
Maya memutuskan untuk pergi keBandung.
Ia menitipkan Reyhan kepada Shinta untuk menjaganya dalam beberapa hari.
.
Setelah perjalanan panjang, sampailah Maya dirumah nya.
Tingggg tuuungggg
Seorang pelayan membuka pintu rumah itu.
"Maaf mbak, mau cari siapa yaa??"
"Saya mau bertemu ibu Sonia dan anaknya Loly".
"Ohhh maaf mbak disini gak ada yang namanya ibu sonia. Yang nempatin rumah ini namanya ibu Rosmala".
"Siapa bik?"
Seorang ibu paruh baya keluar dari dalam rumah.
"Ini ada orang mau cari ibu Sonia ".
"Ohh anda siapanya ya??"
"Saya anak tirinya bu"
"Ohhhh... Sonia sudah menggadaikan rumah ini kepada saya atas hutang-hutangnya"
"Apa???" Maya begitu sedih saat mendengar rumahnya sudah di gadaikan kepada orang lain.
"Apa ibu tau kemana perginya mereka??"
"Kata temanku digrup, dia pindah di kontrakan deket Hotel Amazone"
"Baik bu terima kasih informasinya"
"iya" Ibu itu pun menutup kembali pintu rumahnya.
Maya begitu hancur saat mendengar kabar ini.
"Mereka begitu tega kepadaku, sekarang satu-satunya peninggalan Ayah dan ibu pun sudah di jual" Maya menghapus air matanya.
Maya mencari kontrakan ibu sonia dan anaknya loly.
__ADS_1
.
Dilain tempat.......
Saat jam makan siang, Arya pergi menjemput Reyhan pulang sekolah.
Saat ia sampai di sekolah, reyhan bersama teman-temannya sedang duduk menunggu jemputan. Arya pun turun dari mobilnya.
"Rey, ayo kita pulang sayang".
Reyhan mengajak teman-temannya mendekati ke arah Arya.
"Teman-teman kenalin, ini papaku namanya papa Arya".
"Hallo Om" Teman-teman Reyhan bergantian untuk salaman.
"Aku pulang dulu yaa. Daaaaa".
Reyhan dan Arya pulang kerumah maya....
"Pa, mereka teman-teman yang sering bilang kalau aku gak punya ayah. Aku sedihh banget waktu itu. Tapi sekarang aku sudah bisa buktiin sama mereka kalau aku punya ayah yang gagah dan bisa melindungi aku dan mama".
"Iya sayang" Arya mengusap kepala Reyhan dengan penuh rasa haru.
"Maafkan papa yang tidak ikut membesarkanmu dari kamu ada di perut mama". gumam Arya dalam hatinya.
.
Arya menggendong Reyhan dan mengajaknya masuk kedalam rumah.
Tok
Tok
Tok
Shinta membuka pintu,
"Eh Reyhan udah pulang".
"Mama mana mbak?"
"Ayo masuk dulu".
Mereka masuk kedalam dan duduk di ruang tamu.
__ADS_1
"Mama mana mbak??"
"Mama tadi pagi pergi ke Bandung Rey".
"Apa ke Bandung?? Tapi dia gak bilang apa-apa sama saya"
"Iya kak, ini juga mendadak. Shinta cuma dititipin untuk jaga reyhan selama mbak maya ke Bandung".
"Berapa lama mama ke Bandung mbak?"
"2 hari katanya, minggu dia balik lagi kesini".
"Reyhan ikut papa mau??"
"Mau pa".
"Tapi kak, kalau mbak maya marah gimana?? reyhan biar sama aku aja kak".
"Aku ayahnya dan aku berhak atas anakku".
"Baik kak" Shinta tak berani membantah perkataan Arya.
"Sayang, ayo bereskan bajumu, kita kerumah nenek".
"Baik pa".
Reyhan dan Arya membereskan baju-baju yang akan di bawa Reyhan.
Setelah selesai Arya membawa Reyhan kerumah orang tuanya di Bandung tanpa sepengetahuan shinta dan Maya.
.
.
Situasi di Bandung.......
Maya sudah berada di sebuah Kontrakan kecil di belakang hotel. Maya bertanya kepedagang klontongan pinggir gang.
"Permisi bu, apa ibu kenal dengan ibu sonia yang anaknya bernama Loly?"
"Tau neng, mereka ngontrak di bedeng yang cat warna hijau paling ujung tempatnya"
"Ohh begitu, terima kasih ya bu".
"Iya neng sama-sama".
__ADS_1
Maya pun berjalan menuju bedeng berwarna hijau sesuai dengan petunjuk dari ibu tadi.