
"Ihh dasar mesum"
Mereka pun merebahkan tubuhnya diranjang dengan masih dalam keadaan telanjang bulat
Tak lupa mereka juga menutupi tubuh nya dengan selimut putih bersih
"Honey" panggil Aldo saat memeluk Aya dari belakang
"Iya sayang" jawab nya dengan mengelus-elus tangan kekar Aldo yang berada diatas perut rata nya
"Aku pengin honeymoon deh" ucap nya
"Mumpung masih libur sekolah honey" sambung nya
"Emang mau kemana?" Tanya Aya
"Kemana aja asal cuman kita berdua" jawab nya
"Yaudah aku setuju aja"
"Yess!! Nanti aku atur ya kapan dan dimana" semangat Aldo
"Iya iya"
"Yaudah ayo kita tidur!" Sambung Aya
Aldo pun mengagguk dan mereka berdua pun memejamkan matanya.
*
Keesokkan harinya
Waktu menunjukkan pukul 09:20
Terlihat lah Aldo dan Aya yang tengah duduk manis didepan TV besar, dengan menonton Drakor kesayangan mereka
Saat mereka masih asik nobar-nobar, tiba-tiba terdengar lah notifikasi dari handphone Aya, yang menunjukkan terdapat pesan baru dari nomer yang tidak dikenal
+62********54 (hai Aya)
Pesan dari nomer yang tidak dikenal itu
"Loh ini nomer siapa?" Tanya Aya kepada diri sendiri
"Kenapa honey?" Tanya Aldo
"Ada nomer gak dikenal" jawab Aya dengan memberikan benda pipihnya ke Aldo
"Nih lagi mengetik" ucap Aldo saat melihat seseorang tersebut tengah mengetik
Ting
Ting
Terdengar notifikasi yang menandakan pesan dari seseorang tersebut sudah muncul
(Gue Revan ay)
(Lo lagi ngapain?)
Isi pesan tersebut yang ternyata adalah Revan
"Si brengsek ternyata!" Sewot Aldo
"Siapa? Coba aku liat" tanya Aya dengan langsung merebut benda pipihnya dari tangan Aldo
"Revan? Dapet nomer aku dari mana?" Bingung aya
"Penggemar berat kamu itu!" Ucap Aldo dengan malas
"Ihh apaan si" jawab Aya
"Mau kamu bales?" Tanya Aldo
"Boleh emang?" Tanya balik Aya
"Terserah! Bales aja gak papa" jawab Aldo dengan langsung menatap TV besar dengan wajah cemburunya
"Ciee! Ada yang cemburu ehemm" ledek Aya dengan mencubit pelan pipi Aldo
"Apaan si! enggak ko" jawab Aldo dengan jutek
"Ahh yang bener" ledek Aya lagi
"Bener!" Tegas Aldo
"Yaudah kalo bener, aku mau bales ah biar Revan nyaman" ledek Aya dengan hendak membalas pesan revan, namun dengan cepat Aldo merebut benda pipih itu dari tangan Aya
__ADS_1
"Gak usah macem-macem ya kamu!!" Ucap nya
"Katanya kamu gak cemburu" jawab Aya
"Iya aku cemburu honey, mana mungkin si aku gak cemburu. Kamu tu cuman punya aku satu-satunya!! Gak boleh ada orang lain yang deketin kamu" tegas Aldo
"Ahh soswiet" gemas Aya dengan memeluk Aldo
Aldo pun membelai rambut panjang Aya, dan mengecup kening Aya
"Kamu jangan pernah ya Deket sama cowo lain" ucap Aldo
"Ya enggak dong, kan aku udah sepenuhnya jadi istri kamu" jawab Aya
"Kamu blokir aja nomer Revan" perintah Aldo
Aya pun menurut, dan membuka benda pipihnya dan mencari pesan dari Revan, dan kini nomer Revan sudah berhasil Aya blokir
"Udah" ucap aya
"Pinter nya istri ku"
Mereka pun melanjutkan nobar dengan tenang
Tapi setelah hampir satu jam berlalu, datanglah mamah Melinda dengan membawa beberapa bungkusan
"Assalamualaikum" ucap mamah Melinda
"Waalaikumsalam" jawab Aldo dengan membuka pintu besar itu
"Ehh mamah" ucap Aldo dengan menyalimi tangan sang mertua
"Masuk mah" sambung nya
"Makasih ya Al" jawab mamah Melinda dan memasuki rumah besar itu
"Mamah" ucap bahagia Aya dengan berlari dan langsung memeluk sang mamah
"Gimana kabar kamu sayang?" Tanya mamah Melinda
"Alhamdulillah aku sama al sehat-sehat aja ko mah"
"Papah gak ikut??" Tanya Aya
"Enggak sayang, papah masih sibuk kerja"
"Yahh aku kan kangen papah" ucap nya dengan lesu
"Oh iya Al, kamu gak kerja?' tanya mamah Melinda
"Masih dikasih libur sama dady mah, paling besok mulai kerja lagi. Tapi nanti aku mau izin lagi si mah, soalnya aku sama Aya mau honeymoon" jawab nya
"Serius kalian mau honeymoon?" Tanya mamah Melinda
"Beneran mah" jawab Aldo
"Bagus deh, nanti mamah rekomendasikan tempat-tempat yang cocok buat kalian" girang mamah Melinda
"Makasih ya mah" ucap Aldo dengan senyum manisnya
"Ohh iya sayang, ni ada titipan dari temen kamu" ucap mamah Melinda dengan memberikan paper bag kepada Aya
"Dari siapa mah??" Tanya Aya
"Nama nya Revan" jawab mamah Melinda
Aldo pun seketika melotot saat mendengar nama tersebut "dia kesana mah?" Tanya Aldo
"Iya tadi kesana nyari Aya, terus mamah jawab Aya lagi liburan ke rumah nenek nya" jawab mamah Melinda lagi
"Ehh ada Melinda ternyata" ucap momy Nita
"Hai nit" sapa mamah Melinda
"Dateng kapan?" Tanya momy Nita
"Baru aja Dateng nit"
"Yaudah ayo kita ke belakang aja, ada pengantin baru takut ganggu" ledek momy Nita
"Baru Mulu mom" jawab Aya
"Hahaha udah anggep aja baru" jawab momy Nita dengan berjalan menuju belakang rumah dengan mamah Melinda
"Coba buka isinya apa" perintah Aldo saat momy dan mamah Melinda sudah pergi
Aya pun membuka paper bag yang ternyata adalah sebuah hampers besar
__ADS_1
Aya pun kembali membuka isi hampers tersebut, saat dibuka terlihat lah beberapa coklat, Snack, dan jam tangan berwarna hitam
Rasa cemburu Aldo kini semakin memuncak, rasanya ingin sekali menghajar habis-habisan si Revan brengsek, namun apalah daya. Hubungan backstreet antara mereka yang menghalang keinginan Aldo itu
"Ngapain si dia ngasih ginian?" Sewot Aldo
"Mau dibuang aja?" Tanya Aya
"Buang yang jauh" tegas Aldo
"Tapi aku pengin coklat itu" ucap aya dengan menunjuk ke arah bola-bola coklat yang sangat menggiurkan
"Kamu mau itu? Kita beli sekarang yang banyak, gak usah makan pemberian dia" tegas Aldo lagi
"Jangan dibuang deh mubazir, gimana kalo kita kasih ke bibi Darmi aja" ucap aya
"Yaudah terserah kamu, yang penting jangan dimakan dan jangan dipake jam tangan jelek itu"
"Iya sayang enggak"
Aya pun langsung memberikan hampers itu ke bibi Darmi, dan diterima dengan senang oleh nya
"Udah honey?" Tanya Aldo saat Aya kembali duduk disebelah nya
"Udah" jawab Aya
"Beneran dikasih ke bibi kan? Gak ada yang diumpetin?" Curiga Aldo
"Yaampun sayang, ya enggak dong buat apa juga aku simpen" jawab Aya
"Jangan kan sentuh kamu, pake barang atau makan makanan dari cowo lain aja aku gak bakal bolehin!!" Tegas Aldo
"Iya my hubby!! Gemes deh kalo cemburu gini" ledek Aya dengan mencubit gemas pipi Aldo
"Haii pasutri!! Udah belom soswiet- soswiet nya" ledek momy Nita yang baru saja datang dari belakang rumah dengan mamah Melinda
Mereka berdua pun hanya tersenyum lebar kala diledek momy Nita
"Mamah sama momy udah tentuin honeymoon kalian" ucap mamah Melinda
"Yang bener mah??" Tanya Aya dan Aldo
"Kalian mending ke Bali aja, kan banyak tuh wisata alam yang indah banget buat anak muda kaya kalian" jawab mamah Melinda
"Kita setuju aja si mah" jawab Aldo
"Kalo kalian udah fiks baru deh momy pesenin hotel, tiket pesawat dan lain nya. Anggep aja ini hadiah ulang tahun pernikahan kalian dari momy" ucap momy Nita
"Makasih mom, makasih mah" ucap mereka berdua
*
Berjam-jam sudah berlalu
Kini waktu menunjukkan pukul 20:00, terlihat lah lagi kedua pasutri yang tengah duduk manis didepan TV
Mereka hanya berdua dirumah, karena momy dan dady Hendra tengah kondangan disalah satu patner bisnis dady Hendra
"Kalo berdua gini aku jadi san*e deh hehe" ucap cengengesan Aldo
"Terus??" Tanya Aya
Aldo pun langsung meraum bibir manis Aya dengan sangat nafsu, dan mulai meremas gundukan daging kenyal milik aya yang tanpa bra
Karena ciuman yang sangat ganas itu membuat Aya sesak nafas dan menghentikan ciuman itu "aku mau minum" ucap aya dengan menarik nafasnya panjang
"Maaf ya honey, aku ambilin air dulu ya" ucap Aldo dengan berjalan menuju dapur
Saat Aya tengah menunggu Aldo membawakan minum nya, Terdengar lah ketukan pintu dari luar
Tok tok tok
"Siapa si?" Bingung Aya
"Gue buka aja deh, Aldo juga lagi didapur" Aya pun berjalan menuju pintu besar itu
Ceklek
Terdengar suara pintu terbuka, yang artinya Aya sudah berhasil membuka pintu tersebut
"Sia-" belom juga Aya menyelesaikan perkataanya, dirinya langsung menganga kaget, kala melihat seseorang yang baru saja datang
"Ada siapa honey?" Tanya Aldo yang baru saja datang dari dapur
Aya masih dibuat kaget, dan menganga lebar
______________________________
__ADS_1
Jangan lupa ulasannya dan bintang lima nya ya reader baik :)
Dan jangan lupa kasih komentar positif selalu hihihi ;)