
'awas aja tu orang kalo masih berani deketin Aya' batin Aldo
"Gue lagi gak mood banget nih, pengennya cari korban" ucap Aldo, pelampiasan Aldo hanya bisa lewat pembulian yang pasti akan membuat nya puas dan melupakan masalah yang mengganggu pikirannya
"Gas lah, udah lama nih kita gak beraksi" jawab Gino dan mereka pun turun dari rooftop dengan menampilkan senyum jahat nya
Saat mereka tengah berjalan mencari-cari mangsa yang cocok tiba-tiba ada dua cowo dari arah belakang aldo, yang tengah berlari lebih tepatnya kejar-kejaran, karena mereka berdua yang sibuk berlari hingga tidak fokus dengan jalan dan menabrak Aldo hingga terjatuh
"Ehh yaampun maaf Al, gue gak sengaja" mohon cowo tersebut dengan wajah takut nya dan badan yang sedikit bergetar
"An**Ng loh!!" Teriak Aldo dengan beranjak dari jatuhnya dan
Bughhhhhhh
Bughhhhhhh
Pukulan dari Aldo yang diberikan kepada cowo itu, cowo itu pun terjatuh dan hanya bisa meringis kesakitan
"Gak punya mata Lo!!" Teriak Aldo lagi dengan wajah yang terlihat sangat emosi
"Maaf al, ta-tadi g-gu-gue lari-lari dan g-gak liat a-ada Lo" jawab gugup cowo tersebut
Bughhhhhhh
Kembali Aldo memberikan pukulan, yang membuat cowo tersebut semakin lemas
"Punya mata tuh dipake!!" Teriak Gino dengan menendang kaki si cowo itu
"A-am-pun" mohon cowo tersebut yang terlihat sudah tidak mampu berbicara karena terlalu lemas rasanya dihajar habis-habisan oleh Aldo
"Maafin temen aku al, ini juga salah aku ko" ucap cowo satunya yang tadi berlari bersama
"Ouh jadi ini juga salah Lo!" Ucap Aldo dengan berjalan menuju cowo tersebut dan tanpa ba bi bu
Aldo juga memukul cowo tersebut dan kembali membuat nya terjatuh
"Ma-ma-af Al" ucap nya dengan menahan rasa sakit nya
Terlihat lah beberapa murid bergerombol hanya menonton dari jauh, mau nolongin juga yang ada mereka kena sasaran ya gak?
Aya dan sahabat nya yang merasa sudah kenyang pun memilih kembali menuju kelas mereka, namun saat mereka tengah berjalan menuju kelas, mereka melihat banyak nya siswa bergerombol.
Mereka pun menghampiri gerombolan murid itu
"Ada apa ini ko rame?" Tanya Aya
"Itu ay, Aldo mukulin murid lgi. Tapi emang Aldo gak salah sih yang salah dua cowo itu" jawab salah satu siswi
"Emang ceritanya gimana?" Tanya Aya lagi
"Aldo, Gino dan egi lagi jalan doang sih, eh tiba-tiba dari belakang ada yang nabrak Aldo sampe Aldo jatuh, terus jadinya gitu deh" Jawab nya
Aya pun tanpa berfikir panjang langsung berlari menuju Aldo yang masih sibuk memarahi kedua cowo itu
"Aldo stopp!!" Teriak Aya
Aldo pun seketika memalingkan wajahnya, dan terlihat lah istri tercinta nya 'aduhh ada Aya lagi, gue harus gimana' batin aldo
"Apa-apaan si!!" Teriak Aya dengan menarik Aldo hingga Aldo beranjak dari setengah jongkoknya
"Lo Apain dia??" Tanya Aya dengan nada yang sedikit tinggi
"Gue gak terima, didorong gitu aja sampe gue jatuh" jawab Aldo
"Seenggaknya Lo omongin baik-baik, dia juga gak sengaja ko"
"Gak bakal pernah bisa gue ngomong baik-baik sama anak songong kaya mereka berdua" ujar Aldo dengan menunjuk ke arah mereka berdua
"Lo yang songong, lemah banget Lo jadi cowo? Senggol sedikit aja ngamuk. Gimana rasanya siswa yang selalu Lo pukulin, Lo buli, Lo malu-maluin mereka. Mereka diem aja kan?? Gak pernah sekali pun mukul Lo balik. Rasa sakit yang Lo rasain gak ada apa-apanya dibanding rasa sakit korban-korban lo, ngerti!!" Tegas Aya
"Lo bilang gue lemah??" Tanya Aldo dengan melototi Aya
__ADS_1
"Ya kenapa?? Kalo emang Lo bukan cowo lemah, gak bakal Lo pukulin mereka berdua hanya karena gak sengaja dorong Lo"
"Okeh, kita buktiin siapa yang lemah" ucap Aldo dengan menarik paksa tangan Aya
"Kalian semua jangan ada yang ngikutin kita" ucap Aldo dengan langsung berjalan menarik Aya menuju rooftop
"Ihh lepasin gak" ucap aya dengan berusaha melepaskan tangannya
"Diem!!" Teriak Aldo dengan menampilkan wajah dinginnya
Aya yang merasa Aldo seperti nya benar-benar marah pun hanya bisa terdiam
Saat sudah dirooftop
Kini mereka berdua berada di gudang rooftop yang disulap sebagai tempat istirahat bagi triple angry
Didalamnya hanya berisikan kasur, makanan beserta minuman, dan alat musik. Walaupun gudang tapi tempat itu masih bersih karena Egi yang selalu rajin membersihkan nya
'gue baru tau tempat ini, pantesan mereka selalu betah dirooftop' batin aya saat Aldo sibuk mengunci pintu
Dengan cepat Aldo merebahkan tubuh Aya dikasur yang empuk itu (niat banget mereka, sampe bawa kasur ke sekolah haha)
"Kamu mau apa si?" Tanya Aya yang saat ini Aldo tengah diatasnya
"Kata kamu aku Cowo lemah? Sekarang aku mau buktiin siapa yang lemah" jawab Aldo dengan senyum licik nya
"Maks--" belum juga Aya menyelesaikan perkataannya, Aldo dengan cepat meraum bibir manis Aya
Aldo masih sibuk ******* ganas bibir Aya, namun Aya tidak membalasnya sama sekali. Namun lama kelamaan Aldo semakin membuat Aya terbuai oleh permainannya, kini Aya sudah membalas ******* Aldo
Aldo pun membuka satu persatu kancing seragam milik aya, dan Aldo pun menciumi leher jenjang Aya "ahhh" ******* Aya yang terdengar
Saat Aldo hendak melepaskan rok mini milik aya, Aya menolak nya dan langsung berdiri dengan cepat
"Belom selesai sayang" rengek Aldo
"Aku gak mau mereka curiga" ucap aya dengan merapihkan bajunya dan kembali memasang kancing seragam yang terbuka
"Honey!! Pliss " mohon Aldo
"Cepet buka pintunya" sambung Aya
"Gak"
"Cepetan gak!!" Teriak Aya
"Gak mau"
"Okeh, kalo kamu gak mau bukain jangan harap nanti malem bisa satu ranjang sama aku" ancam Aya
"Yaampun sayang, ko anceman nya ke ranjang si" rengek Aldo dengan memeluk Aya dari belakang
"Makannya cepet buka"
"Yaudah aku buka tapi aku minta kamu cium aku" modus Aldo
"Ihh gak ah apaan si"
"Yaudah kalo gak mau gak bakal aku buka" ucap Aldo dengan melepaskan pelukan nya
Cupp
Kecupan dari Aya dipipi kanan Aldo
"Kurang" ucap Aldo lagi dengan sedikit membungkuk kan tubuhnya agar sejajar dengan Aya, dan mendekat kan wajahnya ke wajah Aya
Cupp
Kecupan dari Aya dipipi kiri Aldo
"Masih kurang" ledek Aldo dengan memanyunkan bibirnya
__ADS_1
"Ihh nyebelin banget deh" sewot Aya
Cupp
Kecupan lagi dari Aya dibibir Aldo
"Udah kan puas!" Sewot Aya dengan memanyunkan bibirnya
Aldo yang melihat sang istri kecilnya ngambek pun dibuat gemas sendiri
"Ihh lucu banget si istri siapa" gemas Aldo dengan mencubit kedua pipi Aya
"Tapi kalo marah serem banget ah" sambung nya
"Cepet buka atau aku pindah ke rumah mamah" ucap aya
"Makin serem aja anceman nya sayang" ujar Aldo dan langsung membuka pintu gudang itu
"Awas kamu kalo sampe berantem lagi" sewot Aya dan langsung pergi meninggalkan Aldo
Setelah kepergian Aya, Aldo masih saja tersenyum lebar sangat gemas mempunyai istri kecil seperti Aya, tapi ya kalo ngamuk beda lagi sih haha
*
Dikelas
"Aya Lo gak papa kan??" Tanya Lia dan elsa
"Gue gak papa ko" jawab Aya
"Gak usah boong Lo ay, gak mungkin Aldo gak apa-apain Lo" ucap Elsa
"Gue serius, gue gak diapa-apain sama Aldo"
"Beneran ya, awas aja kalo Aldo berani apa-apain Lo, dia harus lawan gue" ujar Lia dengan menunjuk ekspresi marah nya
"Halah so-soan, nanti di depan Aldo aja kincep Lo" ledek Elsa
"Enggak yah, demi Aya gue bakal berani" ucap Lia
"Yaudah percaya gue" pasrah Elsa
*
Berjam-jam berlalu kini saatnya bel pulang sekolah tiba, seluruh murid satu persatu meninggalkan sekolah
Aya yang sedari tadi menunggu Aldo dihalte pun hanya duduk terdiam dengan memainkan benda pipihnya
"Aldo mana si lama banget" resah Aya dengan sibuk mencari-cari keberadaan Aldo
Saat Aya masih sibuk mencari keberadaan Aldo tiba-tiba datanglah Revan dengan motor sport nya
"Hai Aya" sapa Revan
"Eh Lo" jawab Aya
"Nunggu jemputan ya ay?" Tanya Revan
"Iya" jawab Aya lagi
"Sama gue aja yuk"
"Enggak Van makasih, paling bentar lagi Dateng ko jemputan gue"
"Oh yaudah kali gitu gue tungguin sampe jemputan Lo Dateng ya"
"Enggak, gak usah Lo langsung pulang aja"
"Gak ay, gue pasti bakal nemenin Lo"
"Van, gue bilang enggak ya enggak" ucap aya dengan sedikit meninggi kan suaranya
__ADS_1
"Kalo cewe nya gak mau ya gak usah dipaksa dong" ucap seseorang dari belakang Revan
____________________________