
Mama Arya menahannya untuk tidak mengejar maya.
"Arya, kamu gak perlu mengejar wanita itu".
"Iya arya, untuk apa sih kamu mengejar wanita penggoda itu. Kita kan sebentar lagi menikah" Cia mergelayut manja di lengan Arya.
"Lepasin tanganku cia" arya melepas tangan Cia.
"Kamu kenapa sih?? jangan-jangan kamu udah kepelet sama janda itu".
"Jangan bicara sembarangan kamu" Arya pergi meninggalkan mama dan Cia ke dapur.
Cia merasa kesal saat Arya begitu cuek dan tidak memperhatikannya. Mama Arya pun merasa gak enak dan takut jika Cia berbuat nekad.
"Sayang,,, ayo kita duduk"
Mama dan cia duduk di sofa tamu dan berbincang. sedangkan Arya di meja kerjanya tengah menyibukan diri dengan pekerjaannya.
Pikiran Arya jadi kacau saat maya pergi meninggalkan Arya.
.
Maya sudah sampai dirumahnya....
"Mama udah pulang ya?? papa mana ma?"
Reyhan tengah belajar di ruang tamu.
"Iya sayang, mama kesorean tadi ada meeting. Papa masih ada kerjaan jadi gak kesini. Kamu lagi belajar ya??" Maya duduk di samping Reyhan.
"Iya ma, tapi malem ini papa pulang kesini kan ma??"
"Mama gak tau sayang. kalau lembur sampai malam mungkin papa gak pulang kesini".
Maya membantu Reyhan mengerjakan tugas sekolahnya. Setelah selesai mereka pun bersiap mandi dan makan malam bersama kak shinta di rumah.
__ADS_1
Setelah selesai makan malam, Maya mengajak reyhan kekamarnya. Maya membacakan beberapa buku cerita untuk reyhan dan lama kelamaan reyhan pun tertidur. Maya membelai lembut kepala reyhan, maya mengingat kembali perjuangannya bangkit dari keterpurukannya. Tak lama Maya pun ikut tertidur di kamar reyhan.
.
Arya yang tak bisa berhenti memikirkan maya pun begitu gusar, Mama dan cia menginap di apartemen. Arya bersiap untuk pergi,
"Kamu mau kemana?"
"Mau kerumah temen ma".
"Jangan bohong kamu".
"Terus mau mama gimana?? apa aku harus tidur disini bareng kalian??"
"Kamu gak keluar dari sini".
"Ma, arya dan cia belum menikah, apa kata orang jika arya tidur disini??"
"Kan ada mama"
"Pokoknya Arya mau pergi kalau kalian nginep disini".
.
.
Sampainya dirumah maya..
Tok
Tok
Tok
Shinta membuka pintu rumah..
__ADS_1
"Kak Arya"
"Iya shin, mbak maya sama reyhan ada??"
"Ada kak, tapi mereka udah pada tidur".
"Boleh kak arya masuk?"
"Tentu"
Arya masuk kedalam rumah,,,
"Mbak maya dan reyhan tidur dikamar reyhan kak".
"Baiklah".
Shinta kembali kekamarnya dan Arya masuk kedalam kamar reyhan. Dilihatnya Maya tengah tidur memeluk Reyhan.
"Maafin mas may".
Arya menggendong Maya dan memindahkan kekamarnya. Dengan perlahan Arya menurunkan Maya di ranjangnya, Kemudian Arya tidur di samping maya. Dipandangnya lekat wajah maya yang tidur pulas. Arya membelai lembut wajah maya
"May, mas begitu mencintaimu. Mas gak mau jauh dari kamu. Mas janji akan segera menyelesaikan masalahnya"
Maya menggeliat kecil merasakan sentuhan lembut dari Arya.
"Mas, maya sayang sama mas" Maya pun mengigau saat tidur.
Arya yang mendengar ucapan maya pun begitu bahagia. Arya pun mengecup bibir maya singkat.
CUP
Maya merasakannya kedalam mimpinya,,,
"Ciuman mas sampe masih terasa mas"
__ADS_1
Arya menahan tawanya, ia takut membangunkan maya ditidurnya.
Karena Arya sudah mengantuk, ia pun tertidur dengan memeluk Maya dengan begitu mesra.