
"Udah udah mending abis ini kalian packing baju ya, kita berangkat jam 20:20" ucap papah hasan dan mereka pun membubarkan diri menuju kamar masing-masing
Dikamar Aya dan Aldo
Kedua pasutri itu tengah mengemas pakaian mereka "udah semua sayang?" Tanya Aldo
"Bentar lagi" jawab Aya dengan masih mengemas pakaian nya
Setelah hampir 20 menit mereka pun telah usai mengemas pakaian mereka masing-masing.
"Akhirnya selesai juga" ucap mereka berdua
"Kamu mau minum apa? Biar aku ambilin" tanya Aya
"Mau itu" jawab Aldo dengan matanya tertuju kedua bukit kembar milik aya
"Ihh gak gak" ucap aya dengan menutupi kedua bukit kembar nya
"Sayang aku haus banget loh ini" mohon Aldo
Mau tak mau Aya pun harus menuruti kemauan si bayi besarnya itu "yaudah deh tapi sebentar aja" jawab Aya
"Oke sayang" ucap Aldo dengan merebahkan kepalanya diatas paha aya
Aldo pun langsung membuka satu persatu kancing kemeja crop milik aya, dan terlihat lah kedua bukit kembar nya yang sangat menjulang tinggi
Aldo pun melepaskan ikatan kait bra berwarna hitam itu, dan meremas pelan bukit itu
"Emhh enak banget sayang" bahagia Aldo dengan masih meremas nikmat
"Udah cepetan katanya mau minum" perintah Aya dan Aldo pun dengan sangat bersedia menuruti nya
Aldo pun mulai menyedot pucuk dari bukit kembar itu, dan tangan satunya masih aktif meremas bukit itu dengan sangat nafsu
Aya pun hanya bisa menahan kenikmatan itu dengan memainkan benda pipihnya, namun kadang sekilas menatap ke arah Aldo yang terlihat seperti bayi tengah haus ASI
'lucu nya' batin Aya dengan disertai senyum manisnya
"Sayang air nya ko gak keluar si, aku kan pengin rasain" ucap Aldo dengan mulut masih menggulum ****** milik aya
"Aku kan belom punya baby jadi gimana mau keluar?"
"Tapi kan udah ada bayi besar kamu ini" jawab Aldo
"Bayi ini mah bodo amat, berusaha sendiri aja biar keluar wlee" jawab Aya dengan menjulurkan lidahnya
"Ihh sayang jahat banget deh"
"Yaudah aku mau nanya momy cara nya gimana" ucap Aldo lagi dan hendak berdiri namun ditarik kembali oleh Aya "ehh jangan jangan jangan" ucap aya
"Kenapa takut ya?" Ledek Aldo
"Bukannya takut tapi malu ih"
"Cari tau diinternet aja ya sayang?" Tanya aldo
"Yaudah terserah kamu aja" jawab Aya dan Aldo pun kembali menyedot ****** milik aya yang satu nya
Saat beberapa menit tiba-tiba handphone Aya berdering dan saat dilihat ternyata kedua sahabatnya yang meminta panggilan Vidio
"Kamu diem ya ni Lia sama Elsa Vidio call" ucap aya dengan menutup kancing kemeja nya tapi hanya bagian atas
Aldo pun mengangguk dengan masih menyedot ****** kesukaannya
"Hay guys" sapa Aya saat Vidio call mereka sudah tersambung
__ADS_1
"Hay Aya yaampun gue kangen banget sama Lo" ucap Elsa dari balik panggilan itu
"Iya nih kapan Lo balik?" Tanya Elsa
"Hari ini gue balik ko" jawab Aya
"Nahh gitu dong, jangan lama-lama ah kita udah kangen banget tau sama Lo" ucap Elsa
"Gue juga tau Aya " sambung lia
"Gue juga kangen banget sama kalian guys" jawab Aya
'lebay banget si ciwi-ciwi' batin Aldo saat mendengar percakapan mereka
"Lo harus bawa oleh-oleh ya, titik no debat" ucap Lia
"Tenang aja kali" jawab Aya
"Awww ih sakit bego!!" Teriak Aya saat Aldo tidak sengaja menggigit ****** milik nya dan Aldo pun hanya menyengir
"Lo kenapa ay?" Tanya Lia dan elsa
"Itu si gara-gara si a-" belom sempet Aya menyelesaikan perkataannya tiba-tiba dirinya tersadar dan aya pun dibuat kaget sendiri karena dirinya lupa bahwa tengah Vidio call dengan kedua sahabatnya
"Gara-gara siapa ay?" Tanya Lia
"Ehh maksudnya itu g-gue lagi sama kucing terus tiba-tiba digigit" jawab gugup Aya
"Oalah kirain apaan" ucap Lia
"Tapi Lo gak papa kan?" Tanya Elsa
"Enggak, gak papa ko" jawab Aya dengan senyum kebohongannya
'gara-gara Aldo si ah, hampir aja gue keceplosan' batinnya lagi
Kini aldo yang menyusu dengan sangat tidak tenang nya, ya seperti sekarang Aldo setengah berdiri bukan rebahan ya guys, dan Aldo pun menyusu kembali dengan posisi nya yang ternyata terlihat rambut nya dikamera Handphone Aya.
Dan Aya pun mendorong kepala Aldo agar lebih turun 'ni anak gimana si gak tenang banget, mereka sadar gak ya rambut Aldo tadi?' batinnya lagi
"Ehh ay ko kaya ada rambut cowok sih?" Tanya Lia
"Emang iya? Ko gue gak liat" sambung Elsa yang ternyata memang tidak melihat nya
"Bener ko tadi gue liat"
"Mana ada cowo disini, salah liat kali Lo " jawab Aya
"Masa si gue salah liat" bingung Lia
"Yaudah guys gue dipanggil papah, gue matiin dulu ya bay" ucap aya dan langsung mematikan panggilan itu
"Kamu tu ya udah tau aku lagi telfonan tu diem, pake digigit juga lagi" sewot Aya
"Nyebelin banget si, kalo tadi ketauan gimana coba?" Sewotnya lagi
"Iya sayang aku minta maaf, abis kamunya lama banget aku kan pengin dielus-elus rambut nya sama kamu"
"Tapi kan sabar dong, pengin banget ketauan apasi?" Jawab Aya
"Enggak gitu sayang beneran"
"Udah lah males banget, gak usah minta lagi" sewot Aya dan langsung pergi dari kamar
"Sayangg aku minta maaf!!" Teriak Aldo dan juga mengejar Aya
__ADS_1
Kini Aya yang berjalan dengan tergesa-gesa dengan perasaan marah nya pun berjalan menuju teras villa yang berpemandangan kolam renang persegi berukuran 4x10 meter.
Kini Aya sudah duduk didepan teras itu dengan perasaan enek nya "huhhh nyebelin banget si jadi cowo" racau Aya dengan menghela nafas nya kasar
"Mau nya apa coba dia?" Racaunya lagi
"Sayang!!" Teriak Aldo dari belakang dan langsung memeluk Aya namun Aya berhasil menjauhkan Aldo
"Ga usah deket-deket" sewot Aya
"Kamu tega banget sama suami kamu ini" ucap Aldo
"Pliss lah sayang maafin aku" mohon Aldo dengan menciumi tangan aya namun kembali Aya menolak
"Aku janji deh gak bakal kaya gitu lagi sumpah" sambung Aldo
"Mending Lo diem deh" jawab Aya
"Ko Lo gue si" ucap Aldo
"Selagi gue masih marah gak bakal mau gue manggil aku kamu" sewot Aya dan berdiri dari duduk nya
"Dan Lo gak usah tidur satu ranjang sama gue!!" Sewot nya lagi
"Kalo Lo masih maksain buat Deket sama gue, gue janji gak bakal pernah maafin Lo" tegas Aya dengan pergi meninggalkan Aldo
"Ah elah baru aja gue mulai Deket sama Aya, udah ribut aja" racau Aldo
"Masa gue harus tidur sendiri lagi" sambungnya
"Gue harus gimana ini" ucapnya lagi dengan menjambak rambut nya
*
Waktu cepat berlalu hingga kini menunjukkan pukul 20:00
Sebentar lagi keluarga Hernandez dan keluarga Azahra meninggalkan wisata Kalibiru, kenangan yang tak terlupakan bagi Aya dan aldo, disini lah mereka mengikat janji pernikahan dan memulai status baru sebagai pasangan suami istri
"Sudah siap semua kan? Gada yang ketinggalan?" Tanya papah hasan
"Udah semua" jawab mereka
"Kita berangkat sekarang" ucap papah hasan dan mulai menyalakan mobil nya
Mobil papah Hasan hanya ada papah hasan dan mamah Melinda, sedangkan mobil dady Hendra berisikan Aya, Aldo dan momy Nita
Kini mereka telah menancapkan gasnya untuk pulang menuju rumah masing-masing
Ditengah perjalanan
"Ini pengantin baru ko diem-diem aja si?" Tanya momy Nita saat melihat Aya dan Aldo tengah sibuk memandang handphone nya masing-masing
"Enggak ko mom" jawab Aya
'ni Aldo gak berusaha bujuk gue gitu?' batin Aya
'malau sibuk sendiri lagi, emang dasar cowo nyebelin' batin nya lagi
Aya pun memilih untuk tertidur karena sudah sangat berat mata nya
Aldo yang penasaran dengan Aya pun menoleh ke Aya dan mendapati Aya tertidur dengan terbentur kaca jendela "dasar kebo, baru jalan aja udah molor" ucap Aldo dengan merebahkan kepala Aya dipaha nya dan mengelus pucuk rambut Aya
'aku minta maaf banget sayang' batin Aldo
'tapi kalo kamu maksa aku buat diem, aku bakal diem, aku penuhin semua keinginan kamu, asal kamu mau maafin aku sayang. Walaupun aku gak kuat diemin kamu kaya gini' batinnya lagi
__ADS_1