Mengejar Istri Yang Kabur

Mengejar Istri Yang Kabur
Mengejar Istri yang Kabur 33


__ADS_3

Maya merasa gelisah di dalam kantornya, mau kerja tapi gak fokus. Tak ada kabar dari Arya.


Dddrrttttt drrttttttt


Ponsel Maya bergetar ada panggilan masuk dari Shinta.


"Hallo shin?"


"Apaaaa???!!! Sekarang kamu dimana??"


Maya langsung mematikan telfon dan segera membereskan barang-barangnya dan pergi keluar dari kantor dengan terburu-buru.


"May kamu mau kemana??" Maya menolehke samping.


"Maya ada urusan pak hasan".


"Aku antar ya?"


"Gak usah pak, saya buru-buru mau naik motor saya aja. Permisi".


Maya langsung berlari ke parkiran motor untuk mengambil motornya. Hasan mengikutinya dengan meminjam motor milik security di kantor.


Maya mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi, Hasan yang tertinggal jauh tidak dapat mengejar Maya.


Sampailah maya di depan sekolah Reyhan dan melihat shinta disana.


"Shinta, kemana reyhan??"


"Shinta gak tau mbak, aku sampe disini reyhan udah gak ada. aku tanya sama guru katanya reyhan udah pulang dijemput keluarganya"


"Keluarga?? Cb kita ke sekolah lagi"


Maya dan shinta ke ruang operator dan meminta izin untuk melihat monitor CCTV sekolah.


Hasilnya terlihat reyhan di bawa sebuah mobil hitam dan bersama lelaki dengan pakaian rapi. Maya langsung lemas ditempat dan menjatuhkan dirinya ke lantai.


"Ya Allah reyhan kamu dimana nak??" Maya menangis histeris .


"Mbak, kita lapor polisi aja yuk ?"


"Belum bisa shin kalau belum 24jam hilangnya hiks hiks. Coba kita cari ke tempat lain dulu".


Maya dan shinta mencari reyhan ke penjuru kota namun belum juga ketemu. Akhirnya mereka pun pulang kerumah karena sudah malam.

__ADS_1


Ddrrttt Ddrrttttttt


Ponsel Maya pun bergetar....


Panggilan dari nomor telfon yang tidak dikenal.


Maya mengangkat telfonnya


"Hallo?"


"Nyonya Maya, Anda pasti mencari-cari keberadaan reyhan saat ini. Dia bersamaku saat ini"


"Kamu siapa?? mau kamu apa??"


"Anda tak perlu tau siapa saya, anda hanya memiliki 2 pilihan. Pertama Reyhan dalam keadaan selamat tapi anda harus meninggalkan reyhan dan Arya. Kedua Anda tidak akan pernah lagi melihat reyhan dan Arya di dunia ini".


"Hey kamu siapa??? apa masalahmu denganku?"


"Saya tunggu jawabannya besok pagi jam 9"


Tut tut tut tut


"Hallo???"


"Hallo???"


"Siapa mb???"


"Penculik reyhan shin, dia ingin memisahkan mbak sama reyhan"


"Kita kasih tau masalah ini sama kak arya mbak"


"Kak Arya lagi dirumah sakit, mamanya pingsan tadi di kantor".


"Jadi gimana mba??"


"Apa mbak Harus meninggalkan reyhan??" Maya sudah terlihat lemas.


"Jangan gitu dong mbak. Reyhan kan anak mbak maya"


"Apa yang menculik ada hubungannya sama keluarga mas arya dan Cia ya shin??"


"Bisa jadi mbak, kalau menurutku, mbak harus bicara sama kak Arya".

__ADS_1


"Coba mbak telfon mas Arya dulu".


Maya mengambil ponselnya dan menelfon Arya...


Tuuuttttttt tuuuuutttttt tuuutttt


"Hallo mas, Assalamualaikum"


"Kalau mas ada waktu sebentar, maya mau ketemu mas di rumah maya sekarang".


"Baiklah maya tunggu. Assalamualaikum". Maya menutup telfonnya.


.


Tak berapa lama Arya tiba di rumah Maya.


Tok


Tok


Tok


Maya membuka pintunya


"Assalamualaikum" Arya masuk kedalam rumah


"Wa'alaikumsalam" Maya langsung memeluk Arya dengan begitu Erat.


"Ada apa sayang?"


"Hiks hiks mass, Reyhan ilang mas"


"Apa??? kenapa kamu baru ngabarin mas sekarang?"


"Maya berfikirnya mas arya lagi sibuk ngurusin mama"


"Reyhan juga penting buat mas may, sampai sekarang belum ketemu?"


"Belum. Tadi penculiknya nelfon maya, cuma 2 pilihan yang di ajukan. Maya harus ninggalin mas sama reyhan atau maya gak akan pernah melihat kalian berdua" Maya menangis pilu di pelukan Arya.


"Sepertinya mas tau siapa penculiknya. Kamu tunggu dirumah"


"Gak mau mas, Maya mau ikut"

__ADS_1


"Ya sudah Ayo".


Maya mengikuti Arya untuk mencari reyhan.


__ADS_2