
"ayo cepat kalian" ajak bapak-bapak itu
"Sabar kali pak" jawab Aldo
"Eh bapak-bapak ibu-ibu ini ada apa?" Tanya pak kades(kepala desa)
"Ini pak ada anak dibawah umur yang berbuat zina dirumah kosong dihutan" jelas bapak si pencari kayu bakar
"Apa bener?" Tanya pak kades
"Gak pak gak bener mereka ini salah paham, kita terjatuh dari balon udara di wisata Kalibiru terus jatuh dihutan itu pak" jawab Aldo
"Iya pak bener, kita juga gak ngapain-ngapain dirumah kosong itu" sambung Aya
"Kita sendiri pak kades yang denger mereka lagi berbuat zina, ya gak bapak-bapak ibu-ibu??"
"Iyah bener itu pak kades, kita denger dari telinga kita sendiri"
"Gak pak gak bener itu" sambung Aldo
"Diem kamu, jangan ngeles aja bisa nya"
"Pak kades harus percaya sama kami, kami semua saksi nya pak, kami mendengar sendiri pak"
"Sudah sudah jangan pada ribut" ucap pak kades
"Saya gak bisa percaya sama kalian berdua, alesan nya yang pertama kalian itu anak muda dan berduaan dirumah kosong itu pasti ada lah sedikit pikiran kesana, alesan yang kedua saksi nya itu banyak kecuali yang melihat kalian hanya satu orang saja saya masih bisa mempertimbangkan itu" ucap pak kades
"Yaampun pak kan saya udah bilang mereka itu salah paham" ucap Aldo
"Maaf ya disini saksinya banyak, kecuali kalian ada bukti kuat baru saya percaya" ucap pak kades lagi
"Kasih pelajaran buat mereka aja" ucap salah satu warga yang akan memukul Aldo
"Iya kita kasih pelajaran dia aja, biar dia gak kotorin desa kita lagi" sambung warga lainnya yang hendak memukul Aldo juga
"Eh eh gak boleh main hakim sendiri, biar saya yang ngurus mereka"
"Kita duduk dulu semua nya, kita bicarin baik-baik" ucap pak kades lagi
Mereka pun duduk semua didepan pak kades
"Sesuai dengan peraturan desa ini, jika ada orang yang membuat nama baik desa ini jelek, atau mengotori desa ini kita bakal kasih hukuman buat mereka. Kaya masalah kedua remaja ini yang melakukan hal-hal yang tak seharusnya mereka lakukan, sesuai peraturan yang ada jika ada yang berzina mereka akan dinikah kan atau dihukum mati didesa ini. Karena berzina adalah perbuatan dosa, apalagi mereka masih remaja, kami juga tidak mau terjadi hal yang tidak diinginkan ke mereka berdua, terutama si perempuan nya. Kami menjaga nama baik desa ini, dan menjaga pergaulan bebas didesa ini, jadi kalian berdua harus siap untuk dinikah kan atau tidak harus dihukum mati." Tegas pak kades yang membuat Aya dan Aldo terkejut
"Apa!! Nikah!!" Teriak kaget Aldo dan Aya
"Gak ada cara lain apa pak selain kedua hukuman itu?" Tanya Aya
"Atau kalian mau dipenjara?" Tanya warga
"Ihh enggak enggak gamau" ucap aya
"Yaudah kalo gamau kalian pilih yang dua itu"
'Apa iya gue harus nikah sama aya' batin Aldo
'masa iya diumur gue yang masih kecil ini harus nikah?' batin Aya
__ADS_1
'sama Aldo lagi, ogah banget gue' batin aya lagi
"Gimana keputusan kalian berdua?" Tanya pak kades
"Kalo kalian gak bisa tentukan sekarang, saya kasih waktu sampai besok pagi, selama nunggu pagi datang kalian boleh tidur disalah satu rumah warga. Dan besok pagi saat keputusan. kalian harus menelfon orang tua kalian masing-masing" ucap pak kades
"Aduhh jangan dong pak" jawab Aldo
"Kalian nikah itu harus ada wali, saksi juga" ucap pak kades
'Gimana reaksi momy coba kalo tau' batin Aldo
'Papah pasti marah nih kalo tau' batin Aya
"Gimana ni al?" Panik Aya
"Gue juga gatau" jawab Aldo
"Kami tunggu sampe besok ya, kalian boleh istirahat dirumah warga dulu. Besok-besok jam 7 antar mereka berdua kembali kesini ya bapak-ibu" ucap pak kades
"Ayo kamu tidur dirumah aku aja" ucap bapak-bapak pencari kayu bakar ke Aldo dan Aldo pun hanya pasrah
"Kamu sama ibu aja ya neng" ajak ibu-ibu
"I-iy-a Bu" ucap ragu Aya
'kenapa nasib gue gini banget si' batin Aya
Dan mereka pun kembali ke rumah masing-masing
•keesokan harinya•
"Saya sudah berbicara sama istri kalo kalian semua pulang saja hari ini, saya rasa cukup kalian membantu kami, kami tidak mau terus menerus merepotkan kalian. Biar anak buah saya yang mencari mereka, jadi kalian bisa pulang dan istirahat, kalian hanya perlu mendoakan mereka ya. Yasudah segitu saja yang mau saya bicarakan. Terimakasih kalian sudah sangat semangat mencari mereka" ucap pak Hendra dengan senyum nya
"Bapak beneran?" Tanya pak Yadi
"Iya pak, sebaiknya kita lanjut cari mereka" sambung pak Ahmad
"Kami bakal selalu cari mereka sampe mereka ketemu pak" sambung pak baqi juga
"Iya pak kita bakal cari mereka terus" ucap Gino
"Kita gak bakal bisa pak pulang tanpa mereka berdua" sambung Elsa
"Sudah sudah gapapa kalian pulang saja, insyaallah saya dan anak buah saya bisa mencari mereka" jawab pak Hendra
"Bantu doa saja ya bapak ibu adik-adik" sambung momy Nita
"Kita beneran harus pulang pak?" Tanya Bu Eka
"Iya bu, sebaiknya kalian pulang dan istirahat" jawab pak Hendra
"Kalian juga harus ngajar lagi kan, takut nya mengganggu waktu belajar kelas lain kalo menunggu mereka ketemu" sambung pak Hendra lagi
"Kami mohon kali ini kalian semua mengerti ya" sambung momy Nita dengan senyumnya
"Kalo memang itu terbaik yaudah kami setuju pak" ucap pak Yadi
__ADS_1
"Ya pak ko bapak setuju sih" racau Gino
"Kita istirahat saja dulu no, kalo memang enggak ditemukan juga baru kita susul kesini lagi, boleh kan pak?" Ucap pak Ahmad
"Ya boleh pak, jika kami butuh, kami akan meminta bantuan kalian" jawab pak Hendra
Dan mereka pun setuju dengan keputusan itu, mereka pun segera berkemas-kemas dan saat kini sudah siap semua dengan tas ransel nya mereka berkumpul kembali
"Terimakasih ya kalian semua sudah mau mengerti, dan kami sangat-sangat ber terimakasih atas bantuan kalian, usaha kalian, dan doa-doa kalian semua" ucap pak Hendra
"Kami minta maaf pak, atas kelalaian kami hingga membuat murid kami menghilang" ucap pak Ahmad
"Ini bukan sepenuhnya salah kalian, memang sudah takdirnya" sambung momy Nita
"Yaudah pak bu kita pamit pulang ya" ucap pak yadi dan diangguki pak Hendra
"Kami bakal selalu doakan mereka agar cepat ketemu" ucap Bu Mela
"Terimakasih pak Bu" ucap momy Nita dan pak Hendra
Dan mereka pun menuju parkiran mobil, mereka pulang diantar salah satu anak buah pak Hendra
"Yaudah dad ayo kita cari aldo" ajak momy Nita dan mereka berdua pun mencari kembali Aldo
Divilla Hasan
"Pah kita cari Aya lagi yuk" ajak mamah Melinda
"Mamah mending disini aja deh, biar papah yang cari Aya" ucap papah hasan
"Gak pah, mamah bakal selalu cari Aya"
"Tapi kan tadi malem jam 11 kita baru pulang, mamah gak cape apah? Mending istirahat dulu"
"Aku gak bakal cape pah" jawab mamah Melinda
"Mamah nurut dong sama papah"
"Tapi pah-"
"Mahh nurut ya, kita cari mereka lagi nanti"
"Yaudah deh iya" pasrah mamah Melinda
"Anak buah papah masih nyari?" Tanya mamah Melinda
"Masih mah tapi belum ada informasi terbaru, tapi mereka sempet ketemu rumah kosong yang udah lama banget kaya nya, tapi masih tetep gak ada mereka"
"Terus mereka kemana dong? Padahal kan kita udah jauh banget cari mereka"
"Semoga aja hari ini mereka ketemu"
"Aamiin pah" jawab mamah Melinda
Dan mereka pun memutuskan untuk mencari sarapan
_________________
__ADS_1
Sorry banget ya reader di bab 48 kemarin itu keliru sama bab yang 49 jadi author update ulang bab yang 48.
Ini baru yang bener heheh:) maaf sekali lagi ya