Mengejar Istri Yang Kabur

Mengejar Istri Yang Kabur
Mengejar Istri yang Kabur 24


__ADS_3

Suara Azan berkumandang membangunkan Maya, ia melihat Arya yang masih tidur.


"Aku masih gak percaya kalau kamu itu suamiku mas". Maya menyentuh Hidung Arya


"Apa kamu sudah puas menatap suamimu?"


Maya langsung menurunkan tangannya tapi malah menyentuh sesuatu di dalam selimut.


"Uuhhh" Arya merasakan sesuatu disana.


"Apa kamu membangunkannya lagi sayang???"


"Maaf gak sengaja". Maya begitu malu.


"Mas gak nyangka, kamu bisa sehebat itu semalam".


"Apaan sihhh".


Arya mengarahkan tangan maya untuk menyentuh sesuatu di bawah sana.


" Dia mau dimanja lagi".


Maya melepaskan tangannya dan beranjak dari ranjang.


"Udah subuh, aku mau mandi".


Arya pun dengan cepat menyelinap di kamar mandi.


"Mas gantian dong mandinya".


"Gak mau. Mas mau mandi bareng kamu".


Arya bergriliya mengabsen maya dari ujung rambut sampai ujung kaki, dan membuat maya tidak tahan.


Akirnya terjadilah mandi yang tak berkesudahan.


Setengah jam kemudian mereka menyelesaikan kegiatan mandi panas dan segera membersihkan diri.


Setelah mandi wajib, keduanya menjalankan ibadah sholat berjamaah.


.


Selesai sholat........


Maya rebahan di pelukan Arya,


"Maya... kamu mau bertemu reyhan??"


"Iya mas. Reyhan dimana?".


"Reyhan ada dirumah orang tuaku".


"Aku ingin membawanya pulang mas".


"Kita jemput pagi ini dan segera pulang".

__ADS_1


"Iya,,,,,"


Maya belum mengganti bajunya dan hanya memakai baju handuk. Sedangkan Arya hanya mengenakan handuk sepinggang dan memperlihatkan roti sobek yang menggoda iman.


"Mas, mana bajuku??" Maya duduk di tepi ranjang.


"Sebentar lagi sampai".


Tiinggg Tongggg


Maya bergegas bersembunyi dibalik selimut dan Arya membuka pintunya.


"Ini tuan yang anda pesan".


"Terima kasih".


Arya mengambil bingkisan dari pengawalnya dan meletakkannya di atas meja.


Arya yang jahil pun ikut masuk kedalam selimut bersama maya


"Kamu ngapain sembunyi?"


"Karena ada yang datang, takut ketahuan. kan aku cuma pakai handuk mas".


"Mana?"


"Ini".


Arya langsung menerkam Maya dan mereka pun bergulat kembali di dalam selimut.


Arya membuka selimut dan sudah berada diatas maya.


"Mau makan kamu".


"Tapi mas, aku...." Belum maya menyelesaikan ucapannya Arya sudah menutup nya dengan serangan bertubi-tubi. Maya pun tak bisa menolah, karena sebenarnya ia sudah tergoda saat melihat roti sobek milik suaminya. Pergulatan panjang dan panas di pagi hari pun terjadi hingga keduanya pun lelah.


.


.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


2 jam kemudian.....


Arya mengajak Maya pergi kerumah orang tuanya.


Sampainya dirumah,


"Mas,, aku takut". Maya terliat cemas dan wajahnya pucat.


"Tenang saja, kan ada mas". Arya menggenggam erat tangan Maya dan mengajaknya masuk ke dalam.


Tingggg Tooonggg


Pembantu rumah membukakan pintu.

__ADS_1


"Ehh tuan, silahkan masuk".


"Mama mana??".


"Ada di taman belakang tuan sama bapak".


"Baiklah".


Arya mengajak Maya ke taman belakang, sampainya disana....


"Assalamualaikum ma, pa".


"Wa'alaikumsalam. Arya".


"Mama?" Reyhan memberhentikan permainannya dan berlari ke arah maya.


"Reyhan, mama kangen sama kamu nak"


Maya mengecup kedua pipi anaknya.


"Kamu gak papa kan??"


"Iya ma aku gak papa. Aku senang ketemu kakek dan nenek ma".


Arya menggandeng maya mendekat ke arah mama dan papanya.


"Ma, pa kenalin ini maya, istriku".


Mama Arya menatap maya dari atas kebawah, melihat tampilannya yang biasa saja.


"Jadi kamu istri arya?"


Maya memberi salam kepada kedua orang tua Arya, Namun sepertinya mama Arya kurang suka terhadap maya. Mama Arya pun langsung pergi meninggalkan mereka. Arya langsung mengejar mamanya.


"Duduklah nak maya".


"Terima kasih pak"


Maya duduk di kursi bersama Reyhan di pangkuannya.


"Sudah berapa lama Kenal Arya??"


"Belum lama ini pak".


"Apa Arya tak pernah menceritakan tentang keluarganya kepadamu??"


"Belum pernah pak".


"Kamu tinggal dimana??"


"Saya Aselinya Bandung pak, tapi saya sekarang bekerja di pekalongan".


"Ohh begitu,,, bagaimana bisa kamu menikah dengan anak sayaa?"


"Emm apa mas Arya tak pernah bercerita kepada keluarganya??"

__ADS_1


"Baru kemarin dia mengatakan sudah menikah dan memiliki seorang putra".


Maya menceritakan kejadian 4 tahun lalu kepada papa Arya.


__ADS_2