
Setelah sampai di ruangan semua orang bertanya kepada Bapak bagai mana hasilnya.
" Pak bagaimana hasilnya pak ?" tanya ibu dengan penuh khawatir.
" Belum tau buk, kata perawatnya nanti di beritahu dokternya, " jawab Bapak dengan pasrah.
" Ibu berdoa semoga hasilnya bagus pak, " ucap ibu dengan Harap.
" Aamiin " Jawab semua orang
Setelah beberapa jam dokter pun masuk ke dalam keruangan dan mengatakan bahwa hasilnya bagus, dan aku pun bisa pulang besok sore tapi aku harus kontrol selama 2 minggu sekali sampai lukanya benar -benar sehat.
Setelah dokter menjelaskan dokter pun keluar dan perawat membersihkan luka ku dan mengganti perbannya.
" Alhamdulillah ya pak, akhirnya Putri bisa pulang juga, " ucap ku kepada Bapak.
" Ya anak kita harus bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kita kesehatan dan kelancaran dalam segala usaha kita, " jawab Bapak sambil membelai kepala ku
" Ya pak, Putri janji akan lebih menjaga lagi kesehatan, " ucap ku.
" Ya nak, bapak lebih tenang lagi kalau kamu ada yang jagain, "
" Ya tante juga setuju itu biar kita semua tenang" ucap mamanya Kevin.
" Putri bisa kok pak, tante buat jaga diri Putri . "
__ADS_1
"Ya bapak tau kamu bisa jaga diri tapi bapak gak yakin bisa jaga semua nya kayak pola makan tidur kamu dan juga semua aktifitas kamu" ucap Bapak dengan nada tegas.
" Maksud bapak apa ni?" tanya ku.
" Bapak mau kamu menikah dengan nak Kevin biar bapak lebih tenang lagi kalau kamu jauh dari bapak" jawab Bapak tiba-tiba membuat semua orang terkejut termasuk yang punya nama hanya diam saja.
" Tapi pak.... " jawab ku yang terpotong oleh Bapak.
" Gak ada tapi-tapian itu udah final " ucap Bapak dengan tegas.
aku pun hanya bisa diam tanpa bisa berkata lagi karena semua orang memang menginginkan itu.
Kevin pun tak mampu berkata apa lagi karena dia tidak ingin membebankan ini kepada ku karena selama ku tidak setuju dia tidak akan memaksanya.
Hari sudah semakin siang Kevin pergi keluar bersama Bapak untuk membeli makanan untuk semua orang karena sampai siang ini mereka belum makan apa pun.
saat asik berbincang kami semua kaget saat ada yang mengetuk pintu kamar inap saat ada yang masuk ternyata Pak Bayu bersama dengan Rendi dan Rahmad.
" Assalamualaikum " ucap pak Bayu dan di ikuti oleh Rahmad dan Randi
" Walaikumsalam " ucap semua orang yang ada di dalam
" Pak Bayu silahkan masuk pak, kenapa gak bilang kalau mau kesini pak?" ucap Bapak sambil menyalami Pak Bayu.
" Ya tadi saya lihat Randi dan Rahmad di jalan saya pun bertanya bagaimana keadaan Putri karena beberapa hari kemarin saya lagi ke luar kota jadi saya gak sempat jenguk Putri, saat mereka bilang mau ke rumah sakit jadi saya ikut aja sekalian. " jawab Pak Bayu
__ADS_1
" Oya bagai mana keadaan kamu sekarang Put, " ucap nya lagi sambil menghampiri ku.
" Alhamdulillah pak Sudah mulai membaik pak, " jawab ku.
" Alhamdulillah kalau gitu, kapan kamu bisa pulang kata dokter Put, " tanya pak Bayu
" Alhamdulillah besok pak kata dokter Putri sudah boleh pulang, " jawab ku lagi.
" Bagus kalau begitu " ucap pak Bayu sambil memegang kepala kepala ku yang tertutup hijab.
" Wah disini ada buk Ina dan nak Kevin juga ya " ucap pak Bayu
" Ya pak buk Asih dan pak Joko ini teman saya waktu kuliah dan sekarang anak-anak kami juga satu kampus. " jawab mama Ina.
" Oo jadi begitu, berati ini membuktikan dunia ini kecil ya " ucap Bayu sambil tertawa kecil.
semuanya tertawa membuat suasana di dalam ruangan tersebut menjadi lebih ceria. gak terasa hari semakin sore dan azan ashar pun berkumandang memanggil setiap insan untuk melaksanakan sholat.
Bapak ku dan yang lainnya pergi ke mushola yang ada di rumah sakit untuk melaksanakan sholat ashar berjamaah.
**Jangan lupa dukungannya ya Teman-teman
vote 😘
like 😘
__ADS_1
dan komen penyemangat nya ya 😘
love U all 😘😘**