Menikah Dengan Musuh-Ku

Menikah Dengan Musuh-Ku
Kulkas mesum


__ADS_3

Malam yang tidak akan pernah Egi lupakan seumur hidupnya


Mereka berdua pun menyudahi ciuman itu, saat dirasa kedua nya sudah enggap


"G-gue ke bunda ya" ucap gugup Elsa yang tengah malu bercampur salah tingkah


Egi pun menatap kepergian Elsa, dengan tersenyum dirinya berkata "lucu"


Satu kata namun tidak sembarangan, dia mengucapkan penuh makna dan arti didalamnya


Egi masih tersenyum dengan memegangi bibir sexy nya


*


Dimeja makan kediaman Melgiansyah


Terlihat mamah Rani, bunda Anin, dan Elsa yang tengah menata hidangan makan malam itu


"Kalian kan tamu, masa ikut beberes si" racau Rani


"Gak papa kali ran, kita kan sama-sama perempuan. Masa liat temen nya susah sendiri kita diem aja" jawab Anin


"Kalian tu ya emang baik banget" puji Rani


"Tante juga baik banget" sambung Elsa


"Ihh si anak cantik bisa aja" gemas Rani dengan mencubit pelan pipi Elsa


"Karena ini udah siap semua, aku panggil mas Ridwan dulu ya, dan kamu Elsa!! Mau gak bantu tante??" Tanya Rani


"Bantu apa tan? Elsa siap" jawab nya


"Tolong panggil kan Egi di kamar nya" perintah Rani, yang seketika membuat jantung Elsa kembali berdebar ria


'terlalu malu buat ketemu sama Egi, rasanya pengin hilang aja deh' batin Elsa 


"Gimana sa?" Tanya nya lagi


"Emm, iya Tante aku panggilin Egi" pasrah nya


"Makasih ya sa" ucap Rani dengan senyumnya dan dibalas Elsa dengan anggukan


Elsa pun berjalan menaiki anak tangga satu demi persatu dengan perasaan malu, dan gerogi nya


'lo bisa sa!!' yakin nya didalam hati


Sesampainya Elsa didepan pintu besar kamar Egi


'ko gue deg-degan ya' batin nya


Tok


Tok


Tok


Ketukan pintu dari Elsa


"Masuk" ucap sang pemilik kamar


Elsa dengan langkah kaki yang bergetar pun dengan perlahan memasuki kamar Egi yang memiliki konsep hitam putih


"Ahhh!!" Teriak Elsa saat melihat Egi setengah telan*ang


Egi pun menutup mulut Elsa yang tengah memejamkan matanya juga


"Suttt!! Nanti pada salah paham" ucap Egi


"Lagian Lo kenapa gak pake baju si??" Tanya Elsa


"Gue abis mandi" jawab Egi dengan muka datar nya

__ADS_1


'oh tuhan roti sobek nya!!' kagum Elsa didalam hati dengan terus memandangi si roti sobek milik Egi


Egi yang paham dengan pandangan Elsa pun tersenyum miring


"Ehemm" deheman Egi yang mampu menyadarkan Elsa


"Lo cepet turun, kita mau makan malem" ucap Elsa dengan gugup dan hendak pergi keluar kamar


Namun tangan nya ditahan oleh Egi "lepasin gi!" Ucap nya


"Lo!! Sekarang adalah candu gue" tegas Egi


"Maksudnya??"


Tanpa berpikir panjang Egi langsung me*aum bibir manis milik Elsa yang sudah berhasil membuat Egi tercandu- candu


Elsa pun melotot kan mata nya kaget, kala mendapati perlakuan itu lagi dari egi 'ko lagi?' batin nya


Egi pun memeluk pinggang ramping Elsa, Elsa yang mulai terbuai dengan permainan Egi!! pun ikut mengalungkan kedua tangannya dileher Egi. Namun Egi memindahkan tangan Elsa agar berpindah menuju roti sobek nya, dengan menuntun Elsa agar membelai roti sobek itu


Elsa pun turut bahagia saat dirinya sudah meneliti satu persatu roti sobek itu 'surga nya wanita!!' batin kebahagiaan Elsa


Kesabaran Egi yang sudah menipis pun mulai membelai pelan kedua gundukan kenyal milik Elsa


Belaian itu kini berubah menjadi remasan pelan yang membuat Elsa sedikit mende*ah "emphhh"


'merdu' batin Egi si kulkas mesum 


"Udah gi" ucap Elsa dengan mengakhiri kegiatan mereka


"Sorry sa" jawab Egi


"Hem " ucap nya dengan langsung berjalan menuju keluar


"Tapi gue bakal tanggung jawab!!" Teriak Egi saat melihat Elsa yang hendak pergi


Elsa pun berhenti diambang pintu 'maksudnya' batin nya


Elsa hanya menoleh dan langsung berlalu pergi meninggalkan Egi


*


Kini mereka sudah lengkap dan siap untuk makan malam bersama, dengan Elsa dan Egi yang kembali canggung


"Kalian diem-dieman aja, ngomong ke basa-basi atau apa gitu" ledek Rani saat melihat Elsa dan Egi yang hanya saling diam


"Kalian kan sekelas nih, masa kaya baru kenal aja" sambung Anin


"Enggak bun, aku sama Egi emang gak terlalu deket kalo dikelas" jawab Elsa


"Mulai sekarang kalian harus deket dong" ucap Ridwan


"Ouh iya nin, Toni pulang nya kapan?" Tanya Rani


"Insyaallah kalo gak ada halangan ya sekitar satu Minggu lagi" jawab nya


"Kalo bisa dicepetin aja nin hehehe"


"Aku juga mau nya gitu si, biar anak kita cepet nikah" bisik nya


"Iya tuh bener banget" bisik Rani juga


Mereka pun melanjutkan makan dengan fokus, saat setelah makanan mereka ludes. Elsa dan bundanya pun berpamitan pulang


"Kita pamit ya Ran, Ridwan" pamit Anin


"Iya nin hati-hati ya" jawab Ridwan


"Sering-sering main ya nin, sa" sambung Rani


"Tenang aja ran, kita pasti main ko"

__ADS_1


"Egi! Tante pulang dulu ya" sambung Anin


"Mau Egi anterin Tante?" Tanya Egi dengan menyalimi tangan Anin


"Gak usah sayang, makasih loh" jawab nya


"Yaudah, hati-hati ya Tante juga Elsa" sambung Egi


Dan hanya dibalas Elsa dengan senyum nya, ya dirinya masih saja canggung dan dingin


"Bayyy" pamit Anin dengan melambaikan tangannya


"Bayyy" jawab mereka dengan melambaikan tangan juga


*


Dikediaman Hernandez


Saat ini Aya dan Aldo tengah berenang malam hari dikolam renang pribadinya


Aya yang hanya mengenakan bikini, dan Aldo yang hanya mengenakan kolor hitam


"Enak banget ya honey, malem-malem berenang sama istri tercinta" ujar nya dengan menciumi Aya yang tengah memeluknya


"Iya sayang" jawab Aya dengan semakin mengeratkan pelukannya


Sembari memeluk Aya, Aldo juga kini memainkan gundukan kenyal milik aya


"Nyusahin" ucap nya dengan melepaskan bra milik aya


Aldo pun membuangnya asal, dan kini Aldo semakin kuat mere*as gundukan itu dengan sesekali mengul*m pucuk nya


"Ohh" des*h Aya


"Kita olahraga disini ya honey?" Tanya Aldo dengan menangkup leher Aya agar lebih dekat ke wajah nya


Saat sudah berdekatan Aldo pun langsung melu*at bibir manis Aya dengan sangat nafsu


Dengan tangannya yang tak henti-henti mer*mas gundukan itu


Aldo pun dengan cepat memasukan kejantanannya ke goa surgawi milik aya


"Kenapa kamu begitu nikmat honey?" Racau nya


Aldo pun membawa tubuh Aya agar merebahkan tubuhnya di kursi pantai yang empuk


Kini Aldo yang berada diatas Aya dan langsung kembali menggoyangkan pinggulnya dengan ritme permainan cepat


Aldo kini sudah mengalami ******* yang begitu banyak "ahhh" des*han Aya nikmat saat mendapat kan semprotan hangat dari Aldo


"Semoga kamu udah didalam ya baby" ucap Aldo dengan mengelus-elus perut rata Aya


Aya pun hanya tersenyum, dirinya sangat bersyukur mempunyai Aldo dan mendapat kan kebahagian ini, yang dirinya tidak pernah terpikirkan sebelumnya


"Kita masuk yuk, udah malem" ajak Aya


"Ayo, pake dulu handuk mu" jawab Aldo


Aya dan Aldo pun mengenakan handuk kimono, dengan tak lupa memunguti pakaian dalam mereka juga


Sesampainya dikamar


"Mau lanjut lagi honey?" Tanya Aldo saat mereka tengah memakai baju


"No way!!" Tegas Aya


"Yaudah tapi besok" sambung Aldo dengan menaik turun kan alis nya


"Yaampun, kamu gak cape apa, aku aja cape banget loh"


"Gak ada kata cape buat bikin baby"

__ADS_1


"Ihh dasar mesum"


______________________________


__ADS_2