Mengejar Istri Yang Kabur

Mengejar Istri Yang Kabur
Mengejar Istri yang Kabur 23


__ADS_3

Sampainya maya di Hotel Imara....


Maya langsung ke meja resepsionis,


"Mbak, saya mau check-in".


"Baik bu, atas nama siapa??"


"Maya".


"Ohh ibu Maya, sudah ada yang Check-in atas nama ibu maya. Ini kartunya di kamar nomer 201 di lantai 8 ya bu".


"Siapa yang memesannya?"


"Suami ibu".


"Baiklah terima kasih".


Maya pun menaiki lift menuju lantai 8.


Sampainya disana maya segera mencari kamar nomer 201. Tepat di ujung sebelah kanan, maya menemukan kamar itu. Maya pun langsung masuk kedalam.


Saat masuk kedalam, maya begitu kaget melihat kamar itu dihias dengan bunga-bunga mawar merah yang tertata indah dan memancar kesan romantis.


Maya berjalan perlahan dengan penuh kewaspadaan.


"Mas Arya?"


"Mas?"


Arya muncul dari belakang dan memeluknya erat.


"Iya sayang, aku disini".


Maya memberontak namun arya lebih kuat tenaganya untuk memeluk maya.


"Jangan meronta, atau kau akan membangunkannya".


Arya menggesekan sesuatu dibawah sana.


Jantung maya pun tak henti-hentinya berdegup kencang.


"Dimana Reyhan?!"


"Sssttttttt reyhan ada bersamaku".

__ADS_1


"Kamu jangan macam-macam mas".


"Aku gak mungkin menyakiti anakku sendiri".


"Reyhan bukan anakmu!".


Arya membalikkan maya dan mereka bertatapan.


"Kau bohong may. Reyhan itu anak ku!". Arya berjalan kedepan dan maya mundur ke belakang hingga ia berdiri di tepi ranjang.


Arya memegang pundak maya dan mendudukkannya di ranjang.


"Jangan ganggu aku dan reyhan lagi mas. Biarkan aku hidup bersamanya saja".


" Aku gak akan pernah memberikan reyhan kepadamu. Kau harus membayar kepergianmu selama 4 tahun lalu".


Arya membelai Maya dengan begitu intens hingga ia berhasil membuka hijabnya.


"T.olong mas, berikan reyhan kepadaku. Aku yang melahirkan dan membesarkannya!".


"Jangan bermimpi kamu may, Aku akan memberikan reyhan asal kamu kembali bersamaku".


"Aku gak mau hidup tanpa cinta diantara kita berdua".


"Yakin kau tidak mencintaiku??"


"Ahhhh,,, jangan seperrti itu masss"


"Mulutmu berkata tidak tapi hatimu berbeda may".


"Pertemukan aku dengan anakku masss"


"Aku akan membawamu ketempat Reyhan tapi kamu harus membuatku puas".


Arya langsung mencu*bu maya dengan hasrat yang memuncak. Maya terus saja memberontak dan tak ingin menerima perlakuan Arya.


Plaaaakkkk


Maya menampar Arya.


"Mas jangan paksa aku buat melayani hasrat mas itu!".


"Kenapa may?? bukan kan itu kewajibanmu sebagai istri??"


"Aku bukan istrimu!".

__ADS_1


Arya berdiri dan mengambil jasnya, ia mengambil sesuatu di saku jasnya.


"Kamu lihat sendiri...!"


Arya memberikan Buku nikah kepada Maya.


Perlahan Maya membuka buku kecil itu dan dilihatnya terpasang 2 foto pasangan suami istri yaitu dirinya dan Arya di 4 tahun lalu.


Rasa masih tak percaya di hatinya, jika Arya adalah suaminya.


"Apa kamu masih belum percaya??"


Arya memberikan selembar surat dari rumah sakit atas hasil tes DNA Arya dan Reyhan ternyata cocok.


Maya masih syokkk dengan kondisi saat ini.


Arya mendekat ke Maya dan menatapnya dengan serius.


"Maya,, coba kita lupakan masa lalu kita yang buruk, kita buka lembaran baru. Aku ingin hidup bersamamu maya".


Maya hanya menatap Arya dengan rasa tak percaya.


"Mau kan kita hidup bersama???"


"Tapi mas....??" Maya masih ragu untuk bicara.


"Mulai malam ini, mas akan mengejar cintamu. Mas akan membuatmu jatuh cinta sama mas".


Arya mengecup kening maya dengan perlahan turun kebawah, dikecupnya kedua mata maya, kemudian turun ke pipi, tak terlewat hidungnya yang kecil dan mancung. Setelah itu mel*m*t bibir maya yang ranum.


"Eemmm"


Maya menikmati setiap sentuhan cinta arya yang membuatnya ikut hanyut dalam indahnya malam ini.


Maya pun berbalik menyerang Arya dengan begitu agresif.


"Ini balasan untukmu masss"


"Lakukan sayanggggggg".


Maya benar-benar membuat Arya mabuk kepayang.


Tak pernah disangka Maya begitu hebat membuat suaminya berkali-kali merasakan nikmatnya cinta.


Malam panjang dan indah pun mereka lewati bersama..................

__ADS_1


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


__ADS_2