Mengejar Istri Yang Kabur

Mengejar Istri Yang Kabur
Mengejar Istri yang Kabur 30


__ADS_3

Setelah membeli buah tangan, Arya dan maya langsung menuju tempat janjian dengan Mr. Robert.


Sampainya di sebuah restourant, Arya dan maya duduk menunggu kedatangan Mr. Robert.


"Mas, masih lama yaa?? ini udah 15 menit kita disini orangnya belum muncul".


"Sabarrr, mungkin macet dijalan. Kamu bosan ya??"


"Iyah, pekerjaan yang paling gak enak itu ya nunggu".


"Tapi mas gak bosan tuh menunggu cintamu buat mas".


"Hahahha apaan sihh"


"Maya, kalau kamu ketawa gitu makin cantik deh".


"Mas Arya, kita ini udah dewasa, bukan ABG lagi buat gombal gitu".


"Mas gak gombal may, kamu memang bener-bener cantik. Mas tak pernah bisa menghapus bayangan wajahmu dari pertama kita bertemu" Arya memegang tangan maya. Maya pun jadi tersipu malu, tampak wajahnya merona seketika.


"Maya beneran gak inget sama wajah mas, hanya Aroma dan kehangatan mas yang gak bisa maya lupain. Mungkin karena pengaruh obat saat itu".


"Obat??"


"Iya, kak loly menaruh obat didalam air minum maya".


"Mas kira saat itu kamu memang orang yang seperti itu. Ternyata mas salah, maafkan mas ya maya"


"Iya mas, itu juga bagian dari masa lalu kita kan dan pengalaman pertama buat maya".


"Sebelumnya tidak ada pria lain yang menyentuhmu??"


"Gak ada, mas adalah pria pertama yang mendapatkannya.".


"Begitu beruntungnya mas may". Arya mengecup tangan maya dengan lembut.


"Ehemm,,Selamat sore Tuan Arya".


Arya dan Maya menoleh kesamping dan dilihatnya Tuan Robert sudah berdiri di samping mereka.


"Mr. Robert??Sejak kapan anda berdiri disini??, mari silahkan duduk".


Mr. Robert duduk di samping Arya dan di temani Assistentnya.

__ADS_1


"Baru saja, sepertinya kami mengganggu keromantisan kalian?"


Wajah Arya dan Maya pun langsung merah merona


"Ohh tidak mengganggu, Silahkan mau pesan makanan dan minuman apa??"


Setelah mereka memesan makanan, perbincangan pun berjalan begitu hangat dan lancar. Kesepakatan kerja sama pun terjalin antara keduanya. Pertemuan pun selesai, Mr Robert pamit pulang duluan. Arya membawa Maya ke apartementnya.


.


"Mas, kok gak pulang kerumah sih??"


"Kita mampir kesini dulu ya, mas mau ambil berkas dulu"


"Ohhh,,,,,," Maya duduk di sofa tamu dan Arya pergi keruang kerjanya untuk mengambil berkas.


"May, Lusa mas balik Ke Bandung"


"Loh kenapa mas??"


"Mas harus balik ke Bandung buat ngurusin perusahaan yang di pusat. kamu sama reyhan ikut mas ke Bandung ya"


"Enggak deh mas, selama mama dan papa belum merestui hubungan kita, kayaknya kami disini aja".


"Kan bisa nelfon".


"Mas gak puas sayang. Mas tuh pengennya ketemu kamu".


"Tapi aku gak bisa ikut mas sekarang".


"Jadi kita LDR??


"Begitulah".


"Jadi mas gak bisa sayang-sayangan sama kamu" Arya mulai merayu maya.


"Ditahan ajaa hahaha"


"Tapi kamu harus janji untuk menjaga semuanya untuk mas"


"Insyaa Allah"


Arya memeluk Maya dengan begitu Erat, kemudian dilepaskan pelukannya itu di ganti dengan ciuman di dahi Maya

__ADS_1


"Makasih ya sayang"


"iyaaaaahhhhhhhh"


Arya mendekatkan bibirnya ke bibir maya saat bibir keduanya menempel, maya pun memejamkan matanya, tiba-tiba


Tiiiiiiing Toooooooong


Keduanya terkejut dan menghentikan keinginannya itu. Arya beranjak dari sofa untuk membuka pintu.


Saat membuka pintu ia pun dikejutkan dengan siapa yang datang.


"Mama?? cia??"


"Hallo arya?? kamu lagi apaa??".Cia.


"Arya, mama dateng".


"Ngapain mama kalian kemari lusa Arya pulang ke bandung????"


"Mama baru sampai disini bukannya di sambut malah di marahin".


Mama dan Cia menerobos masuk kedalam ruangan, dilihatnya Maya yang sedang menyiapkan berkas diatas meja.


"Ngapain kamu disini??"


"Saya sedang menyusun berkas bu"


"Memangnya kamu siapa???"


"Ma, maya itu asisstent Arya".


"Apa??????"


"Dasar perempuan gak tau malu, masih saja menggoda tunangan orang!"


"Maaf disini saya bekerja, silahkan selesaikan masalah kalian saya permisi dulu".


Maya permisi keluar dari Apartement Arya dan Arya pun ingin mengejar Maya namun di tahan oleh mama nya.


"Kamu pilih mama atau wanita itu?"


Arya menghentikan langkahnya saat akan mengejar Maya.

__ADS_1


__ADS_2