
Dan satu demi persatu murid telah keluar dari bus hanya tersisa mereka berdua dan sang supir
"Lo gak papa?" Tanya Aldo saat sudah melepaskan pelukannya
"Gak papa al cuman kaki gue sakit sedikit" jawab Aya
"Sinih gue liat" ucap Aldo dengan mendudukkan Aya dikursi bus dengan setengah berjongkok Aldo melepaskan sepatu Aya, dan benar saja ada sedikit darah dikaki Aya. "Sampe berdarah loh" ucap Aldo dan langsung mengambil sarung tangan dari saku celananya, dengan perlahan Aldo membersihkan bekas darah dan luka di kaki aya
"Aww sakit" ringis Aya
"Tahan ay, biar gue tanya ke supir ya ada obat luka atau gak" ucap Aldo dan diangguki oleh Aya. Aldo pun berjalan menuju kursi supir
"Pak maaf disini ada obat luka?" Tanya Aldo
"Coba saya cari dulu" ucap supir tersebut dan langsung mencari-cari obat luka tersebut. Setelah ditemukan obat tersebut supir pun memberikan kepada Aldo "nih dek ada" ucap supir tersebut
"Saya pake ya pak" ucap Aldo
"Iya dek pake aja" jawab supir tersebut dan Aldo pun kembali ke kursi Aya, supir tersebut pun keluar dari bus
Aldo pun kembali setengah berjongkok dan mengobati kaki Aya dengan sangat lembut dan telaten
"Aww" ringis Aya
"Ehh maaf sakit ya?" Tanya Aldo
"Lo pikir gak sakit apa" jawab Aya dengan sedikit membesarkan suaranya
"Udah dibantuin malah nyolot Lo, gatau terimakasih" sewot Aldo
"Lagian pake nanya Lo" sewot Aya juga
"Nohh udah beres" ucap Aldo saat sudah selesai mengobati kaki Aya
"Oke good" jawab Aya
"Sama-sama" sindir Aldo dengan berjalan menuju kursi supir untuk menaruh kembali obat luka tersebut
"Yeee, iya dehh iya makasih Aldo " ucap aya dengan senyum manisnya
"Yuk turun" ajak Aldo
"Mau gue papah gak?" Tanya Aldo
"Ga usah gue bisa jalan sendiri" ucap aya sombong
"Yaudah" jawab aldo
Aya pun berdiri dari kursinya saat hendak melangkah sialnya kakinya tidak bisa untuk berjalan, alhasil hampir terjatuh lah Aya namun masih bisa ditangkap oleh Aldo dengan cepat
"Awwww" ringis Aya lagi
"Udah gue bilang gue bantu Aya ,so banget Lo gamau dibantu kaya gini kan jadinya untung ada gue" racau Aldo
"Brisik Lo" jawab Aya
"Nyolot lagi ni bocah, gak gue bantuin Lo" ancam Aldo
"Ihh jahat banget Lo" ucap aya
"Makannya ga usah nyolot, gue tu udah baik mau bantuin Lo"
"Yaudah cepet bantu gue jalan" ucap aya dengan memberikan tangannya tanda minta dipapah. Namun bukannya memapah Aldo malah mengangkat tubuh aya ala bridal style dan langsung menuruni bus tersebut
"Ehh ko Lo malah bopong gue si" ucap aya
"Diem deh"
__ADS_1
"Turunin Al, gue mau dipapah aja ga usah kaya gini"
"Brisik banget Lo ya" sewot Aldo
"Nanti pada ngeliatin kita ihh malu banget gue"
"Diem Aya"
"Nahh tu bocah nya Dateng" ucap Gino dari kejauhan dengan menunjuk ke arah Aya dan Aldo
"Waduhh apaan tuh, dateng-dateng udah gendong-gendongan aja" ledek Gino
"Al gue malu" rengek Aya namun tidak ada jawaban apapun dari Aldo
"Maaf bu kita telat" ucap Aldo saat sudah sampai dikerumanan murid SMA Pelita Bangsa
"Habis ngapain kalian, lama banget keluar nya, sekali keluar gendong-gendongan kaya gitu" racau pak Yadi
"Kaki Aya keinjek waktu dorong-dorongan tadi, jadi saya obatin dulu pak" jawab Aldo dengan menunjukkan kaki Aya yang terbungkus kain kasa
"yaampun Aya Lo gak papa kan?" Tanya Elsa dengan muka paniknya
"Iya ay sakit gak?" Tanya Lia juga dengan mencubit kaki Aya yang terbungkus kain kasa itu
"Liaaaa!!" Teriak Aya
"Lo bodoh banget si, pake dicubit lagi" sewot elsa
"Kirain gak sakit hehe" jawab Lia dengan cengengesan
"Lo pikir aja sendiri deh Li" sewot Aya
"Iya-iya gue minta maaf" ucap lia
"tuh kan ibu udah bilang jangan pada dorong-dorongan ,jadi ada korban gitu kan" ucap Bu Mella "gimana kaki kamu Aya?" Tanya Bu Mella
"Kamu masih kuat kan Al bawa Aya sampe ke lokasinya?" Tanya Bu Mella
Karena untuk mencapai lokasi, mereka harus berjalan kaki dari area parkir kurang lebih 2km
"Kuat bu" jawab Aldo
"Eh ga usah al gapapa gue mau jalan sendiri aja" ucap aya
"Udah si diem" jawab Aldo
"Aya kalo kamu paksain jalan sendiri nanti bisa infeksi loh, soalnya agak jauh lokasi nya" ucap Bu Mella
"Noh dngerin" ucap Aldo
"Tapi gue gamau Lo malah kecapean bawa gue" ucap aya yang mampu membuat Aldo kaget, bukan hanya Aldo tapi semua yang mendengarnya, yaa gimana gak kaget seorang Aya dan Aldo bisa se soswiet itu kan
"Cieee cieeeee" sorak-sorak siswa siswi
'aduh bodoh banget gue, kenapa bisa ni mulut pake ngomong gitu' batin Aya
"Kayanya tom and Jerry bakal bubar" ledek Gino
"Uhuyyy"
"Soswiet banget kalian"
"He udah udah" ucap Bu Mella
"Udah mending kita langsung jalan ke puncaknya aja okeh" ucap pak baqi dan mereka semua pun berjalan menuju puncak yang akan menjadi tempat camping mereka
"Lo bener bakal kuat bawa gue?" Tanya Aya
__ADS_1
"Orang biting kaya Lo mah kuat gue" ledek Aldo
"Ihh gue serius al" ucap aya dengan memukul pelan dada bidang Aldo
"Hahaha hahaha" tawa Aldo yang terlihat manis
'ko gue suka banget sama ketawanya Aldo?' batin Aya
'adem deh liat Aldo ketawa' batin Aya lagi dengan senyum yang terukir dibibir Aya
"Kenapa Lo liatin gue senyum-senyum gitu, gue ganteng?" Tanya Aldo
"Atau Lo suka sama gue" tanya Aldo lagi dengan alis yang dinaik turun kan
"Ga usah mimpi Lo" sewot Aya
"Jujur aja kali"
"Pede banget Lo" sewot Aya lagi
"Gue kan ganteng jadi gue pede" ucap Aldo dengan senyum manisnya
"Najis"
"Udah gendong-gendongan ko malah berantem" sindir gino
"Brisik!!" teriak aya dan Aldo dengan berbarengan
"We we santai bro and girl" ucap Gino
"Udah Sanah Lo duluan deh ah, rese " sewot Aldo
"Iya iya deh si paling mau berduaan" ledek Gino dan langsung berlari mengejar Egi didepan
"Ay gue cape" ucap Aldo
"Kalo Lo cape turunin gue aja, pasti gue bisa ko jalan sendiri" jawab Aya
"Gue masih kuat, tapi kayanya gue butuh tambahan energi" ucap Aldo
"Tambahan energi apaan?"
"Coba Lo pegang mulut Lo" perintah Aldo, Aya pun menurut dan memegang bibir mungilnya
"Terus?" Tanya Aya
"Ya itu energi nya" ucap Aldo dan langsung berhasil mendapati jambakan dari Aya "kurang ajar Lo" sewot Aya
"Aww sakit ay" ringis Aldo
"Ngomong lagi Lo kaya gue, gue botakin langsung Lo" racau Aya
"Iya iya gue becanda, lepasin dulu jambakannya" mohon Aldo
"Awas Lo sekali lagi ngomong gitu" ucap aya dengan melepaskan jambakan nya
"Iya iya becanda kali, gue juga ogah cium-cium Lo"
"Yang mau dicium Lo juga siapa? Ogah banget gue juga" Ucap aya dan tidak mendapati jawaban apapun dari Aldo
Dan setelah hampir 30 menit mereka pun akhirnya sampai ditempat camping yang bertuliskan "selamat datang di puncak kosakora".
Berjalan dari tempat parkir hingga puncak memang lah sangat melelahkan, akses jalannya lumayan sempit, menanjak dan berbatu tajam. Namum lelahnya akan terbayar dengan pemandangan yang cantik dipuncak kosakora
Karena spot camping dipuncak kosakora menawarkan kenyamanan, ketenangan dan panorama alam yang cantik. Hal ini karena puncak kosakora berada diketinggian 50mdpl. Dibagian bawahnya langsung terlihat pemandangan pantai ngrumput.
Fasilitas yang disediakan oleh pengelola adalah toilet, warung makan, penjual kayu bakar dan area parkir.
__ADS_1