Mengejar Istri Yang Kabur

Mengejar Istri Yang Kabur
Mengejar Istri yang kabur 37


__ADS_3

Hari berikutnya.............


Tok


Tok


Tok


Mama Arya membuka pintu rumah,


"Reyhannnnnn?????"


"Nenek"


Reyhan berlari memeluk neneknya,


"Nenek kanget banget sama kamu sayang".


"Rey juga kangen sama nenek".


Mama Arya menciumi pipi Reyhan bergantian


"Kamu dibawa kemana nak??? kamu gak papa kan??"


"Rey gak tau nek dimana tempatnya, cuma yang rey tau tempat itu gelap nek, rey takut".


"Jangan takut sayang, sekarang kamu sudah aman bersama nenek, kakek dan papa".


"papa dimana nek??"


"Papa ada dikamar, mungkin sebentar lagi dia ke kantor sayang".


"Reyhaaan"


"kakekkkk" reyhan berjalan menuju kakeknya


"Kakek kangen sama kamu rey,kamu di antar siapa??"


"Rey gak kenal kek, cuma orangnya serem banget".


"ya sudah, sekarang kamu temui papamu, dia begitu mengkhatirkan keadaanmu".


"Baiklah kek".


Reyhan berlari menuju kamar Arya, dilihatnya papa Arya tengah bersiap ke kantor.


"Papa"


Arya menoleh ke depan pintu


"Reyhan, kamu??"


Arya berjalan menuju reyhan dan memeluknya.

__ADS_1


"Kamu gak papa kan sayang??"


"Iya gak papa pa"


"Ayo masuk".


Arya mengajak reyhan masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintu kamar.


"Pa, mama dimana??"


"Mama ada di Bandung, dan saat ini keluarga kecil kita sedang ada masalah, terutama soal penculikan kamu yang belum ketemu siapa dalangnya. Kamu tau siapa yang membawamu??"


"Gak kenal pa, tempat itu gelap banget reyhan takut" reyhan memeluk papanya.


"Yang penting kamu gak kenapa-napa sekarang. Nah papa punya tugas buat reyhan".


"Tugas apa pa??"


"Reyhan harus ikut bersandiwara untuk mengungkap penculikan ini dan membawa mama kembali bersama kita".


"Memangnya mama gak boleh kesini ya pa??"


"Kakek dan nenek belum bisa menerima mama, jadi tugas kita adalah membuat kakek dan nenek diterima dikeluarga ini, kamu paham kan maksud papa??"


"Ohhh gitu paa, paham pa".


"Bagus, anak pintar. Kamu harus mendukung setiap apa yang papa katakan kepada kakek dan nenek".


" Heheh, sekarang kita turun kebawah dan sarapan bareng ya"


"Iya pa".


Arya mengajak Reyhan turun kebawah untuk sarapan bersama dengan kakek dan neneknya.


Setelah selesai sarapan, Arya pamit ke kantor sementara reyhan dirumah bersama neneknya.


.


.


Maya menghubungi Arya dan memberitahu dimana keberadaannya sekarang, sebelum ke kantor Arya langsung datang menemui Maya.


Tok


Tok


tok


Maya membuka pintunya.


"Permisi Maya ada??"


Maya menahan tawanya saat Arya datang tak mengenalinya.

__ADS_1


"Ohh bu maya ada di dalam pak. Silahkan masuk".


Tanpa curiga Arya masuk kedalam dan duduk di kursi tamu.


"Pak Arya, maaf sebelumnya saya mau tanya, apa hubungannya pak arya dan ibu maya ya??"


"Maya itu istri saya".


"Ohh begitu, kalau boleh tau lagi, seberapa besar cinta pak arya kepada ibu maya??"


"Tak bisa di ungkapkan kata-kata. Lagian kenapa kami nanya itu?? lebih baik sekarang kamu panggilkan maya".


"Memangnya mas arya gak bisa ngenalin maya??"


"Hah??" Arya menatap Maya dari atas ke bawah. Secara fisik hampir sama, namun di wajahnya tidak bisa mengenaki kalau itu adalah maya.


"Ini kamu sayang??"


"Iya mas heheheeh".


"Ya Allah mas gak bisa ngenalin kamu. Serius kamu bedaaaaaaa. bagus banget akting kamu ya yang".


"Hihhihihi.... benarkah??"


"Iya sayang" Arya memeluk Maya dengan erat.


"Oh iya may, Reyhan udah dirumah sekarang. Baru pagi tadi ia sampai di antar oleh orang yang misterius. Mas masih terus menyelidiki siapa dalang dibalik semua ini".


"Benarkah mas??? bagaimana keadaan reyhan??"


"Reyhan baik-baik saja. Dan mas berencana akan menjadikanmu baby sister reyhan agar kamu bisa masuk ke dalam rumah".


"Iya mas mau".


"Nanti mas akan bicara sama papa dan mama soal ini. Sementara kamu sabar dulu ya sayang".


"Iya mas" Arya mengecup kening Maya.


"Sekarang mas mau ke kantor dulu ya, jangan sampai orang lain curiga kalau mas mampir kemari".


"Iya mas"


Sebelum Berangkat ke kantor Arya meminta jatah morning kiss kepada Maya dan maya pun memberikannya dengan penuh cinta.


"Mas bakal kangen sama ciumanmu". Arya berbisik ke telinga maya dan membuatnya geli.


"Hihihii dasar gombal".


"Daa sayang Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam"


Arya menjalankan mobilnya meninggalkan Maya, dan maya segera masuk kedalam rumah.

__ADS_1


__ADS_2