


Gak lama Dimas berhenti di sebuah cafe yang terletak di dekat SPBU dia pun memutar mobilnya ke sana. setelah mobil berhenti aku dan Harum langsung masuk ke cafe sedangkan Dimas mengisi minyak dan Bang Kevin ke toilet.


setelah selesai mereka pun ikut bergabung dengan ku dan Harum, mereka hanya mampu tersenyum melihat tingkah ku yang memesan banyak cake.


" Waw banyak ni, kayaknya enak ni. " sapa Kevin yang duduk di samping ku.


" Hehe ya bang, cobain deh yang ini enak banget, " jawab ku sambil menyiapkan cake ke dalam mulutnya.


" Ehm ingat disini masih ada orang, kalau mau mesra nanti di rumah, " ucap Harum yang sedikit manyun.


" Kamu mau di suapin juga, sini kakak suapin, "


goda Dimas sambil tersenyum nakal.

__ADS_1


" ish apa sih kak, " jawabnya manyun.


kami bertiga pun tertawa melihat tingkah Harum yang lucu. akhirnya kami menikmati makanan sambil bercanda gurau. setelah selesai makan kami berangkat kembali karena masih ada separuh perjalanan lagi kali ini Dimas digantikan oleh Kevin menyetir mobil.


__ADS_2