
Maya dan Arya sampai di rumah sakit...
Arya mengajak Maya menuju ruangan mamanya di rawat dan disana ia melihat ada Cia dan papa Arya yang menjaga di kamar pasien.
"Arya??" Cia melihat Arya masuk kedalam ruangan. Tak lama maya ikut masuk.
"Kamu ngapain kemari? Belum puas kamu membuat calon ibu mertuaku sakit??"
"Ohh jadi gara-gara kamu istri saya sampai dirawat??!" Papa Arya begitu marah saat melihat Maya.
"Cukup pa, ini semua bukan karena maya. Ini semua karena Arya, Maya gak salah apa-apa".
"Kamu jangan belain dia terus dong arya, buka mata kamu, dia itu cuma mau harta kamu aja".
"Aku kesini hanya ingin bertanya kepada kalian, DIMANA KALIAN MENYEMBUNYIKAN REYHAN?!"
"Apa maksudmu?, Siapa reyhan?"
"Arya, mana kami tau. Papa, cia dan mama ada di rumah sakit gak mungkin kami tau dimana Reyhan". Papa Arya langsung memotong pembicaraan Arya agar Cia tidak mengetahui kebenarannya.
"Jangan sampai kalian ada yang terlibat dari hilangnya Reyhan. Jika ada yang terlibat, aku tidak akan pernah memaafkan kalian".
Arya memperingatkan Cia dan Papanya. Mama Arya tak dapat berkata apa-apa dia hanya diam tak bersuara.
"Ayo may kita pergi dari sini". Arya menggandeng tangan Maya dengan Erat.
__ADS_1
"Arya tunggu!"
"Ada apa lagi?!"
"Jika kamu berani keluar dari ruangan ini, aku akan membatalkan pertunangan kita. Dan kamu jangan lupa, Perusahaan papaku adalah investor terbesar di perusahaanmu".
Arya berhenti seketika di depan pintu keluar kamar pasien, ia pun berbalik ke arah Cia.
"Aku gak pernah takut miskin"
PLAAAAKKKKKKĶKKKKKKKĶK
Papa Arya menampar Arya di hadapan semuanya.
"Pa...."
"Kamu pilih papa dan mama atau tinggalkan wanita itu?"
Jleeeeppppppppppppp
Rasanya hati Arya hancur berkeping-keping. Mana bisa ia harus memilih antara papa, mama dan maya. Semuanya adalah hal yang sangat penting untuk Arya.
Maya yang melihat arya yang tak bisa memilih, ia melepaskan genggaman tangan Arya dan perlahan meninggalkan Arya yang masih mematung di depan pintu.
Maya berlari keluar dari rumah sakit dengan perasaan hancur. Iya tau bahwa arya tidak akan bisa memilih, dan mungkin ini adalah takdirnya untuk berpisah dengan Arya.
__ADS_1
Maya pulang kerumahnya sendirian sementara Arya hanya duduk dan diam di kursi bersama papa dam Cia.
.
.
Ke esok paginya,,,,,
Maya masih izin tidak masuk kerja, ia masih ingin mencari Reyhan dan melaporkan ke polisi atas hilangnya reyhan.
.
Arya, Cia, papa dan mama Arya pulang ke bandung pagi ini karena Mama Arya harus mendapat perawatan yang insentif. Arya yang tak bisa berbuat Apa-apa hanya mengikuti permintaan keluarganya.
.
Maya kesana kemari mencari Reyhan, namun tidak ketemu. Maya bingung mau cari dimana lagi anaknya.
"Apa reyhan di bawa sama mama dan papa mertua ya?? karena papa dan mama berniat menjauhkan aku dan reyhan. Tapi aku gak punya bukti apa-apa".
Maya terus berfikir bagaimana cara untuk menemukan Reyhan.
"Aku harus kebandung, ya aku yakin reyhan dibawa ke bandung".
Maya kembali pulang untuk berkemas dan berangkat ke bandung sendirian untuk menemukan reyhan anaknya.
__ADS_1