Menikah Dengan Mafia Sadis

Menikah Dengan Mafia Sadis
Bab 12. Tidak jadi bicara


__ADS_3

#Terjebak Gairah Sang Mafia 3


Tidak jadi bicara




Queen menggeleng, "Saya belum tahu tuh, emang sejak kapan Fritzy hamil? Terus siapa ayahnya?" ujarnya.


Kali ini giliran Alden yang menggeleng, "Saya juga tidak tahu siapa ayahnya nona, tapi dia sudah mengandung kurang lebih empat Minggu," ucapnya.


"Empat Minggu??" Queen kembali terkejut.


"Betul nona, waktu itu saya sendiri yang mengantar Fritzy ke rumah sakit untuk diperiksa. Saya juga terkejut sekali setelah dokter mengatakan kalau Fritzy sedang mengandung," jelas Alden.


"Ini aneh, tidak mungkin Fritzy bisa tiba-tiba hamil tanpa ada pelakunya," ucap Queen curiga.


"Itu juga yang saya sedang cari tahu nona, saya coba tanya ke Fritzy tapi dia gak mau jawab. Saya jadi makin bingung deh," ucap Alden.


"Yasudah, terimakasih infonya. Biar aku susul Fritzy dan coba bicara sama dia," ucap Queen.


"Eh tunggu nona!" tiba-tiba Alden menahan Queen yang hendak pergi.


Queen menghela nafasnya, "Ada apa lagi Alden?" tanyanya sedikit kesal.


"Tenang nona, saya cuma mau sampaikan kecurigaan saya sama seseorang. Bisa jadi dia itu orangnya yang sudah menghamili Fritzy," ucap Alden.


Sontak Queen mengurungkan niatnya dan justru kembali fokus menatap Alden, ia penasaran siapa pria yang dicurigai Alden itu. Sedangkan Alden tiba-tiba mendadak ragu untuk memberitahu Queen, ia baru ingat kalau Queen adalah istri dari Jeevan sekarang ini.


"Siapa orang yang kamu curigai Alden? Cepat beritahu saya!" pinta Queen.


"Eee anu itu..." Alden tampak gugup dan bingung saat hendak menjawabnya.


"Anu itu apa? Kamu yang jelas dong kalau bicara Alden, jangan bikin saya kesal!" sentak Queen.

__ADS_1


"Maaf nona, saya ragu untuk memberitahu kecurigaan saya ini ke nona. Soalnya nona kan istri bos saya," ucap Alden gugup.


"Tidak perlu ragu, katakan saja siapa yang kamu curigai Alden!" pinta Queen.


"Baiklah nona, sebenarnya saya itu mencurigai.." ucapan Alden terpotong karena ponsel milik Queen berbunyi.


Drrtt drrtt


"Sebentar, saya angkat telpon dulu. Ini dari suami saya," ucap Queen.


"Baik nona!" ucap Alden patuh.


Queen langsung beranjak pergi dari sana untuk mengangkat telpon suaminya, sedangkan Alden tetap diam di tempat menunggu Queen sampai selesai telponan. Akan tetapi, Alden malah tak sengaja bertemu dengan Fritzy yang baru kembali dari toilet dan tampak celingak-celinguk.


Alden tersenyum, ia memanfaatkan kesempatan kali ini untuk bertanya lagi pada Fritzy tentang siapa ayah dari bayi di dalam kandungannya. Sejak lama ia memang penasaran tentang itu, dan ia akan terus mencari tahu sendiri dengan bertanya pada Fritzy secara langsung.


"Fritzy tunggu! Saya mau bicara sama kamu, ayo kita ke belakang sekarang!" ucap Alden memaksa.


"Ih apaan sih? Tadi aku lihat ada mbak Queen, dia kemana ya?" tanya Fritzy.


"Gak mau ah, palingan kamu juga cuma mau tanya hal yang gak penting!" tolak Fritzy.


"Ini penting Fritzy, aku mau tau sesuatu tentang kamu. Ayo ikut aku sekarang, sebentar aja kok!" paksa Alden.


"Aku gak bisa ikut kamu, aku mau ketemu mbak Queen aja. Sana ah kamu kerja aja!" ujar Fritzy.


Namun, Alden menahan Fritzy dengan cara mencekal lengan wanita itu. Fritzy tampak meringis kesakitan saat tangannya itu dicengkeram kuat oleh Alden, tapi tak membuat Alden sama sekali perduli dan malah menariknya secara paksa untuk pergi dari sana dengan cepat.




Queen kini berada di ruang tamu, ia mengangkat telpon dari suaminya sambil tersenyum dan berbicara dengan lembut disana. Queen memang ingin terus menjadi istri yang baik bagi Jeevan, meskipun hingga kini ia masih ragu apakah pria itu benar-benar mencintainya atau tidak.


📞"Halo Jeevan! Kenapa nih kamu telpon aku? Udah kangen ya pasti sama aku sayang?" ujar Queen dengan nada menggoda.

__ADS_1


📞"Ya itu kamu tau sayangku, aku emang kangen banget sama kamu sayang! Aku gak bisa jauh dari kamu lama-lama, aku selalu pengen ada di dekat kamu!" ucap Jeevan.


Queen pun dibuat senyum-senyum mendengar perkataan suaminya, ia tersipu karena dirinya pun merasa bahwa tidak bisa berjauhan dari sang suami. Wajahnya kini memerah semua dan tidak dapat berkata-kata lagi di telpon, hal itu membuat Jeevan bingung dan mencari-cari istrinya.


📞"Hey, halo sayang! Kamu kenapa diam aja cantik? Lagi ngapain kamu, ha?" ujar Jeevan.


📞"Eh i-i-iya Jev, sorry tadi aku bingung mau jawab apa," ucap Queen tersipu.


📞"Bingung apa bingung? Bilang aja kali kalo kamu itu lagi malu-malu kan? Andai aja aku bisa lihat wajah kamu yang sekarang, pasti aku gemes banget deh sayang!" ucap Jeevan.


📞"Ah kamu mah, tau-tau aja sih kalo aku lagi malu. Yaudah, udahan dulu ya telponnya? Nanti kita ketemu aja di rumah ya sayang?" ujar Queen.


📞"Yah jangan dong! Kamu sekarang lagi dimana? Aku gak tahan lagi nih, kita video call yuk sayang!" ucap Jeevan.


📞"Eee aku di markas kamu sayang, gak bisa lah kalau kita video call disini. Nanti yang ada dilihat sama karyawan kamu," ucap Queen.


📞"Loh kamu ngapain disitu sayang? Kok gak bilang ke aku dulu kalau kamu mau kesana? Ada urusan apa sih cantik?" tanya Jeevan khawatir.


📞"Gak ada urusan apa-apa kok, aku cuma pengen cek keadaan disini aja. Kan di bisnis kamu sekarang juga ada bisnis aku, jadi gapapa dong kalau aku ikut kesini sayang?" ucap Queen.


📞"Hadeh, ya ya gapapa kok sayang. Sekarang mending kamu ke kamar aja, nah disana baru kita video call sayang!" ucap Jeevan.


📞"Ah enggak ah, udah ya aku tutup dulu sayang! Nanti aja kita enak-enak nya di rumah, bye sayang!" ucap Queen yang langsung mematikan telponnya.


Tut Tut Tut...


Setelah selesai telponan dengan suaminya, Queen berniat kembali ke tempat Alden berada tadi. Akan tetapi, disana ia tidak menemukan keberadaan Alden dan hanya ada kekosongan. Sontak saja Queen merasa bingung, ia celingak-celinguk ke kanan dan kiri secara bergantian untuk mencari dimana Alden saat ini.


"Loh kok gak ada? Ini Alden kemana sih? Padahal aku masih mau bicara sama dia, aku penasaran deh siapa ya orang yang dia curigai itu? Apa kira-kira kecurigaan dia itu benar?" gumam Queen.


"Aku coba cari kesana deh," sambungnya sembari berjalan mencari Alden.


Tampaknya Queen memang sangat penasaran dan ingin tahu siapa ayah dari anak yang dikandung oleh Fritzy itu, entah kenapa Queen menaruh curiga bahwa anak itu adalah hasil dari hubungan Fritzy dengan Jeevan, suaminya.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2