
Betapa kaget nya dia saat mendapati pemandangan itu langsung didepan mata nya 'Salah waktu gue' batin seseorang tersebut
"Cepet amat Lo balik?" Tanya Egi
"Gue gak jadi ke kamar mandi" ucap Gino dengan duduk disamping Egi, ya ternyata seseorang itu adalah Gino yang hendak ke kamar mandi
"Loh kenapa?" Tanya Egi lagi
"Si bos enak banget 18+ didapur" jawab enteng Gino
"Maksudnya anu" tebak Egi dengan menaik turun kan dua jarinya
"Ya itu lah, apalagi"
"Bikin gue pengin aja deh" sambung nya
"Makannya nikah!" Tegas Egi
"Gue itu siap nikah 95%, nah 5% nya itu orang nya kagak ada yang mau diajak nikah" jawab Gino yang mampu membuat Egi tersenyum lebar
*
Sementara didapur
"Honey, kamu berhasil membuat junior ku terbangun" ucap Aldo dengan membelai pipi Aya
"Emhh udah sayang, kita harus balik ke depan" ucap aya
"Junior ku minta dipuas kan honey, tanggung jawab dong kamu udah buat dia bangun" ujar Aldo
"Ihh dia nya aja baperan" ucap aya dengan senyumnya
"Udah ayo kedepan ah" ajak Aya dengan hendak turun dari atas meja dapur granit itu
Aldo pun membantu Aya agar turun "tapi setelah mereka pulang, kamu harus puasin junior ku" ucap nya
"Iya iya, yang terpenting sekarang kita balik kedepan nanti mereka curiga kita lama-lama disini" mereka pun berjalan menuju ruang keluarga
"Pada ngambil piring dikorea atau amerika??" Tanya Gino meledek
"Diem deh Lo!" Jawab Aldo
"Kaya nya si bos belom puas nih, makannya ngegas" bisik Gino ke Egi
Egi pun hanya mengangguk dan tersenyum
"Ayo kita makan" ajak Aya
Mereka pun mengangguk dan mulai melahap makanan mereka "ternyata Bu bos serem disekolah doang ya, kalo dirumah lembut banget kaya buku kucing" ledek Gino
"Gue itu emang orang nya lembut, cuman bos lo ini ngeselin!! Jadinya gue ikut kepancing deh emosi nya" jawab Aya dengan mulut penuh makanan
"Ko aku si honey" racau Aldo
"Alahhh sekarang pake madu maduan" ucap asal gino dengan sedikit tertawa
Namun Aldo seketika memukul mulut Gino "kalo ngomong sembarangan!! Emang nya gue punya istri 3 apa!!" Sewot Aldo
"Tadi kan Lo bilang honey, itu kan artinya madu hahaha"
"Honey yang gue maksud itu 'sayang' bodoh!!" Sewot Aldo lagi
"Iya iya bos haha gue tau cuma ngledek Lo aja!!" Tawa Gino
"Kalo Aya salah paham gimana!! Rese Lo" Sewot nya lagi
"Udah ih makan dulu, gak dimana-mana berantem Mulu " racau Aya
"Dia nyebelin honey" manja Aldo dengan memanyunkan bibirnya dan memeluk Aya
"Ihh bos apaan si, jiji gue liat nya" resah Gino
"Baru tau kan kalian, kalo bos kalian itu manjanya minta ampun" ledek Aya
"Tapi gue jiji liat nya ay" ucap Gino dengan menggeliat geli
"Lo gak punya istri si, jadi gak ngrasain" ucap Aldo dengan semakin mengeratkan pelukannya
__ADS_1
"Besok gue punya, tenang aja" sombong Gino
"Yang di lampu merah no??" Tanya Egi meledek
"50puluh 50puluh" ledek Aldo
"Hahaha hahaha" tawa Aya dan Aldo yang terdengar
"Ngadi-ngadi Lo kalo ngomong!!" Sewot Gino dengan memukul tengkuk leher Egi
"Udah ah mending gue makan, lelah dibuli Mulu" ucapnya dengan kembali melahap makanan nya
"Mulut mu harimau mu brayy" ledek Aya
"Betul banget honey" sambung Aldo, namun hanya dibalas Gino dengan lirikan tajam
Setelah hampir satu jam, makanan mereka pun telah habis namun masih ada yang tersisa
"Udah kenyang kan Lo?? Sonoh balik" ujar Aldo
"Yaampun tega banget Lo sekarang ngusir-ngusir kita" sewot Gino
"Bukannya ngusir no, tapi gue mau buat ponakan kalian" jawab asal Aldo yang mampu membuat Aya malu semalu-malunya
"Apaansi" ucap aya dengan mencubit lengan Aldo
"Iya deh si paling udah sah"
"Yaudah yuk lah gi pulang!! Jangan ganggu pabrik yang mau buka" sambung Gino
"Bikin yang banyak, yang gemoy kaya gue" ledek nya lagi dengan berjalan menuju pintu keluar
"Idihhh, mending gue masukin lagi ke perut Aya" jawab Aldo
"Hahaha" tawa Gino yang terdengar saat sudah keluar dari rumah besar keluarga Hernandez
Brummmm
Brummmm
"Makasih makanannya dan sukses selalu buat pabrik nya" sambung nya
"Harus itu" jawab Aldo
"Pamit dulu" sambung Egi
"Hati-hati bro" ucap Aldo
Mereka pun mengangguk dan mulai melajukan motornya keluar dari komplek
"Ayo honey, kita produksi baby" ajak Aldo dengan membawa tubuh Aya ala bridal style menuju kamar nya
"Mau berapa ronde hari ini??" Ledek Aldo saat mereka sudah merebahkan tubuhnya diranjang
"Ahhhh" des*h Aya, yang ternyata Aldo sudah memasukan kejantanannya ke dalam goa surgawi milik aya
"Ishh kamu gercep banget si" ucap aya
"Hehehe aku udah nahan dari tadi" jawab Aldo
Aldo pun menggoyangkan pinggulnya dengan pelan, namun lama kelamaan semakin cepat
Tangan Aya pun kini meremas bantal dengan sangat kuat "ahhhhh emhh" des*hnya
"
Aldo pun semakin mempercepat pergerakan pinggulnya membuat Aya mend*sah tak karuan
"Ohh sstt!! Kau nikmat honey" desah Aldo
"Aku akan membuat mu lemas honey" ucap Aldo dengan langsung menggoyangkan pinggulnya dengan sangat sangat cepat
"Ahhhh"
Setelah hampir dua jam
"Ohh akhirnya" ucap Aldo saat mengalami klim*ks yang begitu banyak
__ADS_1
Aya kini benar-benar dibuat lemas, untuk mengucap sepatah kata pun tak mampu dilontarkan. Kini Aya hanya memejamkan matanya dengan menarik nafasnya pelan-pelan
Aldo pun memberikan Aya satu gelas air putih, dan Aya pun meminumnya "gimana honey?" Tanya Aldo
"Kamu ganas" jawab Aya dengan masih memejamkan mata nya
Aldo pun memeluk Aya dan menutupi tubuh mereka dengan selimut
"Maaf ya udah buat kamu kaya gini" ucap Aldo dengan membelai rambut panjang Aya dan menciumi kening nya
"Kewajiban aku buat kamu bahagia" jawab Aya dengan masih saja memejamkan matanya
"Yaudah kita tidur ya" ajak Aldo dan dijawab Aya dengan mengganggukan kepalanya
Mereka pun mulai mencoba tertidur dengan Aldo yang masih membelai rambut panjang Aya
*
Terlihat lah Egi yang tengah Santai mengendarai motor nya setelah pulang dari tongkrongannya, ya setelah pulang dari Aldo, mereka tak langsung pulang namun mampir ke tongkrongan mereka
Ternyata jalan pulang menuju rumah nya, melewati komplek Elsa 'elsa udah tidur belom ya?' batinnya saat melirik ke komplek mewah Elsa
Baru saja dirinya memikirkan Elsa, eh ternyata didepannya terlihat Elsa yang tengah diganggu oleh preman-preman
"Tolongg!!" Teriak Elsa
"Mau apasi kalian??" Ujarnya ketakutan
Brummmm
Brummmm
Datanglah Egi dengan memutari preman-preman itu dan Elsa juga
"Siapa Lo!!" Tanya salah satu preman saat Egi sudah berhenti
Egi pun mengisyaratkan Elsa dengan jari, agar bergeser mendekat ke tengah jalan, elsa yang paham pun pelan-pelan berpindah
Memang kini para preman tengah mendekat ke egi, mereka tak sadar bahwa Elsa sudah jauh dijalur kanan jalan
Egi pun memainkan motor nya, menarik kuat-kuat rem belakang yang membuat motor Egi mengeluarkan asap tebal
Brummmmm
Saat dirasa asap itu sudah sangat tebal, Egi pun meninggalkan mereka yang tengah kalang kabut
"Naik" perintah Egi saat sudah didepan Elsa
Elsa pun dengan cepat naik motor sport itu "pegangan yang kenceng" perintah nya lagi, dan Elsa pun mengalungkan kedua tangannya dipinggang kecil Egi dengan sangat erat, karena sekarang Egi berada di kecepatan tinggi
Mereka berhasil meninggalkan preman-preman itu
Setelah sampai didepan rumah Elsa
"Udah sampe" ucap Egi saat Elsa masih memejamkan matanya dan memeluk nya
"Uhh akhirnya sampe juga, gue kirain gue bakal mati muda sama Lo" ucapnya
"Ngaco!!"
"Gue takut banget tadi sumpah" heboh Elsa
"Lagian Lo ngapain si malem-malem keluar!!" Sewot Egi
"Gue nyari ini makanan, biasanya juga gak ada preman eh tiba-tiba ada aja"
"Lain kali pesen aja gak usah keluar!!" Tegas Egi
"Lebih hemat keluar Egi!! Dari pada pesen " racaunya
"Lo lebih sayang nyawa?? Atau uang??"
"Ya nyawa gue lah"
_______________________________
Selipkan satu orang satu komentar dong, biar lebih semangat nih author nya hehe
__ADS_1