
Mereka pun telah menyelesaikan tugas mereka hingga kini tinggal beres-beres peralatan untuk membersihkan WC tadi
Tak disangka hujan deras pun menyambar dengan disertai petir yang mengerikan dan angin yang kencang
Gludugg gludugg
Jegerrrr
"Ahh!" Teraik Aya dengan menutupi telinganya
"Mau pulang gimana ujan gini" ucap Aldo
"Kayanya kita gak bisa pulang sekarang" ucap Aldo lagi
"Terus gimana?" Tanya Aya dengan maish menutupi telinganya
"Kantin dulu deh , gue udah laper banget" ajak Aldo dengan meninggalkan Aya
"Tunggu al,gue takut petir" ucap aya dengan mengejar Aldo
"Dasar cewe!"
Jegerrrr
"Ahh" teriak Aya yang kini dibelakang Aldo
"Penakut banget si Lo" ucap Aldo dengan menarik tangan aya hingga kini mereka bergandengan tangan
Dan mereka pun telah sampai dikantin yang masih ada siswa beberapa dan penjual makanan beberapa
"Tinggal bakso sama nasi goreng, lo mau beli apah?" Tanya Aldo
"Bakso ajah"
"Gue pesenin dulu" ucap Aldo dan meninggalkan Aya
'aldo baik juga' batin Aya dengan senyum-senyum
"Gue tau gue ganteng gak usah ngeliatin gitu banget sampe senyum-senyum" ucap Aldo saat sudah duduk didepan Aya
"Ge'er" jawab Aya
"Heleh bilang ajah Lo ngliatin gue tadi"
"Terserah Lo deh" jawab Aya dengan memalingkan wajahnya
"Pesenannya mas" ucap Bu kantin dengan membawakan bakso dua porsi
"Makasih Bu" jawab Aya dan Aldo
"Minumannya mas mba" ucap bapak-bapak kantin yang seperti nya suami dari Bu kantin
"Makasih pak" jawab mereka berdua lagi
Dan mereka pun memakan bakso nya masing-masing
"Kalo makan tu jangan belopatan ,kaya bocil" ucap Aldo dengan membersih kan kuah dan saos yang menempel di pinggir-pinggir bibir imut aya
"Makasih" jawab Aya dengan senyum tipis nya
'kenapa Lo manis banget si al' batin Aya
'jangan bikin gue baper aldioo!' batin Aya lagi
Aldo yang dengan cepatnya menghabiskan bakso itu sedangkan Aya masih setengah nya
"Al bakso gue ihh" rengek Aya saat baksonya diambil oleh Aldo
"Lagian makan Lo lama, bikin gue laper lagi" ucap Aldo dengan mulut penuh bakso
"Laper lagi yah sonoh pesen lagi"
"Yaudah deh gue pesen lagi ajah" ucap Aldo dan berjalan menuju kios bakso lagi
"Ampun badan kurus tapi makannya banyak" ucap aya saat melihat Aldo sudah jauh pergi
Setelah hampir 5 menit Aldo pun kembali dengan membawa mie ayam nya
__ADS_1
"Gak kurang tu satu doang?" Tanya ledek Aya
"Enggak yah dikira gue bandot apah yang makan banyak"
"Yah kirain bakal kurang lagi"
Aldo pun tidak menghiraukan omongan Aya dan memilih memakan mie ayam nya
"Gue telfon mamah dulu deh, takut nyariin" Aya pun mengeluarkan benda pipihnya di tasnya
'halo mah' ucap aya saat panggilan itu sudah tersambung
'halo sayang, udah jam segini ko masih belom pulang?' tanya mamah Melinda
'iyah mah Aya kena hukuman tadi ,ehh pas mau pulang ujan gede'
'ko bisa dihukum?'
'nanti aya jelasin dirumah yah mah, yang penting Aya udah bilang ke mamah kalo Aya bakal telat pulang'
'yasudah pokoknya kamu jangan ujan-ujan yah sayang'
'iyah mah, yaudah Aya tutup dulu telfonnya banyak petir'
'iya sayang'
Dan panggilan pun telat berakhir
"Udah belom makannya?" Tanya Aya
"Bentar lagi" jawab Aldo dengan mulut penuh mie ayam
Saat makanan Aldo ludes semua mereka pun beranjak dari kursi kantin dan membayar makanan mereka, Aldo sih yang membayar kan semuanya
"Kita nunggu dikelas ajah gimana? Kalo diruangan dady gue malah jadi omongan soalnya masih ada guru"
"Yaudah ayo"
Mereka pun berjalan kembali menuju kelas nya
"Ouh iyh kan kelas dikunci, terus gimana dong?" Tanya Aldo saat melihat pintu kelas mereka terkunci yah memang setiap hari dikunci demi keamanan barang-barang didalam, dan kuncinya biasa dipegang ketua kelas atau kadang dititipkan di TU
"Dingin disini ay"
"Biarin deh sekalian ngeliat hujan"
"Hem" hanya itu jawaban dari Aldo dan diantara mereka pun hanya ada keheningan dengan disertai suara rintikan hujan dan suara petir yang tidak terlalu besar
"Huft! Dingin banget mana jaket gue dimotor lagi" ucap Aya dengan menggosokkan kedua telapak tangannya
Tiba-tiba terdapat lah jaket tebal yang menutupi tubuh Aya yang ternyata adalah jaket Aldo
"Pake punya gue" ucap Aldo
"Makasih" jawab Aya dengan senyumnya
Lagi-lagi hanya ada keheningan diantara mereka
"Lo pulangnya gue anter yah" ucap Aldo
"Ga usah Al gue gapapa sendiri"
"Rumah Lo sama rumah gue itu searah jadi bareng ajah"
"Masa?"
"Gue itu nglewatin komplek Lo Aya" ucap Aldo dan hanya dibalas 'oh' ria dari Aya
Tak dirasa hujan pun sudah reda, langit pun langsung cerah, kini Aldo dan Aya pun sudah berada di parkiran sekolah
"Cepet jalan" perintah Aya
"Budayakan cewe dulu baru cowo" ucap Aldo
"Iyah Iyah" jawab Aya dan mereka pun meninggalkan sekolah
Saat diperjalanan hampir 30 menit mereka pun telah sampai didepan komplek rumah elit
__ADS_1
"Sampe sini ajah Al"
"Gak bisa, cepet masuk"
"Sampe sini ajah aldio"
"Gue anter sampe depan rumah Lo Nayla"
"High ngeyel banget ni orang" ucap Aya dan memasuki gerbang komplek
Mereka pun telah sampai didepan rumah Aya
Mamah Melinda yang dari tadi menunggu diruang tamu pun langsung keluar saat mendengar suara motor
"Aya kamu udah pulang" ucap girang mamah Melinda
"Ehh ada nak Aldo juga" ucap mamah Melinda lagi saat tatapan nya tertuju kepada Aldo
"Tante" ucapa aldo dengan menundukkan kepalanya
"Makasih udah nganter gue" ucap aya
"Lo boleh pulang" ucap aya lagi yang langsung ditabok pelan pantatnya oleh sang mamah
"Kamu ini udah dianterin Aldo malah ngusir" ucap mamah Melinda
"Terus buat apah lagi dia di sini mah?"
"Yah suruh masuk dulu gitu loh"
"Terserah mamah deh" ucap aya dan pergi meninggalkan mereka berdua
"Maafin Aya yah nak Aldo" ucap lembut mamah Melinda
"Gapapa Tante ,udah biasa" ucap Aldo dengan senyumnya
"Masuk dulu yuk al" ajak mamah Melinda
"Ga usah deh Tante al langsung pulang ajah"
"Jangan dong mampir dulu, duduk dulu Tante mau tau kenapa kalian bisa pulang bareng"
"Atau Aya dihukum nya sama kamu?"
"Iyah Tante"
"Kenapa bisa dihukum gitu? Udah Al masuk ajah ceritain didalem yah"
Aldo pun hanya bisa pasrah dan menuruti keinginan mamah Melinda
"Iyah deh tan, Al mampir dulu"
"Gitu dong, yaudah ayo masuk"
Aldo pun mengekori mamah Melinda dan dituntun untuk duduk dikursi tamu
"Duduk dulu Al, kamu mau minum apah?"
"Apah ajah Tante" jawab Aldo dengan senyum nya
Dan Aya yang dari kamarnya kini menuruni satu persatu anak tangga
Aldo yang melihat penampilan Aya pun terbengong. Gimana gak bengong Aya hanya memakai hotpants berwarna hitam dan baju oversize berwarna cream yang membuat nya sangat sexy
"Kenapa duduk?" Tanya Aya
"Disuruh mamah Lo" jawab Aldo
Aya pun ikut duduk didepan Aldo "terus mamah kemana?"
"Kayanya bikinin minuman buat gue"
"Ehh Aya udah keluar" ucap mamah Melinda dengan membawa nampan berisi minuman
"Nih nak Aldo diminum yah" ucap mamah Melinda dengan senyumnya
"Makasih Tante, Al ngrepotin yah tan?"
__ADS_1
"Banget" ketua aya